Arsip Tag: matematika mudah

Kantong Ajaib APIQ Memudahkan Belajar Matematika Cepat

Paman APIQ kagum dengan kemampuan anak-anak dalam belajar matematika. Kemarin Al, Geo, Meti belajar geometri aljabar dengan kantong ajaib APIQ. Meski mereka masih siswa SD tetapi mereka mampu menguasai matematika dengan cepat dan asyik. Luar biasa!

Paman APIQ mengenalkan bahwa jumlah dari sudut-sudut suatu segitiga sama besar dengan sudut garis lurus sama dengan 180 derajat. Dengan permainan segitiga kita dapat membuktikan fakta ini. Kali ini anak-anak sudah memahaminya. Pertanyaan selanjutnya,

“Paman APIQ menggambar segitiga dengan perbandingan besar sudut-sudutnya 1 : 2 : 6. Berapakah ukuran sudut terbesar?”

“Aku bisa…” seru Geo dengan cepat.

Silakan bergabung dalam training APIQ terdekat 26 Mei 2012 di Jakarta.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APIQ

Belajar Matematika dari yang Mudah Menuju Canggih

Belajar matematika dengan cara bertahap banyak membantu siswa kita. Paman APIQ senantiasa penuh perhatian terhadap tahap demi tahap proses belajar matematika anak kita.

Misalnya, konsep kecepatan penting sekali kita kenalkan kepada anak-anak secara bertahap. Tahapan yang salah dapat sangat membingungkan anak-anak. Karena kecepatan berbanding terbalik dengan waktu.

“Setiap anak dapat menggambar 5 lingkaran dalam 10 menit. Berapa menit waktu yang dibutuhkan oleh 1.000 anak untuk menggambar 1.000 lingkaran?”

Contoh soal di atas sangat menarik menurut Paman APIQ. Pandangan sekilas mengagetkan kita. Rumus apa yang akan dipakai juga tidak langsung terbayang. Percayalah…anak kita akan mampu memahaminya dengan baik. Apalagi jika kita bantu dengan proses bertahap.

1.000 anak menggambar 1.000 lingkaran

==> 1 anak menggambar 1 lingkaran

Karena 5 lingkaran = 10 menit

==> 1 lingkaran = 2 menit (Selesai)

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APIQ

Matematika Sulit Menjadi Mudah di TMII 19 November

Anda pasti pernah mengalami kesulitan menghadapi soal matematika. Apalagi problem matematika ini berupa perkalian dan perpangkatan aljabar.

(x – y)8 = … … …?

Pasti sulit kan?

Tetapi Paman APIQ telah mengembangkan cara yang sangat mudah dan asyik untuk menyelesaikan tantangan di atas. Bahkan anak SD kelas 1 pun dapat dengan riang gembira menyelesaikan soal semacam di atas. Apa lagi…

Lebih lengkap baca di rumahapiq.com.

Belajar Mudah Rumus Aljabar dan Matematika SD, Matematika SMP, Matematika SMA

Banyak siswa yang membutuhkan rumus aljabar yang mudah dan cepat. Paman APIQ sudah sering berbagi rumus aljabar yang asyik dan menyenangkan. Anak-anak yang menguasai rumus aljabar APIQ menjadi jago matematika aljabar.

Untuk siswa dan guru SD, Paman APIQ menyarankan memanfaatkan kantong ajaib aljabar sebagai rumus matematika SD paling canggih. Dengan kantong ajaib ini anak-anak kita dapat berhitung cepat dan asyik.Prinsip kantong ajaib memanfaatkan konsep persamaan parametris.

Sedangkan untuk matematika SMP dan matematika SMA, Paman APIQ menyarankan agar para siswa dan guru memanfaatkan rumus aljabar bintang APIQ dan Pascal APIQ. Bintang APIQ membantu anak-anak kita berhitung cepat rumus aljabar secara umum baik yang sederhana mau pun yang rumit. Sedangkan Pascal APIQ membantu anak-anak kita berhitung cepat dan mudah rumus perpangkatan aljabar.

