Kurikulum 2013 dan Olimpiade Matematika

Kabarnya kita mulai menggunakan kurikulum 2013 yang baru. Melihat sekilas isi buku matematika kelas X SMA, wow…mengagumkan!

Tampaknya buku ini mencampurkan konsep matematika dan olimpiade matematika. Apakah ada bedanya?

Tentu beda. Konsep pembelajaran matematika menitikberatkan agar siswa memahami konsep matematika dan kemudian mengembangkan pemahaman itu untuk berbagai hal.

Sedangkan olimpiade matematika memang menanyakan masalah matematika yang bersifat nonrutin, tidak rutin, tidak biasa. Jadi ketika kita melihat satu soal olimpiade maka kita tidak langsung tahu apa yang harus dilakukan.

Contoh sederhana,

Tentukan sisa pembagian,

1.
\frac{1^7 + 10^7}{1 + 10}

2.
\frac{1^{2013} + 10^{2013}}{1 + 10}
3.
\frac{1^{2014} + 10^{2014}}{1 + 10}

Meski pun soal di atas sepertinya soal tentang pangkat atau eksponen tetapi bersifat non rutin. Tentu saja setelah berlatih beberapa kali masalah non rutin akan menjadi masalah rutin.

Bagaimana meurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APIQ

2 responses to “Kurikulum 2013 dan Olimpiade Matematika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s