(1) Mengapa Kompetisi Itu Berbahaya? Bagaimana Mengatasinya?

Tidak diragukan lagi kompetisi ada pada setiap sisi kehidupan. Tapi mengapa kompetisi memiliki sisi negatif yang berbahaya? Bagaimana cara mengatasi kompetisi? Bagaimana menghilangkan sisi negatif kompetisi? Berikut ini Paman APiQ akan membahas cara mengatasi sisi negatif dari kompetisi.

Munculnya sisi negatif kompetisi berasal dari konsep kompetisi itu sendiri. Maka kita dapat mengatasi sisi negatif kompetisi dengan memahami secara utuh bahwa kompetisi terdiri dari 3 tingkat. Berhenti hanya pada kompetisi tingkat pertama mengakibatkan munculnya sisi negatif. Baik bagi yang kalah dalam kompetisi mau pun yang menang dalam kompetisi tetap terkena sisi negatif.

Mari secara bertahap kita menyelami tingkat demi tingkat dari kompetisi.

Kompetisi Tingkat Pertama: Kompetisi sebagai Kompetisi

Kompetisi tingkat pertama adalah jenis kompetisi paling potensial melahirkan sisi-sisi negatif kompetisi. Sebagaimana orang pada umumnya memahami kompetisi maka kompetisi adalah suatu cara untuk menentukan 1 pemenang di antara banyak peserta yang berkompetisi. Jadi hanya ada 1 pemenang dan sisanya kalah yang berjumlah puluhan, ratusan, atau bahkan ribuan peserta.

APiQ Minion Bungkus

Contoh paling nyata kompetisi tingkat pertama adalah sistem rangking dalam nilai raport sekolah. Misal ada 40 anak maka akan ada 1 anak rangking pertama sebagai juara dan 39 anak lainnya adalah pecundang. Bila kompetisi jenis ini ada dalam sistem pendidikan kita maka makin besar lagi dampak negatifnya. Sedangkan kompetisi dalam dunia olah raga, misal sepak bola, sisi negatif masih relatif kecil.

Tetapi kompetisi jenis ini sudah kita jalani bahkan sejak kita belum lahir. Kisah awal kehidupan manusia adalah kompetisi 400 juta sel sperma yang bersaing untuk membuahi 1 sel telur. Dan dari 400 juta sel ini semua mati kecuali 1 saja yang menjadi juara berhasil membuahi sel telur dan akhirnya menjadi anak manusia kita semua ini.

Jadi pada dasarnya kita sudah berkompetisi sejak awal kehidupan. Kabar baiknya kita adalah juara 1 dari 400 juta pesaing. Ternyata kita adalah juara yang luar biasa! Bersyukurlah wahai para juara.

Sekali lagi, kompetisi tidak bisa kita hindari. Dari awal sampai akhir nanti kita akan tetap menghadapi dunia penuh kompetisi. Yang harus kita lakukan adalah memenangkan kompetisi, menghindari dampak negatif kompetisi, dan meningkatkan dampak positif dari kompetisi.

Bagaimana caranya?

Kita akan membahas di bagian selanjutnya.

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APiQ

azoospermia-penyebab-gejala-dan-pengobatan

 

One response to “(1) Mengapa Kompetisi Itu Berbahaya? Bagaimana Mengatasinya?

  1. Ping-balik: (2) Kompetisi Tingkat Pertama Harus Diatasi | Anak KREATIF & Berprestasi | 022 2008621 | 0818 22 0898·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s