Khusus untuk matematika SD banyak sekali yang mencari rumus lengkap kelas 5 SD. Berikut ini sedikit catatan Paman APIQ untuk rumus lengkap matematika SD kelas 5.

1. Operasi hitung bilangan bulat.

Dengan permainan mutiara milenium dari APIQ anak-anak kita memahami konsep bilangan negatif dan positif dengan baik. Pemahaman ini menjadi bekal anak-anak kita berhitung cepat operasi campuran bilangan bulat.

Sedangkan untuk perpangkatan dan akar kuadrat Paman APIQ sudah sering mengingatkan untuk memanfaatkan metode bintang APIQ dan lirikan APIQ.

Misal,

akar 1681 = …

Jawab:
16|81 ===> 4|(1/9) ===> 41 (Selesai).

akar 5041 = …

Jawab:
50|41 ===> 7|(1/9) ===> 71 (Selesai).

2. FPB dan KPK

Tentu saja rumus tegak lurus dari Paman APIQ sangat membantu anak-anak kita untuk berhitung cepat FPB dan KPK. Tepuk Paman APIQ bilangan prima sangat membantu pemahaman anak dalam hal ini.

3. Pengukuran

Satuan waktu, sudut, dan kecepatan menjadi sangat penting dalam belajar pengukuran. Konsep lingkaran sebagai sesuatu yang utuh membantu anak-anak kita mudah belajar matematika. Manfaatkan lingkaran milenium dari Paman APIQ untuk pengukuran. Khusus untuk konsep kecepatan Paman APIQ sudah banyak berbagi cara-cara kreatifnya.

4. Luas trapesium dan layang-layang.

Masalah geometri ini dapat menjebak para siswa dan guru ke hafalan rumus. Menghafal rumus memang penting. Tetapi lebih penting lagi mengenalkan konsep trapesium dan layang-layang secara intuitif. Gunakan geometri milenium dari APIQ untuk melejitkan pemahaman siswa kita. Setelah itu bantu mereka untuk menghafal rumus – biasanya anak-anak sudah hafal rumus dengan sendirinya ketika mereka berpikir intuitif.

5. Kubus dan Balok

Dengan memanfaatkan kubus milenium dari APIQ masalah kubus dan balok menjadi permainan matematika yang asyik.

Bagaimaana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kata Kunci Belajar Matematika Mudah dan Cepat

Tentu kita membutuhkan kata kunci agar anak-anak kita dapat belajar matematika dengan mudah dan cepat. Untungnya, Paman APIQ telah memilihkan kata kunci terpenting agar anak kita dapat belajar matematika dengan mudah dan cepat.

Berikut ini adalah daftar kata kunci untuk matematika mudah dan cepat.

“matematika…

Lebih lengkap silakan baca dengan klik www.rumahapiq.com.

Sumber: http://www.rumahapiq.com/kata-kunci-belajar-matematika-mudah-dan-cepat#ixzz1bpqnlFZI

Rumus Belajar Matematika Mudah dari APIQ

Paman APIQ terus-menerus berinovasi menemukan cara-cara belajar matematika yang lebih mudah. Kali ini Paman APIQ mendapat cerita dari orang tua siswa yang anaknya berkenalan dengan rumus cepat dan mudah APIQ.

“Ha… ha…ha…hahaha….”
“Apanya yang hahahaha ?” tanya ibunya.

“Ha… ha… ha…hahaha…” anak itu tertawa lagi.

Ibunya semakin heran. Anaknya belajar matematika kok sambil tertawa riang. Bahkan ibunya bertanya pun hanya dijawab dengan…

Lebih lengkap silakan baca dengan klik rumahapiq.com.

