Arsip Tag: kursus

Ide Satu Tahun Tersimpan di Blog

Saya sangat terbantu dengan blog. Setiap ada ide, sedapat mungkin saya akan segera menuliskannya di blog atau catatan lain.

Kelebihan blog adalah mudah mencarinya lagi – dan tidak akan hilang. Misalnya, setahun yang lalu saya sedang memikirkan ide apa saja ya?

Saya tinggal kunjungi blog saya yang penanggalannya satu tahun lampau. Saya temukan bahwa saya punya ide akan menulis buku tentang MATEMATIKA BADMINTON.

Sampai sekarang memang belum selesai. Tetapi setidaknya ide itu tetap menjadi agenda saya.

Bagaimana dengan Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif Spontan

Inovasi bisa terjadi begitu saja. Di APIQ juga sering terjadi inovasi spontan karena stimulus dari siswa. Lebih sering lagi stimulus siswa itu berupa masalah.

Seorang guru APIQ menghadapi masalah:

Siswa-siswa bermain congkak (dakon) dengan asyiknya. Tentunya bermain congkak adalah permainan kreatif sambil berhitung. Anak-anak sambil bermain tanpa sadar belajar berhitung dasar manik-manik congkak (dakon).

Masalah timbul ketika siswa yang lebih besar tertarik untuk gabung. Untuk anak TK memang bagus main congkak. Tetapi untuk anak kelas satu atau dua SD? Mereka kan sudah lancar berhitung dasar? Khususnya bila mereka adalah siswa APIQ.

“Anggap saja sebagai latihan motorik halus!”
“Motorik halus mereka sudah matang.”
“Kalau begitu anggap saja sebagai permainan yang bikin fun!”
“Memang bisa begitu tapi apa nilai tambahnya di APIQ?”

Bener juga ya… Jika hanya main congkak (dakon) biasa kan bisa main di mana saja.

Langsung terpikirkan…

“Bedakan nilai manik-manik dakon tersebut!”
“Maksudnya?”
“Pilih manik dengan warna beragam. Setiap warna memiliki nilai yang berbeda-beda. Misal hijau = 1, biru = 10, merah = 100, dan kuning = 1.000″

Jadilah sebuah permainan yang menarik, menantang sekaligus belajar matematika.

Inovasi dadakan yang menghasilkan model permainan matematika kreatif. Anda tahu, apa nama permainan di atas?

Tepat! Seperti Anda tebak.

Nama permainan tersebut menjadi DAKON MILENIUM….

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Inovasi Matematika Kreatif yang Tidak Ada Matinya: Horison Nilai Milenium

Satu lagi inovasi dari matematika kreatif APIQ: Horison Nilai Milenium. Sebut saja inovasi permainan matematika ini sebagai Horison saja.

Horison asyik dimainkan oleh 2 anak atau empat anak.

Horison, saya ambil dari istilah horisontal dan pasangannya vertikal. Memang dalam permainan Horison kita akan mengenal istilah horisontal dan vertikal. Tentu saja akan membantu anak-anak kelak mengenal diagram Cartesius.

Cara memainkan Horison gampang saja. Masing-masing pemain bertugas mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Dia yang memperoleh poin terbanyak adalah pemenangnya. Wajarkan?

Manfaat Horison adalah:

1. Melatih keterampilan berpikir taktis dan strategis anak dengan cara menyenangkan.
2. Melatih motorik halus dan motorik kasar anak-anak.
3. Melatih berpikir cepat.
4. Melatih menguasai berhitung aritmetika dasar.
5. Melatih anak memahami konsep nilai tempat dengan fun.

Nah…siapa yang tidak ingin mendapat manfaat begitu hebat?
Saya saja sangat ingin!

Mari bergembira bersama matematika kreatif!

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Training Instruktur Quantum APIQ: Mengubah Hidup Anda

Sepanjang perjalanan hidup saya, Training Instruktur Quantum APIQ adalah sebuah training yang mengubah jalan hidup saya. Tentu, mengubah jalan hidup menjadi lebih baik.

