Mengapa Kompetisi itu (Tidak) Penting untuk Anda

Apakah kompetisi itu penting untuk Anda?
Apakah lomba itu penting untuk suatu komunitas?
Apakah olimpiade itu penting untuk negara misalnya Indonesia?

Semua orang pasti sepakat bahwa kompetisi itu penting! Apakah Anda sepakat bahwa kompetisi itu penting juga? Anda boleh sepakat boleh juga tidak sepakat!

Hanya saja barangkali masing-masing orang akan berbeda dalam menilai seberapa pentingkah masing-masing kompetisi. Bahkan ada kompetisi yang benar-benar tidak penting. Misalnya judi, adalah sejenis kompetisi dari jaman dulu yang dianggap buruk dan tidak penting – meski sebagian orang tetap menganggap penting juga.

Dari sini kita bisa melihat bahwa problemnya bukan pada kompetisi itu sendiri tetapi pada jenis kompetisinya dan bagaimana cara berkompetisinya. Kompetisi kejuaraan bulu tangkis itu bagus dan penting bagi mereka yang berbakat bulu tangkis. Tapi kompetisi bulu tangkis tidak penting bagi sebagian orang yang tidak berbakat bulu tangkis pun tidak tertarik bulu tangkis.

Kompetisi matematika itu bagus dan penting bagi Anda yang berbakat matematika. Barangkali tidak penting bagi Anda yang berbakat biasa-biasa saja dan tidak tertarik kepada matematika.

APiQ Minion Bungkus

Kita tetap harus menyadari memang ada sisi negatif dari kompetisi. Misal potensi terjadi curang, menghalalkan segala cara, atau over competitive. Tetapi itu adalah efek samping yang memang harus diatasi dalam berbagai situasi.

Jadi kompetisi adalah penting bagi Anda, bagi prestasi Anda, dan prestasi negara Anda.

Bagaimana dengan kolaborasi?

Kolaborasi atau kerja sama dalam kebaikan adalah penting dan harus dilakukan. Jiwa mau tolong menolong sangat bagus bagi generasi kita. Namun kita juga harus tetap waspada bahwa kolaborasi juga ada sisi positif dan negatif.

KKN – korupsi, kolusi, nepotisme – adalah contoh sederhana kolaborasi negatif. Sedangkan kolaborasi menangani bencana banjir dari perorangan, swasta, dan pemerintah adalah contoh kolaborasi positif. Jadi, kolaborasi tetap memiliki sisi negatif mau pun positif.

Ada penulis yang menolak lomba – bahwa lomba tidak akan menjadikan anak Anda berprestasi. Barangkali penulis tersebut benar dalam beberapa contoh yang dia amati. Tapi sekedar beberapa contoh tidak dapat dikatakan sebagai berlaku mutlak. Di tempat lain justru banyak anak menjadi berprestasi dengan bantuan lomba dan kompetisi. Penulis itu bernama Bukik siapa gitu.

Saya kutipkan sebagian tulisan Bukik,

“Bila ada lomba jumlah medali olimpiade sains antara Indonesia dan Finlandia, maka negara kita pemenangnya. Tapi mengapa sistem pendidikan Indonesia terpuruk dan sistem pendidikan Finlandia diakui secara global?”

Anggaplah pertanyaan di atas sah bahwa Indonesia lebih banyak medali maka akibatnya pendidikan Indonesia terpuruk. Dan sebaliknya juga benar karena Finlandia sedikit ikut lomba maka pendidikannya baik.

Bagaimana bila kita tanya sebaliknya?

“Berapa banyak anak yang tidak meraih medali olimpiade sains di Indonesia dan Finlandia?”

Barangkali ada 50 juta siswa Indonesia yang tidak meraih medali. Dan ada sekitar 2 juta anak Finlandia yang tidak meraih medali. Jumlah penduduk Finlandia adalah sekitar 7 juta jiwa.

Jadi karena lebih banyak siswa Indonesia yang tidak meraih medali maka sistem pendidikan Indonesia lebih bagus dan Finlandia lebih terpuruk. Sesuai hipotesa Bukik. Aneh bukan?

Yang jelas Bukik sudah tidak adil membandingkan langsung Indonesia yang jumlah peduduknya sekitar 250 juta jiwa dengan Finlandia yang jumlah penduduknya hanya sekitar 7 juta jiwa. Karena Bukik mau berpikir maka sudah seharusnya dia memikirkan perbandingan tidak adil ini dan meralatnya dengan bentuk yang lebih baik.

Maksud tulisan saya ini ingin mengingatkan bahwa baik kompetisi mau pun kolaborasi memiliki sisi positif mau pun negatif. Kita perlu menyikapi dengan bijak.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s