Matematika Jadi Hantu Karena Dendam

Pelajaran matematika menghantui hampir seluruh siswa. Matematika sudah jadi juara bertahan jadi pelajaran paling sulit sepanjang masa. Mengapa?

Matematika jadi hantu karena dendam masa lalu! Maksudnya?

Maksudnya adalah cara belajar masa lalu yang menghantui para guru, ketika jadi murid, kini diulangi oleh para guru untuk menghantui siswanya. Jadilah dendam berantai tanpa akhir.

Kabar baiknya, kita dapat memutus rantai dendam ini. Mengubah matematika menjadi petualangan paling seru dan dirindu.

wp-image-1662013505jpg.jpeg

  1. Para guru perlu mengubah paradigma dan keyakinan menjadi bahwa matematika itu mudah. Dari keyakinan bahwa matematika mudah maka guru mencari cara agar matematika benar-benar mudah. Di dunia internet tentu memang mudah untuk mendapatkan matematika itu mudah.
  2. Guru perlu yakin bahwa matematika itu menyenangkan. Dan guru bisa membuktikan bahwa matematika itu menyenangkan.
  3. Guru perlu bantuan atau fasilitas berupa pelatihan, workshop dan lain-lain untuk secara nyata menerapkan matematika mudah dan menyenangkan. Dalam hal ini paman APIQ siap membantu. Silakan klik youtube.com/pamanapiq
  4. Metode mengajar matematika harus berbeda dengan metode belajar matematika. Maksudnya ketika kita belajar matematika barangkali harus membuktikan suatu rumus secara aljabar. Ketika kita mengajarkan matematika barangkali kita hanya perlu menerapkan rumus secara kreatif. Sementara pembuktian dapat diserahkan hanya kepada siswa yang berminat.
  5. Urutan mengajar matematika bisa saja dibalik dari urutan penemuan matematika. Misalnya kita menemukan dalil L Hospital setelah limit. Dalam pengajaran bisa saja kita mengajarkan L Hospital dulu di awal limit. Paman APIQ bahkan kadang mengajarkan Integral dulu baru turunan disusul limit. Ini terbalik dengan proses penemuan yaitu limit, turunan, baru integral.

Beberapa ide di atas masih dapat kita tambah lagi sampai lebih detil agar dapat kita implementasikan dan memajukan pendidikan Indonesia.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s