Beberapa waktu lalu, saya bertemu dengan seseorang yang menyapa saya,

“Pak Angger ingat dengan saya?”
“Hmmm…ya ingat dong!” berpikir sambil mengingat-ingat.

Saya ingat. Tetapi saya kurang yakin. Mengapa Putri begitu berubah.

Saya kenal Putri ketika ia baru lulus dari universitas negeri ternama di Bandung. Meski ia lulusan dari universitas terbaik di bidang pendidikan di Bandung tetapi Putri belum mahir untuk menjadi guru profesional.

Putri mendaftar sebagai peserta Training Instruktur Quantum (APIQ). Saya tahu persis bagaimana kemampuan Putri untuk berpikir kreatif. Saya juga tahu persis bagaimana kemampuan Putri presentasi di depan publik. Singkat kata, kemampuan Putri jauh dari patut dibanggakan.

Tetapi saya kagum dengan Putri. Ia serius dan berkomitmen mengikuti Training Instruktur Quantum. Setelah training, kemampuan Putri dalam presentasi menjadi hebat. Gaya berpikir kreatifnya luar biasa berkembang. Singkat kata, Putri telah mengalami kemajuan dahsyat.

Setelah itu kami lama tidak berjumpa. Sekitar tiga tahun berlalu, kami bertemu lagi kemarin.

Saya pangling kepada Putri. Kini Putri telah menjadi guru idola di sebuah lembaga pendidikan ternama di Bandung. Putri sudah menjadi orang sukses. Putri merasakan manfaat dari ikut Training Instruktur Quantum.

Selamat untuk Putri…semoga sukses selalu untuk kamu.

Beberapa waktu lalu saya berkunjung ke salah satu alumni peserta Training Instruktur Quantum. Mereka adalah kakak beradik yang selalu kompak. Mereka ikut Training Instruktur Quantum juga bersama-sama.

Bu Ningsih nama salah satu dari mereka. Bu Ningsih mengelola lembaga pendidikan sekaligus menjadi guru (lebih tepatnya dosen). Mahasiswanya bukan anak muda lagi. Tetapi orang-orang yang sudah lanjut usia. Karena tuntutan profesi, orang-orang yang sudah lanjut usia itu harus sekolah lagi. Bu Ningsih yang menjadi dosennya.

Anda pasti dapat membayangkan betapa sulitnya mengajari orang yang berusia di atas 50 tahun tentang teori-teori tingkat tinggi.

Tetapi Bu Ningsih pantang menyerah. Bu Ningsih ingat pelajaran ketika ia mengikuti Training Instruktur Quantum. Kemudian Bu Ningsih mengajar para mahasiswa lanjut usia itu dengan pendekatan Quantum, seperti yang saya ajarkan ketika training.

Hasilnya?

“Hanya 10% mahasiswa yang mendapat nilai 90 Pak,” kata Bu Ningsih kepada saya.
Saya deg-degan, “Lalu…?”
“Sisanya mendapat nilai…100,” Bu Ningsih menyatakannya dengan mantap.

Luar biasa…! Selamat untuk Bu Ningsih.

Masih ada beberapa pengalaman menarik dari para peserta Training Instruktur Quantum (APIQ). Saya berniat akan menuliskannya sedikit demi sedikit.

Dalam waktu dekat ini, kami akan mengadakan Training Instruktur Quantum APIQ di Jakarta. Tepatnya akan kami selenggarakan selama dua hari, Sabtu-Minggu, 28 Februari sampai 1 Maret 2009.

Bagi teman-teman yang berminat mendaftar dapat menghubungi kami melalui email:

apiqjakarta@yahoo.com
quantumyes@yahoo.com

phone
0815 141 191 01 : Mr Fajar

Biaya investasi: Rp 950.000,-

GRATIS mengikuti training Instruktur Quantum berikutnya 10 kali atau lebih (excluded lunch).

