Menulis dengan Otak Kanan, Menyunting dengan Otak Kiri

Saya kagum dengan kehebatan internet blog (weblog, blog). Saya menyelesaikan tulisan buku APIQ lebih dari 50% adalah kontribusi blog – dalam hal ini adalah wordpress.com.

Dulu saya membuat tulisan di communicator. Enak juga sih…tapi statis tidak dinamis. Setelah kenal dengan blog saya coba menulis di blog. Setiap ada ide saya catat saja begitu sempat, di blog. Kemudian ada teman-teman yang memberi komentar, jadi semakin dinamis tulisan saya di blog.

Bagi saya gaya menulis di blog adalah gaya menulis dengan pendekatan otak kanan. Tuliskan saja ide yang muncul. Ketika menulis mucul ide lagi, tulis lagi. Begitu seterusnya…gaya menulis otak kanan: kreatif, acak, spontan, tidak terstruktur.

Dalam satu tahun terakhir saya cek ada berapa banyak tulisan saya di blog. Saya telah menulis sebanyak 571 postingan (artikel). Jadi 572 tulisan ditambah dengan yang sedang saya tulis ini. Kira-kira satu tahun menghasilkan 572 artikel? Hmmm…bukan jumlah yang sedikit menurut saya.

Bagaimana caranya saya mencari lagi tulisan saya yang lalu yang telah tertumpuk di dalam ratusan artikel saya?

Tidak terlalu sulit. WordPress telah menyediakan fasilitas searching. Saya sendiri lebih nyaman search menggunakan google.com. Hasilnya cenderung lebih pas dengan yang saya inginkan. Untuk mempertajam searching di google saya tinggal menambahkan kata APIQ di setiap key words searching.

Bagaimana pun, masih muncul masalah dengan blog. Tulisan di blog tidak terstruktur!

Tulisan saya kemarin telah tergeser oleh tulisan saya hari ini. Padahal, mungkin saja tulisan saya kemarin lebih penting dari tulisan saya hari ini. Baik bagi saya sendiri atau pun bagi para pembaca.

Saya mencoba menyusun struktur penulisan dengan memanfaatkan tag, kategori, dan halaman. Hasilnya? Tidak banyak membantu: blog saya tetap tidak terstruktur.

Berpikir struktur adalah berpikir gaya otak kiri. Struktur pemikiran sangat penting bagi kita. Saya yakin semua setuju dengan itu. Saya terus berusaha mencari cara agar tulisan saya menjadi lebih terstruktur di blog.

Usaha keras dan pantang menyerah akhirnya akan membuahkan hasil. Saya berhasil membuat struktur yang lebih rapi di blog saya dengan memanfaatkan halaman (page) yang di dalamnya berisi link (tautan-tautan) yang relevan.

Silakan mencoba ekplorasi blog saya http://apiqquantum.worpress.com.

Bagaimana dengan Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

3 responses to “Menulis dengan Otak Kanan, Menyunting dengan Otak Kiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s