Inilah Tugas Paling Berat di Dunia

Apa tugas paling berat di dunia? Apakah perang di medan tempur? Apakah perjuangan hidup mati? Apakah menciptakan mesin menembus luar angkasa? Apakah menemukan obat untuk penyakit aids? Apakah menghidupkan orang yang sudah mati?

Bukan! Bukan tugas yang di atas itu. Tugas yang disebut di atas memang tugas berat. Tapi masih ada tugas yang lebih berat lagi. Tugas paling berat mari kita pertimbangkan kisah inspiratif berikut ini.

APIQ Beasiswa

“Wahai Nabi Isa, apakah engkau bisa menyembuhkan orang buta?”
“Benar, dengan ijin Allah.”

“Apakah engkau bisa menyembuhkan orang lepra?”
“Benar, dengan ijin Allah.”

“Apakah engkau bisa menghidupkan orang yang sudah mati?”
“Benar, dengan ijin Allah.”

“Oh…lalu apa ada penyakit yang tidak bisa engkau sembuhkan?”
“Ada. Aku tidak bisa menyembuhkan penyakit orang tolol.”

Mengapa orang tolol, bodoh, atau dungu sulit disembuhkan? Karena orang bodoh merasa dirinya tidak bodoh. Orang bodoh menganggap dirinya yang paling benar. Orang bodoh tidak bisa disembuhkan dari luar.

Jadi tugas paling berat di dunia adalah mengentaskan kemiskinan!

Mengapa mengentaskan kemiskinan adalah tugas paling berat? Karena miskin yang sebenarnya juga berpadu dengan kebodohan. Jadi tugas mengentaskan kemiskinan mensyaratkan harus mencerdaskan orang bodoh – itu lah tugas sangat berat.

Mengentaskan kemiskinan bukan sekedar menyantuni orang miskin. Menyantuni orang miskin dengan berderma tentu tugas mulia tapi relatif mudah karena tidak harus mencerdaskan orang bodoh. Berderma hanya membutuhkan satu pihak yang memberi derma. Sedangkan penerima derma cukup pasif saja. Sedangkan mengentaskan kemiskinan perlu partisipasi dua pihak secara serius. Pihak pertama yang akan membantu mengentaskan kemiskinan, yang sekaligus mencerdaskan, dan pihak kedua yaitu orang miskin yang harus komitmen mencerdaskan diri untuk naik dari kemiskinan.

Wahai para pejuang pembela orang-orang kecil, mari terus berjuang! Meski kita tahu tugas itu sangat berat. Mari berikan perjuangan yang terbaik!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri ApiQ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s