Paman APIQ sering prihatin melihat beberapa kenyataan yang ada. Tetapi bukankah situasi yang memprihatinkan adalah peluang untuk memperbaiki diri?
Kita masih sering melihat di buku-buku matematika anak SD contoh soal seperti:
1 apel + 2 jeruk = ….
Biasanya ditampilkan dalam bentuk gambar-gambar 1 apel dan 2 jeruk.
Jawaban apa yang diharapkan dari soal tersebut?
Proses berpikir seperti apa yang harus dilakukan oleh siswa?
Konsep matematika apa yang hendak dikenalkan oleh soal di atas?
Jawaban yang diinginkan, biasanya adalah 3.
3 apa?
3 apel?
3 jeruk?
3 apel + jeruk?
Saya menduga contoh soal di atas digunakan untuk memperkenalkan konsep dasar aritmetika penjumlahan. Tetapi akhirnya menyeret konsep aljabar yang cukup tinggi. Soal di atas setara dengan
x + 2y = …
Untunglah sekarang sudah jaman internet, sudah jaman komputer. Sebelumnya, weblog APIQ saya sudah menulis tentang tema ini. Kemarin saya menemukan website yang juga membahas 1 apel + 2 jeruk. Jawaban website tersebut sangat indah.
Bahkan website itu menyediakan berbagai macam komputasi matematika seperti sistem persamaan, turunan, integral, grafik, trigonometri, dan lain-lain.
Keberadaan website ini menegaskan bahwa yang terpenting dari matematika adalah pemahaman konsep berpikirnya. Apalagi berpikir kreatif dalam matematika tentu sangat penting.
Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)
*Klik di sini untuk melihat hasil 1 apel + 2 jeruk
* Klik di sini untuk pembahasan 2 ayam + 3 bebek.
Banyak guru tidak memahami konsep dasar matematika sehingga memberikan penjelasan kpd siswa dengan cara yg salah pula…padahal ini masalah “Konsep berfikir” suatu hal yang mendasar