Inovasi-inovasi Terhebat: Kumon, Sempoa, Jarimatika, dan APIQ

Hanya ada dua tugas utama dalam bisnis: marketing dan inovasi.

Pastikan Anda sedang melakukan dua tugas utama di atas atau setidaknya salah satu di antaranya. Apakah Anda sedang marketing? Apakah Anda sedang berinovasi?

Bagi saya, saya memperoleh banyak pelajaran dari inovasi-inovasi pembelajaran matematika terdahulu. Kumon telah berhasil membuat pembelajaran matematika menjadi tahap-tahap. Tentu APIQ belajar dari pengalaman itu. APIQ menyusun pembelajaran matematika bertahap, sistematis dan menyenangkan.

Sempoa berhasil menciptakan sarana belajar matematika berupa tool fisik. APIQ juga berinovasi dengan menciptakan tool permainan edukatif matematika yang kreatif. Dadu milenium, super marble, dan kartu milenium adalah beberapa contoh tool permainan edukatif yang menjadi andalan APIQ.

Sementara itu, Jarimatika menggemparkan masyarakat Indonesia dengan memanfaatkan jari-jari tangan untuk belajar berhitung. APIQ juga terus berinovasi memanfaatkan jari-jari tangan untuk berhitung dengan bijak.

APiQ Minion Bungkus

Lebih dari itu, APIQ berkomitmen mengembangkan inovasi pembelajaran matematika kreatif secara holistik, sistematis. APIQ menekuni AlGAr yaitu Aljabar, Geometri, dan Aritmetika.

Dalam bidang aritmetika, APIQ mengembangkan teknik berhitung yang cepat dan mudah. Misalnya teknik bintang untuk menghitung kuadrat. Dengan teknik bintang kita dapat menghitung kuadrat dengan cepat sampai 5 digit atau 10 digit sekali pun.

Tetapi aritmetika bukan sekedar teknik berhitung. Aritmetika juga mengembangkan logika atau kecerdasan aritmetika. Jadi anak-anak kita menjadi lebih cerdas berpikir aritmetika setelah belajar aritmetika APIQ. Logika atau kecerdasan aritmetika inilah yang paling penting, yang tidak dapat digantikan oleh kalkulator atau mesin hitung lainnya.

Dalam geometri, APIQ merumuskan berbagai inovasi-inovasi menarik. Misalnya mendalami konsep segitiga Phytagoras. Seorang anak usia 6 tahun, siswa APIQ, dapat saja jatuh cinta dengan segitiga Phytagoras. Ia dengan senang menghitung sisi-sisi segitiga siku-siku dengan mudah. Tentu saja hal ini mengejutkan bagi orang dewasa. Bukankah menghitung segitiga Phytagoras melibatkan konsep kuadrat dan akar kuadrat?

Dalam aljabar, APIQ terus mencari terobosan-terobosan. Hasilnya? Anak-anak kita ternyata juga menyenangi aljabar. Tentu saja cara penyajian aljabar ini bisa menjadi lebih penting dari pelajaran aljabar itu sendiri. Kita harus terus ingat bahwa kita sedang mengenalkan aljabar untuk anak-anak. Rasa gembira dan takjub siswa kita menjadi yang paling utama.

Mari terus berinovasi…!

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

5 responses to “Inovasi-inovasi Terhebat: Kumon, Sempoa, Jarimatika, dan APIQ

  1. APIQ belum begitu populer seperti Sempoa, Kumon atau Jarimatika….

    Jadi bagaimana metode belajarnya…seperti bimbingan atau less atau hanya produk (buku atau alat yang lain)

    Salam

  2. Saya banyak tahu APIQ dari internet. Mudah-mudahan APIQ dapat mengembangkan berbagai macam metode dalam pembelajaran terutama matematika. APIQ siiiiiiip !

    IMAM TURMUDZY A, S.Pd
    SDN KARANGSONO KEC. SUKOREJO KAB. PASURUAN JATIM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s