Matematika Diskrit untuk Anak-anak

Dalam sejarahnya, matematika diskrit baru muncul di abad 19 dan 20. Sehingga kita dapat mengelompokkan matematika diskrit sebagai matematika modern.

Paman APIQ mengajukan pertanyaan,
“apakah perlu anak-anak belajar matematika diskrit?”

Ilmu komputer dan teknologi informasi sangat banyak memanfaatkan matematika diskrit. Jadi, matematika diskrit adalah matematika tingkat tinggi.

Tetapi kenyataannya, seorang anak atau bayi mengenal bilangan atau angka yang pertama justru bilangan diskrit. Anak kita mengenal hitungan 1, 2, 3, dan seterusnya adalah sistem hitung diskrit. Mereka tidak merisaukan bahwa antara bilangan 1 dan 2 ada bilangan irasional akar 2 , yang tidak diskrit.

Pemahaman akan matematika diskrit membantu Paman APIQ menyajikan matematika menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Misalnya, Paman APIQ mengembangkan cara berhitung cepat dan mudah menarik akar kuadrat, akar kubik, rumus Pythagoras, FPB KPK, dan lain-lain.

Paman APIQ juga dapat bermain-main dengan matematika diskrit. Misal ada seorang anak yang sangat senang dengan Algeometi. Anak itu membuat tulisan

ALGEOMETIALGEOMETIALGEOMETI… dan seterusnya.

Huruf urutan pertama adalah A, kedua L, ketiga G.

Huruf apakah yang terletak pada urutan ke
a. 30
b. 50
c. 875
e. 2009
f. 5756389

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

7 responses to “Matematika Diskrit untuk Anak-anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s