Mengapa Ada Perkalian? Bukankah Perkalian itu Sulit?

Dalam seminar matematika seorang peserta yang masih usia SD mengajukan pertanyaan kepada Paman APiQ,”Mengapa ada perkalian?”

Dulu waktu masih kelas 1 SD matematika sangat mudah. Hanya ada penjumlahan. Berhitung begitu mudah. Tinggal tambah angka yang di sana dengan angka yang di sini. Tetapi sekarang ada perkalian. Maka matematika tidak lagi menjadi mudah.

Utama 01 Cover

Ada beberapa hal yang menghentak dari pertanyaan sederhana ini.

  1. Perkalian di sekolah kita tidak mudah. Karena itu anak-anak berpikir untuk menolak perkalian.
  2. Manfaat perkalian tidak berhasil kita sampaikan ke siswa-siswa. Sehingga anak-anak merasa rugi dengan perkalian.
  3. Kita perlu inovasi untuk memudahkan perkalian.

“Kamu benar, mengapa harus ada perkalian ya?” Paman APiQ menjawab dengan pertanyaan lagi. Kemudian Paman APiQ memberi sedikit latihan. Coba mari kita hitung penjumlahan ini.

2001 + 2001 = … … …

2001 + 2001 + 2001 = … … …

Dengan bersenang-senang peserta seminar menghitung penjumlahan di atas. Tentu kita dapat dengan mudah berhitung penjumlahan di atas.

“Sekarang bayangkan, kita harus menjumlahkan bilangan 2001 ini sebanyak 100 buah. Coba jumlahkan 100 buah bilangan 2001,” kata Paman APiQ.

Peserta seminar dan anak kecil itu tertawa. Mereka tertawa bersama-sama. “Capek Paman…kalau kita harus menjumlahkan sebanyak itu. Lebih mudah bila kita tinggal mengalikan dengan 100 saja.”

2001 x 100 = 200 100 (Selesai).

“Jadi mengapa ada perkalian?”

“Untuk memudahkan berhitung cepat!”

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APiQ

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s