Matematika Tidak Berguna Untuk Dunia Kerja

Itu adalah jawaban Paman APiQ ketika mendapat pertanyaan dalam sebuah seminar matematika di Ibu Kota Jakarta bulan November. Yang membuat saya kagum adalah yang bertanya merupakan anak kecil masih kelas 5 SD berani bertanya di antara peserta puluhan orang tua dan guru.

Siswa SD itu duduk paling depan dekat Paman APiQ. Sambil mengikuti training matematika dia mengacungkan tangan lalu bertanya,

Apakah matematika itu berguna untuk kerja?”
“Pertanyaan yang bagus sekali! Kakak kelas berapa?”
“Kelas 5.”
“Wow…kelas 5 sudah bisa memberikan pertanyaan yang luar biasa bagus!”

APiQ Jakarta Nov 15

Peserta workshop matematika yang sebagian besar adalah guru-guru di Ibu Kota itu serentak tepuk tangan. Lalu Paman APiQ mulai menjawab pertanyaan.

Matematika itu tidak berguna untuk kerja. Kecuali kalian mau digaji besar.

“Bila ada yang ingin digaji kecil maka matematika itu tidak berguna baginya. Tapi bila kita ingin mendapat gaji besar maka matematika itu sangat penting untuk kerja. Mau gaji kecil atau besar…?

“Besar…” serentak peserta seminar matematika itu menjawab penuh semangat.

Mari kita coba membandingkan dengan perbandingan yang cukup seimbang. Misal ada sopir angkot yang satu pintar matematika dan lainnya tidak pintar matematika. Maka yang pintar matematika dapat berhitung dengan baik kapan waktu yang tepat untuk mulai menjalankan mobilnya dan kapan harus berhenti. Sopir angkot yang pintar matematika memperoleh pendapatan lebih besar dari temannya yang tidak mengerti matematika.

Bandingkan seorang manajer yang pintar matematika dengan yang lainnya yang tidak pintar matematika. Maka manajer yang pintar matematika makin unggul dalam pekerjaan. Dia pintar mengatur rencana, mengatur jumlah sumber daya, mengatur waktu, mengatur investasi, dan lain-lain. Akhirnya manajer yang pintar matematika jauh lebih besar memperoleh gaji dan pendapatan.

Apakah Anda memilih memperoleh gaji yang besar? Ayo belajar matematika!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APiQ

 

4 responses to “Matematika Tidak Berguna Untuk Dunia Kerja

  1. Pak mau tanya.. kalo pintar matematika apakah pasti pintar hal hal manajerial seperti yg dikerjakan manager tersebut? Bukankah mengatur waktu, mengatur rencana tidak memerlukan integral, turunan atau persamaan garis?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s