Cara Menjadi Kreatif

Hidup lebih bermakna dengan kreatif.

Hidup lebih menantang dengan kreatif.

Hidup itu sendiri adalah proses kreatif.
Kita lahir di dunia juga karena proses kreatif (ko-kreasi) yang harmonis antara ibu dan bapak kita. Berterimakasihlah kepada kedua orang tua kita.

Dalam kehidupan profesional, kreatif juga memegang peran yang sangat penting. Penemuan bola lampu – dan sistem energi listrik – oleh Thomas Alfa Edison telah mengubah arah kehidupan manusia. Penemuan model bisnis franchise membuka peluang besar bagi ekspansi bisnis secara agresif. Penemua algoritma pagerank – dari Google – mengubah rimba data internet menjadi sistem pengetahuan yang dahsyat.

Bagaimana agar kita dapat menjadi kreatif?

Ada banyak cara untuk menjadi kreatif. Di antaranya kita dapat mengikuti lima tahap proses berikut ini:

1. Problem definition. Menentukan dan memilih masalah yang tepat. Buat apa berpikir kreatif yang ternyata tidak ada manfaatnya? Atau bahkan dampaknya negatif? Pilih masalah, yang bila terpecahkan, memberi dampak positif. Atau setidaknya pilih masalah yang netral saja. Cara kita merumuskan masalah itu sendiri sudah menuntut kreativitas (creativity)

2. Idea Generation. Menghasilkan ide. Curahkan ide Anda sebanyak-banyaknya. Boleh positif, boleh negatif. Boleh masuk akal, boleh tidak masuk akal. Boleh yang mungkin, boleh yang tidak mungkin. Boleh menyendiri, boleh beramai-ramai. Yang penting hasil ide sebanyak-banyaknya. Jangan pernah memilih-milih ide pada tahap ini. Terus curahkan ide Anda tanpa henti.

3. Idea Selection. Pilih ide yang paling berprospek. Atau yang paling menarik. Atau yang paling tidak masuk akal. Pilihlah ide-ide ekstrim pada tahap ini. Atau kombinasikan berbagai macam ide. Bila Anda telah melewati tahap 2 dengan baik, maka tahap 3 ini akan menjadi tahap yang mengasyikkan. Jangan pernah mencampurkan tahap 3 dengan tahap 2. Lakukan tahap 2 sampai secukupnya. Baru kemudian lakukan pemilihan ide.

4. Idea Implementation. Lakukan penerapan atau pegujian. Ambil feedback secepat mungkin. Pilih risiko yang kecil atau risiko yang mampu Anda terima. Tetap terbuka dengan ide-ide baru dalam tahap implementasi.

5. Improvement Process. Lakukan refleksi, kajian, yang teliti dari seluruh proses yang Anda lakukan. Temukan peluang-peluang untuk memperbaikinya. Temukan kreativitas yang mengasyikkan untuk Anda!

Kita juga dapat memperkaya pengetahuan kita tentang cara menjadi kreatif melalui berbagai macam literatur. Kita dapat memanfaatkan internet untuk keperluan ini.

(angger: agus Nggermanto; Pendiri APIQ)

Iklan

7 responses to “Cara Menjadi Kreatif

  1. Ping-balik: Spiritual Creativity (Berfikir kreatif menggunakan SQ) « Muhamadluthfiadiprakosa's Blog·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s