Meningkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia Lebih dari Singapura

Apakah pendidikan Indonesia lebih bagus dari Singapura?

Sulit menjawab pertanyaan ini dengan positif. Tapi kita bisa membalik pertanyaan jadi,

Apakah pendidikan Singapura lebih bagus dari Indonesia?

Ya, benar. Kita lebih mudah menjawab memang Singapura lebih baik dari Indonesia berdasar berbagai data penelitian dan survey. Misal penelitian rutin PISA dan TIMMS menempatkan Singapura dalam kelompok pendidikan teratas sementara Indonesia berada dalam kelompok terbawah.

jaranan

Bagaimana meningkatkan pendidikan Indonesia agar sejajar bahkan melebihi Singapura?

  1. Kita butuh pemimpin yang tepat. Jawaban klise tapi benar adanya: pemimpin. Kita sudah memiliki presiden dari proses demokratis. Tampaknya pemimpin paling berpengaruh di dunia pendidikan adalah mendikbud, menteri pendidikan dan kebudayaan. Bagaiamana pun mendikbud dipilih oleh presiden. Jadi presiden dan mendikbud paling berpengaruh.
  2. Anggaran pendidikan yang besar. Kita sudah sering mendapat info bahwa anggaran pendidikan Indonesia di atas 20% APBN termasuk paling besar dibanding dengan yang lain. Maka kita perlu mencermati ke mana saja anggaran itu mengalir agar tepat sasaran. Misalnya sertifikasi adalah ide yang bagus maka bagaimana agar sertifikasi berdampak nyata terhadap kenaikan kualitas pendidikan. Saya menyarankan agar guru lebih fokus kepada konten pembelajaran dan minimalisir tugas administrasi.
  3. Fokus kurikulum yang tepat. Lagi, kita sering mendengar bahwa siswa Indonesia mempelajari pelajaran dalam jumlah paling besar di dunia. Lihat buku raport anak kita ada berapa mata pelajaran? Lebih dari 10 atau lebih dari 15 mata pelajaran? Banyak sekali. Kita perlu menyederhanakan fokus kepada hanya 3 sampai 5 pelajaran paling utama misal: budi pekerti, matematika, sains, sosial, bahasa Indonesia. Mata pelajaran lain tetap dipelajari sebagai nilai tambah. Misal pelajaran olahraga adalah pelajaran penting tapi tidak harus diteorikan dan diujikan teoritis dalam kelas. Betapa sulitnya seorang siswa bila harus menjawab berapa ukuran lapangan badminton sementara dia tidak pernah main badminton. Beri fokus siswa untuk menjalani olahraga yang baik, semangat, dan menyehatkan.

Masih banyak yang bisa kita kerjakan untuk memajukan pendidikan Indonesia. Ayo maju…!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s