Mendapat Lapar dan Dahaga: Terlalu Semangat Kuliah 3 Jam

Sangat disayangkan bila ada orang yang puasa (shaum) hanya mendapat lapar dan dahaga saja.

Saya hari ini mendapat lapar dan dahaga. Karena terlalu semangat, kuliah selama 3 jam tanpa terasa berlalu. Saya memberikan kuliah dengan energi penuh 100%. Bahkan kadang-kadang 110%.

Baru tersadar ketika usai kuliah. Kok terasa haus? Kok terasa lapar? Ternyata bulan puasa.

Saya terbawa semangat karena mahasiswanya juga bersemangat dalam kuliah 3 jam tersebut. Tampaknya semangat itu mudah menular.

Kuliah yang diikut oleh mahasiswa tingkat akhir SBM ITB tersebut cukup meriah. Bayangkan ada 50 mahasiswa lebih dalam satu kelas. Apalagi minggu depan dan seterusnya…tampaknya akan bertambah jumlah mahasiswa.

Kuliah “Creativity & Innovation” ini juga terbuka bagi mahasiswa ITB selain dari SBM. Bahkan tadi saya lihat juga ada mahasiswa dari Eropa. Ia usul agar pengantar kuliahnya dalam bahasa Inggris. Padahal saya sudah bersusah payah menerjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia materi demi materi.

Bagaimana pun semuanya sangat menyenangkan.

Belajar mengajar di bulan suci semoga banyak memberi manfaat. Semoga kita dapat lebih banyak beramal shaleh di bulan suci ini.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

3 responses to “Mendapat Lapar dan Dahaga: Terlalu Semangat Kuliah 3 Jam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s