Dilema Si Malakama dan Anugerah Mahakama Logika Matematika

Mala sedang dalam dilema. Ia bingung. Mala ingin orang tuanya tetap hidup. Pilihan ada di tangan Mala.

Pilihan 1, Mala makan buah kama maka bapaknya akan mati.
Pilihan 2, Mala tidak makan buah kama ibunya akan mati.

Pilihan mana yang harus dipilih Mala?

Kisah ini sudah sering kita dengar sebagai buah simalakama. Paman APIQ sendiri jarang menceritakan simalakama. Al, Geo, Meti justru lebih akrab dengan kisah buah simahakama dari Paman APIQ.

Paman APIQ mengingatkan dalam logika matematika, sesuai aljabar boolean, ada kondisi yang selalu bernilai salah yaitu:

p AND ~p

Kondisi di atas adalah kondisi buah simalakama. Apa pun pilihan yang dilakukan maka hasil akhir selalu salah.

Tentu saja logika matematika juga menyediakan kondisi yang selalu bernilai benar. Paman APIQ menyebutnya sebagai buah simahakama.

Maha dalam kondisi harus memilih. Maha ingin mendapatkan istri yang cantik luar dalam. Pilihan ada di tangan Maha.

Pilihan 1, bila makan buah kama maka Putri Solo yang cantik akan bersedia jadi istri Maha.
Pilihan 2, bila tidak makan buah kama maka Putri Parahyangan yang cantik akan bersedia jadi istri Maha.

Apa yang harus dipilih Maha?
Apa pun pilihan Maha maka ia akan memperoleh istri yang cantik.

Paman APIQ menegaskan, “Inilah buah simahakama!”

Dalam logika matematika kita juga mengenal kondisi simahakama.

p OR ~p

Pernyataan di atas selalu bernilai benar apa pun kondisinya.
Enak juga ya, jadi Maha?

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s