Belajar Kalkulus Kreatif Otak Kanan

Beberapa kali Paman APIQ melakukan pendekatan belajar kalkulus kreatif otak kanan. Sesuai namanya, kalkulus kreatif ini berbeda pendekatannya dengan kalkulus umumnya.

Kalkulus konvensional biasanya memulai dengan teori limit, turunan, kemudian integral. Sedangkan kalkulus kreatif bermula dari integral, turunan, baru kemudian limit. Bahkan pre-kalkulus akan menempati bagian akhir atau lampiran.

APiQ Minion Bungkus

(APiQ Jl Picung 109 Bandung, Jl Dr Soetomo 102 Tulungagung Jatim, Jl Tebet Dalam 3C no 14 Jakarta).

Contoh soal:
Tentukan luas daerah yang dibatasi sumbu-X dan kurva y = ax^2 + bx + c di mana kurva tersebut melalui titik O(0 , 0), P(6 , 10), Q(12 , 0).

Secara umum kita akan menyelesaikan persoalan di atas dengan teori integral. Pertama tentukan fungsi y = ax^2 + bx + c. Kedua integralkan sesuai batas-batas.

Banyak siswa bahkan gagal untuk menyelesaikan langkah pertama. Tetapi langkah pertama ini sebenarnya belum masuk tugas kalkulus. Menentukan fungsi masih bagian dari tugas aljabar atau pre-kalkulus.

Paman APIQ mencoba langsung ke inti permasalahan yaitu menentukan luas. Baru hubungkan dengan tema kalkulus.

1. Tentukan luas persegi panjang yang berhubungan. Dalam contoh ini persegi panjang tersebut memiliki alas sumbu-X dengan panjang 12 (OQ). Sedangkan tinggi atau lebar = 10 sesuai tinggi puncak P.

Jadi, luas persegi panjang,

L = panjang x lebar = alas x tinggi = 12 x 10 = 120.

2. Tentukan kurva lancip atau gendut. Dari pengamatan pada sketsa grafik kita tahu bahwa yang ditanyakan adalah berbentuk mirip gunung atau kurva gendut atau kurva besar.

Luas kurva BESAR,

B = (2/3). a. t = (2/3).12.10 = 80 (Selesai).

Dari mana kita tahu bahwa luas kurva gendut adalah B = 2/3 a.t ?

Itulah kehebatan kalkulus. Kita berhutang budi kepada kalkulus. Mari belajar kalkulus.

Tetapi Paman APIQ menghadapi masalah dalam pembuktian rumus luas ini. Pertama kita perlu teori integral. Tidak masalah.

Kedua, untuk paham integral kita perlu teori turunan. Ini masalahnya: Paman APIQ menjelaskan integral lebih awal dari turunan. Jadi, Paman APIQ harus mencari cara menjelaskan teori integral tanpa teori turunan.

Ketiga, untuk paham turunan kita perlu teori limit. Nah, ini juga menjadi masalah: Paman APIQ menjelaskan turunan lebih awal dari teori limit. Jadi, masih banyak tugas Paman APIQ untuk menyusun teori kalkulus kreatif.

Tetapi eksperimen beberapa hari lalu memberi sedikit harapan bagi kita. Paman APIQ mencoba mengenalkan kalkulus kreatif kepada orang awam atau anak-anak. Ternyata orang awam atau anak-anak sangat mudah memahaminya.

Bahkan orang awam dapat menyelesaikan soal kalkulus di atas dengan beragam variasinya. Masih menggunakan fungsi kuadrat pada soal di atas,

Contoh soal:
Tentukan luas daerah yang dibatasi sumbu-Y, garis y = 10 dan kurva y = ax^2 + bx + c.

Orang-orang awam dapat menjawab dengan segera bahwa luas dimaksud adalah = 20. (Selesai).

Jawaban luas = 20 adalah benar. Dan orang-orang tersebut dapat menjelaskan logika yang mereka pakai. Bagaimana pun mereka tetap berhutang budi kepada kalkulus.

Karena itu… mari belajar kalkulus…!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

One response to “Belajar Kalkulus Kreatif Otak Kanan

  1. q dh bel;jar kalkulus lama tp kx masih ga ngerti juga…kalo ada soal belum bisa langsung menyelesaikan…
    gmn caranya belajar kalkulus dg mudah?enak?dan cepet ngerti…
    mhon bantuannya…
    makasih….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s