Belajar Matematika Diskrit Asyik

Matematika diskrit makin populer di jaman digital sekarang ini. Dikabarkan bahwa presiden Obama pernah mengkritik pendidikan Amerika yang terlalu fokus pada kalkulus tetapi kurang fokus pada matematika diskrit. Harusnya kita lebih meningkatkan penguasaan matematika diskrit.

wpid-screenshot_2015-10-26-14-05-00.png

Bagaimana kita di Indonesia?

Matematika diskrit merupakan suatu keharusan. Kita harus menguasainya – sampai taraf tertentu.

Saya ingat waktu kuliah kalkulus masih di tingkat 1 ITB, dosen saya berkelakar bahwa beliau tidak mau pakai jam tangan digital tetapi selalu pakai jam tangan mekanik. Mengapa? Karena di antara jam 1 dan jam 2, arloji digital hanya menunjukkan waktu secara terbatas saja. Beda dengan jam mekanik yang bergerak lembut dari jam 1 sampai jam 2 menunjuk semua bilangan real termasuk akar 2.

Saya bangga dengan dosen saya. Tapi di jaman digital yang diskrit sekarang ini barangkali kelakarnya bisa terbalik. “Saya tidak mau pakai jam mekanik karena tidak efisien menunjuk jam-jam yang tidak diperlukan. Maka selalu kenakan jam digital.”

Contoh sederhana matematika diskrit adalah seperti gambar di atas. “Ada berapa cara dari titik A ke titik B tanpa melalui PQ?”

Secara diskrit kita dapat menghitungnya. Tentu gerakan hanya ke kanan atau ke atas. Tetapi secara matematika kontinyu (bukan diskrit) maka ada jawaban tak hingga cara. Karena kita bisa membuat jalur bebas tak hingga antara A dan B. Sehingga kita tidak perlu melakukan perhitungan apa pun dan tidak dapat knowledge apa pun.

Contoh lagi yang sering dipakai dalam pengenalan matematika diskrit adalah konsep modular arithmetic atau modulo. Berikut ini video tentang modulo dari paman APIQ.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s