Sumber: http://www.rumahapiq.com/rumus-belajar-matematika-mudah-dari-apiq#ixzz1bfKUcf1U

Anak Lebih Kreatif dan Berprestasi

Setiap orang tua pasti memimpikan anaknya lebih kreatif dan lebih berprestasi. Ingin menjadikan anaknya lebih sukses dari orang tuanya. Sebuah cita-cita yang mulia.

Kita dapat bekerja sama untuk mewujudkan cita-cita mulia itu.

Pendidikan adalah sarana utama untuk menempuh hidup lebih bermakna, bahagia dan meraih cita-cita mulia.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
aGus NGGERmanto

Latihan Rumus Cepat Matematika Ujian Nasional

Kali ini Paman APIQ mengajak kita berlatih rumus cepat matematika untuk ujian nasional tingkat SMA. Bersiaplah…!

Contoh soal:

Diketahui barisan aritmetika dengan U(n) adalah suku ke-n.
Jika U(2) + U(15) + U(40) = 165,

maka U(19) = …

Jawab:

Sebenarnya masalah di atas tidak terlalu rumit. Tetapi karena kita sering menggunakan rumus standar,

U(n) = a + (n-1)b

Maka persoalan menjadi sedikit lebih rumit.

U(2) = a + (2 – 1)b = a + b
U(15) = a + (15 -1)b = a + 14b
U(40) = a + (40 – 1)b = a + 39b
——- ————— ———- (+)

U(2) + U(15) + U(40) = 3a + 54b = 165

Ditanya U(19) = ?

U(19) = a + (19 – 1)b = a + 18b

Dengan sedikit melirik kita tahu bahwa,

a + 18b = 1/3 (3a + 54b) = 1/3 (165) = 53 (Selesai).

Tidak ada masalah dengan cara di atas. Tetapi kenyataannya anak-anak justru bermasalah pada langkah awal di atas. Anak-anak tidak paham harus melakukan apa. Rumus stadar U(n) seperti di atas terasa tidak sederhana bagi anak. Lagi pula apa hubungan U(19) dengan data yang diketahui juga tidak tampak jelas.

Paman APIQ menyarankan agar kita berlatih menggunakan rumus U(n) yang lebih sederhana dan intuitif.

U(n) = bn + c

Maka

U(2) = 2b + c
U(15) = 15b + c
U(40) = 40b + c
—— ——— (+)

U(2) + U(15) + U(40) = 57b + 3c = 165

U(19) = 19b + c = ?

= 1/3 (57b + 3c)

= 1/3 (165) = 53 (Selesai).

Lebih mudah, lebih sederhana, dan lebih intuitif.

Salah satu bagian yang paling membantu adalah kita menjaga tetap jelas nilai n. Misalnya ketika kita menyebut U(19) maka nilai 19 itu tetap muncul dalam rumus 19b + c. Sedangkan pada rumus standar bilangan 19 menjadi hilang – entah ke mana?

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Rumus Cepat Matematika SMP SMA: Statistik Dasar

Paman APIQ selalu menekankan bahwa rumus cepat itu penting dengan pemahaman konsep. Anak yang paham dapat memanfaatkan rumus cepat dengan tepat sasaran. Bahkan anak-anak kita dapat menciptakan rumus cepatnya sendiri berdasar pemahaman. Algeometi sudah sering menemukan rumus-rumus baru dengan pemahamannya sendiri.

Bagaimana dengan anak-anak didik kita?

Kali ini Paman APIQ mengajak kita untuk bermain berhitung cepat rata-rata, statistik dasar.

Hitung rata-rata dari:

7, 7, 7, 8.

” 7,25 !” seru Meti cepat.

Tentu kita dapat menghitungnya dengan mudah.

Rata-rata = (7 + 7 + 7 + 8)/4 = 29/4 = 7,25 (Selesai).

