Hebatnya Jarimatika: Mengembangkan Logika Aritmetika/Matematika?

“Jarimatika sangat hebat. Kemarin saya meilhatnya di televisi.”
“Seperti apa hebatnya Jarimatika?”
“Ya…anak kecil bisa berhitung cepat. Tapi namanya bukan Jarimatika kok! Namanya JHS atau apa gitu.”
“JHS itu apa?”
“Tidak tahu. Mungkin Jari Hitung Sepat?”

Bagi saya Jarimatika itu sangat hebat. Apa yang paling hebat dari Jarimatika? Menurut saya adalah namanya: Jarimatika. Bagi orang Indonesia, istilah Jarimatika terdengar begitu akrab dan dengan cepat menangkap maksud dari istilah itu. Orang dengan mudah akan menangkap makna bahwa jarimatika adalah menggunakan jari untuk matematika. Atau menggunakan jari untuk aritmetika (aritmatika).

Bagaimana dampak belajar Jarimatika?
Saya pernah mengulasnya pada tulisan saya terdahulu. Menurut saya, Jarimatika adalah inovasi lanjutan dari sempoa.

Bagaimana menurut Anda?

Namun saya perlu menggarisbawahi bahwa matematika itu bukan hanya aritmetika saja. Dan aritmetika itu bukan hanya berhitung cepat seperti kalkulator atau sempoa saja.

Matematika meliputi aritmetika, aljabar, geometri, statistik, kalkulus, logika dan lain-lain.
Bahkan aritmetika itu sendiri bukan hanya jumlah, kurang, kali, atau bagi saja. Tetapi aritmetika juga mengembangkan strategi berpikir atau logika aritmetika. Jadi, logika aritmetika tidak akan pernah dapat digantikan oleh komputer apalagi oleh kalkulator. Tidak akan dapat juga logika aritmetika diganti dengan sempoa atau aritmetika jari.

Sekedar contoh persoalan aritmetika klasik:

jumlahkan bilangan 1 + 2 + 3 … … … + 1999 + 2000 = ???

Dapatkan soal di atas kita selesaikan dengan sempoa? Sangat sulit!
Dapatkah kita selesaikan dengan kalkulator atau komputer? Sangat sulit!
Dapatkah kita selesaikan dengan aritmetika jari? Sangat sulit!

Dengan apa kita menyelesaikan soal di atas?

Mudah saja: dengan logika artimetika. Selesai.
Saya di APIQ memperkenalkan logika aritmetika dengan berbagai macam bentuk permainan atau tebak-tebakan. Sehingga anak-anak merasa berpetualang bersama aritmetika APIQ. Anak-anak sangat menyukai berpetualang bersama logika aritmetika. Cobalah…

Contoh soal lagi:

Berapakah jumlah dari bilangan-bilangan ganjil berikut:
1 + 3 + 5 + 7 + … … … + 197 + 199 = ?

Berapakah jumlah dari:
1/(1×2) + 1/(2×3) + 1/(3×4) + 1/(4×5) + … … … + 1/(2008×2009) = ?

Semua contoh soal di atas adalah soal aritmetika. Bukan soal aljabar. Jadi mestinya soal-soal di atas dapat diselesaikan dengan pendekatan aritmetika. Memang persoalan di atas dapat diselesaikan dengan logika aritmetika. Tetapi tidak dapat diselesaikan dengan alat bantu aritmetika semacam sempoa, kalkulator, jari aritmetika, atau lainnya.

Mari berpetualang bersama anak-anak kita dengan logika aritmetika. Tetapi jangan membatasi hanya pada alat bantu aritmetika saja.

Mari cerdaskan kehidupan berbangsa…

Salam hangat,
(angger: agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

7 responses to “Hebatnya Jarimatika: Mengembangkan Logika Aritmetika/Matematika?

  1. Assalamu’alaikum wr.wb.
    Pak boleh tau bagaimana menyelesaikan soal yang kedua: 1/(1+2) + 1/(2+3) + … dst?
    Terima kasih atas infonya

  2. Salam,
    Terima kasih Zul atas komennya.

    O ya, bagian penyebutnya dikalikan 1/(2×3) bukan dijumlahkan lho…

    Cara pertama:
    gunakan pengenalan pola.
    Misal hitung jumlah satu suku = 1/(1×2) = 1/2
    jumlah 2 suku = 1/2 + 1/6 = 4/6 = 2/3
    jumlah tiga suku = 1/2 + 1/6 + 1/12 = 9/12 = 3/4

    dan seterusnya….
    Anda berhasil menemukan jawabannya kan?

    Cara kedua:
    Uraikan setiap suku menjadi penjumlahan dari dua pecahan.

    1/(1×2) = 1/1 – 1/2
    1/(2×3) = 1/2 – 1/3 [atau 3/6 – 2/6]
    1/(3×4) = 1/3 – 1/4

    dan seterusnya….
    Lalu jumlahkan semuanya. Antara bilangan positif dan negatif saling menghilangkan.

    Jadi, kita berhasil menemukan jawabannya kan?

    Anda lebih suka cara pertama atau kedua?

    Salam hangat…

  3. Ping-balik: (Lanjutan) Hebatnya Jarimatika: Mengembangkan Logika Aritmetika/Matematika? « APIQ: Matematika Kreatif Aritmetika Quantum·

  4. Ping-balik: Dampak Aritmetika Jari, Sempoa, atau Jarimatika « APIQ: Matematika Kreatif Aritmetika Quantum·

  5. Ping-balik: Jarimatika Dulu, Kini, dan Masa Depan « APIQ: Matematika Kreatif Aritmetika Quantum·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s