Semakin Mahir Semakin Peka: Belajar Mudah Trigonometri

Konsep dasar trigonometri berhubungan erat dengan segitiga siku-siku. Segitiga siku-siku berhubungan dengan rumus Pythagoras. Seperti kita tahu, rumus Pythagoras memanfaatkan kuadrat dan akar. Karena itu trigonometri tentu berhubungan dengan akar, baik rasional atau irasional.

“Semakin mahir maka semakin peka,” ungkap Paman APIQ.

Seorang guru pemula berbeda dengan guru berpengalaman. Guru berpengalaman peka bagian-bagian mana yang sesuai dengan siswa dan bagian mana yang harus disimpan untuk tahap belajar berikutnya.

Al, Geo, Meti bermain-main layang-layang. Mereka telah berhasil menerbangkan layang-layang sangat tinggi.

Pada kondisi angin yang cukup kencang dan stabil, Geo mengikatkan benangnya di tanah, pada batang pohon.

“Berapa tinggi layang-layang kita?” tanya Meti.
“Bagaimana cara mengukurnya ya?” Al menambahkan.
“Pasti ada caranya!” Geo yakin saja.

Al, Geo, Meti kemudian berdiskusi. Mereka menemukan beberapa data penting.

# Tanah dapat dianggap sebagai datar
# Panjang benang adalah 100 meter (tertera dalam kemasan benang).
# Sudut benang dan tanah adalah t

“Apa itu sudut t?” tanya Meti.
“t adalah sudut terkecil dari segitiga paling terkenal 3,4,5 dari Paman APIQ,” jelas Geo.

“Kita perlu data apa lagi?” tanya Al.
“Kita perlu mengukur jarak datar panjang tempat kita mengikat benang dengan bawahnya layang-layang langsung,” Al menjawab sendiri.

“Aku sudah tahu,” kata Geo, “jaraknya adalah 80 meter.”

Al, Geo, Meti lalu mengukur jarak datar tersebut dan memang benar 80 meter.

“Tinggi layang-layang aku juga sudah tahu,” kata Geo.
“Tingginya 60 meter kan!” Meti mendahului.
“Betul!” sahut Al dan Geo.

Bagaimana cara mereka menghitung?

Mereka menghitung dengan menggunakan trigonometri rasional dari Paman APIQ.

Sin t = 3/5 = Tinggi/panjang benang

Tinggi = 3/5 x panjang benang
= 3/5 x 100
= 60 meter (Selesai).

Trigonometri rasional juga membantu anak-anak untuk menghitung dengan perbandingan segitiga sebangun.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Iklan

5 responses to “Semakin Mahir Semakin Peka: Belajar Mudah Trigonometri

  1. t adalah sudut terkecil dari segitiga paling terkenal 3,4,5 dari Paman APIQ,” jelas Geo.—–>> apakah ini phytagoras…??
    berarti anggapannya sudut terkecilnya 30 drjt ya pak? kalo 45 derajat jarak datar dan tingginya sama panjang (tangen=1)…wahh jadi bingung…tolong pencerahannya pak…

  2. Ping-balik: belajar mudah trigonometri « matematika·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s