Tetapi Meti tidak melakukan perhitungan dengan cara seperti di atas. Meti membayangkan bahwa rata-rata pasti 7 lebih sedikit. Tepatnya lebih 1/4. Mengapa?

(0 + 0 + 0 + 1)/4 = 1/4.

Bandingkan dengan tantangan Paman APIQ berikut.

Hitung rata-rata dari:

210, 210, 211, 211, 212, 212.

” 211,” jawab Meti lagi dengan cepat.

Bagaimana caranya?

(0 + 0 + 1 + 1 + 2 + 2)/6 = 1

210 + 1 = 211 (Selesai).

Cara rumus cepat di atas sangat berguna bagi anak-anak kita yang duduk di bangku SMP dan SMA. Dengan berlatih beberapa kali membantu anak-anak semakin paham. Semakin paham maka semakin cepat. Bahkan rumus Paman APIQ ini semakin berguna bila bentuk soalnya semakin rumit. Untungnya, Paman APIQ sudah berbagi multimedia dan video matematika kreatif ini.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Rumus Cepat Matematika SMP 789: Mudah dan Cepat

Anak-anak SMP membutuhkan rumus-rumus matematika yang mudah, masuk akal, dan cepat. Paman APIQ terus eksperimen mengembangkan rumus-rumus matematika yang hebat itu.

Geometri menjadi rumus-rumus penting dalam matematika SMP. Paman APIQ mengusulkan agar kita memudahkan pemahaman geometri bagi anak-anak SMP. Pemahaman menjadi modal utama untuk mengembangkan rumus cepat matematika SMP.

Misal untuk volume prisma – balok, tabung, atau prisma segienam. Kita perlu kenalkan langsung saja volume = alas x tinggi

V = A.t

Contoh soal:

Tentukan volume prisma tegak segienam beraturan bila luas alas = 8 dan tinggi = 10.

Jawab:

V = A.t = 8 x 10 = 80 (Selesai).

Hanya semudah itu?

“Betul. Rumus matematika memang mudah dan cepat!” sahut Paman APIQ.

Persoalan memang menjadi beda bila yang diketahui adalah jari-jari alas = r. Persoalan menjadi lebih rumit karena anak-anak dituntut untuk mencari luas alas segienam dari informasi r. Tidak selalu mudah. Mestinya soal semacam ini diberikan setelah anak-anak kita paham benar dengan konsep volume prisma.

Jadi, saran Paman APIQ, kenalkan konsepnya lebih dulu. Setelah anak-anak paham beri tantangan lebih tinggi lagi.

Mari kita ikuti saran Paman APIQ untuk rumus volume dan luas permukaan bola.

Volume bola adalah,

V = 4/3 (pi) r^3

Apa respon anak-anak terhadap rumus bola di atas?

4/3 sudah menghasilkan pecahan yang tidak cantik. Pi merupakan bilangan irasional. Harapan terakhir pada r tetapi harus dipangkatkan 3.

Paman APIQ mengusulkan agar kita mendekati pi = 3.

Sehingga rumus volume bola menjadi,

V = 4 r^3

Anak-anak sangat senang dengan rumus di atas. Anak-anak juga dapat berhitung dengan cepat memanfaatkan rumus di atas. Beberapa latihan membantu anak-anak SMP kita paham konsep volume bola. Sungguh menyenangkan.

Contoh soal:

Hitunglah volume bola yang jejari r = 10 cm.

Jawab:

V = 4 r^3

V = 4 10^3 = 4.000 (cm^3, Selesai).

Begitu cepat, begitu mudah, begitu kreatif.

Tentu saja karena kita mengambil penedekatan pi = 3 maka hasil perhitungan kita ini adalah kurang sedikit. Sehingga volume bola sebenarnya adalah 4000 lebih sedikit. Tetapi rumus cepat dan mudah di atas membantu anak-anak kita berhitung dengan cepat dan paham.

Demikian juga dapat kita gunakan untuk menghitung luas permukaan bola.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)