Raih Sukses dengan Pemikiran Terbuka: Tantangan Mustahil

“Hubungkan 9 titik yang disusun membentuk persegi dengan garis lurus tak terputus paling banyak 4 garis.”

Biasanya orang dapat menghubungkan dengan 5 garis lurus. Tapi persyaratannya Anda diminta hanya dengan 4 garis lurus. Tantangan mustahil! Anda hanya akan berhasil bila mau berpikir terbuka. Menembus batas-batas pikiran Anda.

Awalnya Anda memang harus coba-coba. Dari sini kita menemukan pola-pola yang mengantar ke arah yang tidak diinginkan. Maka kita perlu menciptakan pola baru yang berbeda. Pola baru ini harus berpikir di luar kotak. Lengkapnya, video Paman APiQ berikut dapat membantu Anda untuk lebih berpikir terbuka.

Barangkali Anda dapat menikmati video multimedia ini dengan berhenti beberapa kali sambil mencoba dulu. Hasilnya akan lebih bagus lagi.

Pertama tantangan mustahil hanya dengan 4 garis lurus ini kita atasi dengan keluar kotak (thinking out of the box). Dengan membuat garis panjang melebihi kotak membuat kita memiliki cakrawala baru yang pada gilirannya menuntun ke solusi baru.

Dalam kehidupan nyata, Anda juga perlu menembus batas-batas pikiran Anda. Bagaimana jika Anda berpikir lebih besar? Lebih luas? Lebih panjang? Bagaimana bila Anda dapat bekerja dari luar kantor? Bagaimana bila Anda dapat membantu orang lebih banyak lagi? Bagaimana bila Anda mendapat pemasukan dari sumber yang berbeda?

Solusi baru untuk Anda!

Solusi kedua lebih dari sekedar berpikir keluar kotak. Anda mulai berpikir dengan menggeser paradigma (paradigm shift). Begitu disebut titik, orang langsung berpikir sebuah titik ideal yang paling kecil. Kenyataannya itu hanya asumsi saja. Kita tidak akan pernah menemukan titik ideal yang sangat kecil. Kita hanya akan menemukan titik yang sebenarnya berupa mirip lingkaran kecil. Karena berupa lingkaran maka kita dapat menghubungkan lingkaran-lingkaran kecil ini cukup dengan menyinggung bagian tepinya saja. Hasilnya? Anda bahkan menemukan solusi hanya dengan 3 garis lurus!

Dalam kehidupan nyata, menggeser paradigma ini menjadi sangat penting. Orang sudah yakin bahwa matematika itu sulit. Tapi itu hanya asumsi kan? Dengan menggeser matematika menjadi suatu petualangan maka APIQ berhasil mengajarkan matematika dengan menyenangkan. Anak-anak lebih cepat paham. Anak-anak ketagihan petualangan dengan matematika.

Solusi ketiga lebih revolusioner lagi. Anda tidak cukup memikirkan titik-titik itu sebagai obyek saja. Anda perlu memikirkan diri Anda dan modal yang Anda miliki sebagai subyek. Anda memiliki garis. Orang-orang sudah berasumsi bahwa garis selalu tipis. Tapi bukankah itu hanya asumsi paradigma lagi? Bukankah kita bisa saja membuat garis tebal? Dengan cara ini kita dapat solusi jauh lebih efisien. Cukup satu garis tebal menyelesaikan semua masalah.

Lagi, dalam kehidupan sehari-hari banyak orang tidak memikirkan ulang apa yang ada dalam diri sendiri sebagai subyek. Bukankah tuhan telah menganugerahi jiwa, hati, dan pikiran yang luar biasa kepada kita? Bukankah anugerah itu dapat kita perbesar? Dengan memperbesar anugerah sejati itu kita dapat menyelesaikan beragam masalah dengan lebih efisien dan efektif.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…

angger | agus Nggermanto | Pendiri APIQ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s