Contoh Soal Matematika Lengkap: SD, SMP, SMA, SBMPTN, dan Olimpiade

Paman APiQ telah benyak berbagi contoh soal matematika yang lengkap dengan pembahasannya. Bahkan Paman APiQ berbagi soal matematika ini beserta video multimedia pembahasan. Anda dapat menikmati soal dan pembahasan matematika dari tingkat SD, SMP, SMA, SBMPTN, dan bahkan soal olimpiade matematika.

3 Pencuri

Salah satu tipe soal yang menantang adalah tentukan satuan dari 2 pangkat 2014 = 2^2014.

Perhatikan soal di atas hanya bertanya nilai satuannya saja. Beberapa siswa mengira bahwa kita harus menghitung nilai 2^2014 lalu dapat melihat satuannya. Tetapi masalahnya adalah menghitung 2^2014 itu tidak layak dilakukan secara manual. Perhitungan itu hanya layak dilakukan dengan bantuan alat semacam komputer.

Bila soalnya meminta kita menentukan satuan maka kita dengan mudah dapat menemukan satuannya dengan mengenali pola. Tipe soal di atas adalah tipe soal olimpiade matematika SD, matematika SMP, dan matematika SMA.

Contoh soal matematika SD yang paling sering muncul adalah bagaimana cara menghitung pembagian yang cepat (porogapit), menghitung FPB KPK, dan menghitung akar kuadrat atau kubik. Paman APiQ telah membahasnya dengan video. Berikut adalah salah satu contoh video soal dan pembahasan matematika.

Contoh soal matematika SMP paling sering adalah mengenai aljabar, kongruensi kesebangungan, dan deret. Paman APiQ sudan mengembangkan jurus 7 detik untuk menguasai matematika SMP. Salah satunya bagaimana soal kongruensi kesebangunan dapat kita selesaikan kurang dari 7 detik.

Sedangkan contoh soal matematika SMA termasuk logaritma eksponensial, peluang permutasi kombinasi, integral, dan lain-lain. Paman APiQ juga sudah mengembangkan jurus 7 detik untuk kalian jadi jago matematika SMA. Berikut adalah contoh soal matematika SMA tentang deret yang dapat kita selesaikan kurang dari 7 detik.

Matematika SBMPTN sebenarnya adalah variasi matematika SMA. Jadi soal matematika SBMPTN juga merupakan pengembangan dari soal matematika SMA. Bahkan soal matematika SBMPTN memungkinkan kita lebih banyak mengembangkan jurus 7 detik matematika. Soal SBMPTN lebih banyak menuntut pemahaman bukan sekedar hitungan.

Sementara tipe soal olimpiade adalah tipe soal matematika yang memang punya masalah. Maksudnya, tujuan dari soal olimpiade memang memunculkan masalah. Begitu seseorang membaca soal olimpiade diharapkan orang tersebut tidak langsung tahu bagaimana cara menyelesaikan soalnya. Jadi itulah masalahnya.

Barangkali masih ada contoh soal matematika yang bersifat tantangan logika. Berikut salah satunya. Silahkan menebaknya.

“Tiga orang pencuri berhasil membawa kabur masing-masing sekantong uang 1T, 2T, dan 3T. Hanya saja mereka tiba di tepi sungai tersedia 1 perahu yang mampu menampung 2 sesuatu saja secara bersamaan. Bagaimana caranya 3 pencuri tersebut dapat menyeberang dengan aman? Kantong curian tidak aman bila jumlahnya lebih besar dari yang dicuri masing-masing pencuri.”

Satu lagi yang perlu kita bahas sedikit adalah soal matematika Kumon. Kumon sudah masuk Indonesia puluhan tahun dan tampaknya menjadi bimbel matematika terbesar di indonesia dengan dukungan iklan besar-besaran. Soal matematika Kumon cenderung bersifat pengulangan dan berhitung aritmetika belaka. Hal ini sesuai dengan cara les belajar matematika Kumon yang bersifat drilling.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APiQ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s