Pemodelan Matematika Berbanding Terbalik dan Berbanding Lurus

Istilahnya sangat sederhana. Istilah tersebut sangat masuk akal. Tapi bagi siapa?

Bagi para matematikawan dan guru matematika tentunya. Bagi orang awam, ternyata tidak selalu mudah memahami pengertian berbanding lurus dan berbanding terbalik.

Paman APIQ bereksperimen dengan Meti kecil, umur 7 tahun.

“Kamu pernah dengar ‘berbanding lurus’?”
“Apaan tuh?” tanya Meti.
“Jika yang satu tambah besar maka yang lainnya ikut bertambah besar.”
“Maksudnya?” Meti semakin tidak mengerti.

“1 onde ini harganya 1.000.
2 onde harganya 2.000.” ungkap Paman APIQ.

“3 onde berapa harganya?” tanya Paman APIQ.
“3.000,” jawab Meti.

“4 onde?”
“4.000.”

“10 onde?”
“10.000.”

“Itulah contoh berbanding lurus. Semakin bertambah banyaknya onde maka akan semakin bertambah harganya,” terang Paman APIQ.
“O… begitu!”

“Sekarang mari kita coba yang berbanding terbalik!” ajak Paman APIQ.
“Ayo… siapa takut,” sahut Meti

“Ini ada 12 onde. Bila saya taruh dalam 1 mangkuk, berapa onde dalam 1 mangkuk?”
“Ya, 12 lah…”

“Bila saya taruh dalam 2 mangkuk, berapa onde dalam tiap mangkuk?”
“6 onde.”

“Bila 12 onde saya taruh dalam 3 mangkuk, berapa onde dalam tiap mangkuk?”
“4 onde.”

“Itulah contoh berbanding terbalik,” ulas Paman APIQ.
“Maksudnya?” tanya Meti.
“Semakin banyak mangkuk maka semakin sedikit onde dalam mangkuk.”
“O…. begitu!” Meti mulai paham.

Dalam penelitian, logika berbanding terbalik dan berbanding lurus ini sangat berguna.

Misalnya Ohm, merumuskan hukum Ohm dengan logika berbanding lurus dan berbanding terbalik.

Besar arus yang mengalir berbanding lurus dengan tegangan sumber dan berbanding terbalik dengan tahanan.

Secara matematis, hukum Ohm dapat kita nyatakan sebagai:

i = v/R

Newton juga mengungkapkan hukum Newton dengan logika berbanding terbalik dan berbanding lurus.

Percepatan berbanding lurus dengan gaya yang bekerja dan berbanding terbalik dengan massa.

Secara matematis, hukum Newton dapat kita nyatakan sebagai:

a = F/m

Logika matematika berbanding terbalik dan berbanding lurus memang sangat berguna.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

5 responses to “Pemodelan Matematika Berbanding Terbalik dan Berbanding Lurus

  1. Slamet Natal bagi yang merayakannya, nah bagaimana dengan disebut berbanding proporsional dan yang exponensial baik yang naik maupun menurun ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s