Tabel Milenium: Cara Mudah Belajar Matematika Konversi Satuan

Budaya inovasi di keluarga besar APIQ terus betumbuh. Tiga bocah kecil Al, Geo, Meti terus-menerus memancing inovasi kreatif di keluarga besar APIQ. Tidak hanya Paman APIQ, tetapi seluruh guru di APIQ juga ikut serta berinovasi.

Tabel Milenium adalah hasil inovasi keluarga besar APIQ yang kreatif.

Apa manfaat tabel milenium?

Tabel milenium APIQ membantu kita dan putra-putri kita mengkonversikan satuan dan menghitungnya dengan mudah. Misalkan dari satuan cm ke hm atau km ke dm dan seterusnya.

Pertama, kita buat sistem cantol yang kreatif:

KaLau HanTu DalAm MoTor DeCi CENTIl Muter-MuTer.

Ucapkan beberapa kali:
Kalau hantu dalam motor deci centil muter-muter.

Cantol kreatif ini membuat kita ingat urutan satuan panjang:
km; hm; dam; m; dm; cm; mm

Setelah itu buatlah tabel dengan baris pertama kita isi urutan satuan panjang di atas.

Maka…kita sudah siap.

3 m = … mm
5 km = …. dm
24 dam = … cm

km; hm; dam; m; dm; cm; mm
—–; —– ; —– ; -3-; -0- ; -0- ; -0-
-5- ; -0- ; -0- ; -0- ; -0- ; —– ;
—–; -2- ; -4- ; -0- ; -0- ; -0- ;

Tampak jelas,
3 m = 3000 mm
5 km = 50000 dm
24 dam = 24000 cm

Dengan terus berlatih maka tabel milenium APIQ dapat kita gunakan juga untuk hitung penjumlahan atau pengurangan dengan beragam satuan yang berbeda. Cobalah… pasti asyik!

Keluarga besar APIQ terus berinovasi sampai tabel milenium tersebut dapat kita gunakan juga untuk konversi satuan persegi (pangkat 2, luas) dan satuan kubik (pangkat 3, volume).

Mari terus bertualang dengan inovasi matematika kreatif APIQ.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

14 responses to “Tabel Milenium: Cara Mudah Belajar Matematika Konversi Satuan

  1. @Esa
    kg sama liter itu beda satuannya..satunya berat yang satunya lagi volume.
    jadi logikanya kg ke liter itu gak bisa dikonversi.

    cmiiw ^^

  2. Terima kasih buat artikelnya. Saya adalah orang tua dari anak putri kelas 2 SD. Saya sempat geleng-geleng kepala membaca pelajaran matematika kelas 2 SD yang sudah membahas operasi asosiatif dan komutatif serta konversi satuan. Saya tidak tahu pikiran gila apa yang ada di benak penyusun silabus pendidikan anak SD sekarang. Mereka pikir dengan menjejalkan materi tersebut di usia dini anak kelas 2 SD dapat membuat bangsa kita maju??????..mimpi!!!
    Saat saya menempuh pendidikan di Jerman cukup aneh melihat anak kelas 3 SD baru belajar membaca di sana, namun setelah tahu filosofi sistem pendidikan mereka barulah mengerti. Tidak heran negara Jerman menjadi negara yang cerdas. Saya sangat prihatin dengan kondisi pendidikan anak saya khususnya. Mohon pencerahannya untuk mempermudah pemahaman anak saya tersebut. Terima kasih.

  3. Ya itulah ulah para profesor dan dr yang dilakukan di Indonesia. Indonesia kalau pengin maju. ya presiden atau tiap kabupaten menyekolahkan orang khusus untuk mendalami kurikulum di luar negeri. mungkin DPR itu juga harus merasa sangat penting yang penting ngurusi pendidikan, karena orang indonesia trampil dan ngerti fisika, kimia, dan biologi pastilah menjadi hebat. lha indonesia itu yang disosor-sosorkan matematika. lihat jumlah sks kurikulumnya. pasti yang diperbanyak oleh pemerintah itu matematika. ya kaulah akhirnya hanya bisa menghitung.

  4. biologi di luar negeri negeri itu sudah bagaimana mengerti detail tentang gen, perbaikan gen, mengolah gen, terapi tumor atau kanker dengan menggunakan terap gen, biofamaceutical, dan banyak lagi. la kok di indonesia samapi sma masih ngurusi klasifikasi semut, dlll. lihat kelas x sma semester 2 dan lihat kalau ujian yang dilihat kan banyak klasifikasinya.

    Seharusnya orang tua-orang tua itu sadar jangan mau kalau diadakan ujian nasional dan itu untuk masuk ke jenjang sekolah yang lebih tinggi, ya jelas sekolah hanya mengejar materi untuk ujian dan di ulang-ulang. pastilah itu sulit untuk dihilangkan, karena melalui ndinas pendidikan mkenekan kepada para kepala sekolah harus bisa membawa murid-muridnya lulus un, bahkan menjuarai un. ya sulit di lapangan untuk guru mengatur kegiatan yang membawa kreativitas murid produktif karya, karena yang dinilai adalah pengetahuannya.
    orang tua yang harus mau melarang dinas untuk melalukannya melalui organisasi orang tua bekerja sama denga DPR. gitu loh. mari kita sebagai orang tua buat organisasi peduli pendidikan.

  5. saya dari desa gunungkidul yogayakarta, tidak pernah merasa kesulitan matematika, lihat semua matematikan hanya sedikit konsepnya, jadi kalau sedikit konsep dikuasi pasti bila melogika. Lihat konsepnya:
    1. penjumlahan -pengurangan-pembagian
    2. persamaan kuadrat
    3. trigonometri
    4. bilangan
    5. geometri (ruang)
    6. integral (penyatuan konsep)
    7. Matrik
    8. pernyataan logika, gampang kan
    kalau anda cari konsep dasar dari itu

  6. kalau mau tahu ukuran itu, buatlah model nyata pakai kertas atau tanah, pasti masuk akal.
    atau anak diajak langsung melihat timbangan atau alat lainnya pasti bisa.
    saya tahu karena waktu kecil (belum sd) tetangga saya penjual beras dan minyak, saya sering membantu menimbang atau mewadahi minyak curah, sehingga gampang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s