Kisah Sang Raja dengan Kecerdasan Emosi

King Solomon atau Nabi Sulaiman adalah seorang raja yang kaya raya. Dia juga seorang yang rendah hati, penuh perhatian dan taat beribadah.

Ketika King Solomon bergembira karena sukses luar biasa, beliau tidak ingin hanyut dalam rasa gembira itu terus-menerus. Beliau ingin dapat selalu mengendalikan emosi dengan baik.

Tetapi beliau juga orang yang sangat perhatian dengan rakyat kecil. Beliau adalah pembela rakyat miskin. Ketika beliau membela rakyat miskin tentu beliau juga merasakan kepedihan rakyat jelata. Kadang beliau terasa larut dalam perasaan pedih itu. Beliau sadar tidak boleh terlalu larut dalam rasa sedih. Beliau ingin tetap dapat mengendalikan emosinya.

“Aku perlu bantuan…” ucap Nabi Sulaiman kepada para pejabat kerajaan.
“Siap Baginda Raja…” sambut para pejabat kerajaan.

King Solomon meminta agar orang-orang terpandai di negeri ini dikumpulkan. Sang Raja minta tolong agar orang-orang terpandai itu membuat suatu alat untuknya. Alat itu berguna bila Sang Raja sangat gembira dapat merubahnya menjadi sedih. Begitu pula bila Sang Raja sangat sedih maka alat itu dapat mengubahnya menjadi gembira.

Sepuluh orang terpandai bekerja seharian penuh tapi tidak berhasil membuat alat yang diminta Sang Raja. Mereka mengumpulkan ratusan orang terpandai tambahan.

Akhirnya orang-orang terpandai itu sepakat untuk membuat sebuah cincin dengan tulisan khusus. Cincin inilah yang harus dipakai oleh Sang Raja.

Keampuhan cincin akan segera diuji langsung oleh Sang Raja.

Ketika Sang Raja sangat gembira, ia melihat cincin itu yang bertulisan khusus. Sang Raja menjadi sedih. Cincin berhasil bekerja dengan baik.

Kini saatnya Sang Raja mencoba pada kondisi sedih. Ketika Sang Raja pada kondisi sangat sedih, ia melihat cincin yang bertulisan khusus itu. Langsung Sang Raja tersenyum gembira. Benar-benar cincin yang luar biasa.

Tulisan apakah gerangan yang ada pada cincin hebat itu?

Cincin itu bertuliskan,

“Ini pun pasti berlalu.”

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

One response to “Kisah Sang Raja dengan Kecerdasan Emosi

  1. Ping-balik: Kisah Sang Raja dengan Kecerdasan Emosi « BLOG IKHSAN MAULANA (JTK POLBAN 2010)·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s