Panitia menyediakan berbagai hadiah menarik berupa buku-buku berkualitas yang ditandatangani langsung oleh penulisnya.

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kenangan Indah Masa Kuliah

Masing-masing orang memiliki kenangan indah tersendiri. Saya menuliskan sebagian kenangan indah saya ketika belajar di ITB dengan judul:

“Perlukah Kursus Matematika untuk Anak Anda?”

Silakan mengunjunginya…
Salam hangat….

Kekuatan Mengagumkan Mind Map: Bonus APIQ

Sederhana tetapi dahsyat: Mind Map, Peta Pikiran.

Saya sarankan Anda mencoba kekuatan mind mapping atau pemetaan pikiran. Kadang saya merasa tidak percaya bahwa mind map sedahsyat itu. Tetapi Anda juga akan sulit percaya, seperti saya, bila tidak mencobanya dulu.

Mind map dapat kita coba langsung menggunakan pensil dan kertas. Beberapa software mind map juga dapat kita peroleh free dari internet. Pengalaman saya, pensil dan kertas lebih powerful dari pada menggunakan software.

Bagi civitas akademika APIQ, mind map adalah bonus istimewa. Mind map memang bukan matematika. Tetapi mind map sangat membantu kita memahami sebuah konsep secara utuh. Dalam berbagai kesempatan training APIQ saya selalu mendemokan kekuatan mind map. Siswa di kelas APIQ juga dapat memperoleh manfaat dari mind map dari para pembimbing sebagai bonus APIQ.

Bonus APIQ lainnya yang menarik adalah teknik memori. Dengan teknik memori ini Anda dapat menghafal puluhan atau ratusan item tanpa tertukar. Siswa APIQ dapat saja menghafal nama 100 tokoh dunia dengan urut tanpa tertukar.

Yang menarik dari teknik memori adalah proses belajar dan operasinya menjadikan kita lebih kreatif. Bukan seperti proses menghafal biasa yang membosankan. Teknik memori APIQ justru menantang dan sangat kreatif.

Benar-benar bonus yang mengasyikkan!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

FAQ: Tanya-Jawab APIQ

1. Apakah APIQ itu?
Jawab:
APIQ adalah Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif. APIQ mengajarkan disiplin matematika secara utuh dengan cara kreatif, fun, dan meyenangkan. APIQ membantu siswa untuk melejitkan potensinya dengan pendekatan Quantum Quotient dan Quantum Learning.

2. Apakah keunggulan APIQ dibanding dengan kursus lain?
Jawab:
Keunggulan APIQ adalah mengajarkan matematika secara kreatif. Cara-cara kreatif ini menciptakan suasana yang fun, menyenangkan, dan penuh semangat dalam belajar matematika APIQ. Berbeda dengan kursus lain yang menimbulkan jenuh, bosan, bahkan stress kepada siswa.

Belajar matematika kreatif APIQ menggunakan pendekatan personal sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa, berbeda dengan sistem kelas pada umumnya.

Kurikulum APIQ disusun secara sistematis sehingga membantu siswa menguasai matematika secara utuh tahap demi tahap meliputi aritmetika, geometri, aljabar, statistik, kalkulus, dan lain-lain. Berbeda dengan kursus lain yang hanya mempelajari artimetika saja – bahkan sering hanya alat (mesin) aritmetika saja.

Kurikulum APIQ memasukkan soal cerita. Bahkan memandang sangat penting soal cerita. Siswa APIQ sangat menyukai dan terbantu dengan soal cerita khas APIQ. Berbeda dengan kursus lain yang menghindari soal cerita.

3. Bagaimana cara APIQ mengajarkan matematika secara kreatif?
Jawab:
APIQ mengajarkan matematika kreatif dengan memanfaatkan beragam permainan dan peraga matematika kreatif. Misal Onde Milenium untuk aritmetika dasar, kartu milenium untuk strategi dan kecepatan berpikir, dadu milenium untuk geometri luas, keliling dan volume, bintang aritmetika untuk berhitung cepat tingkat tinggi dan lain-lain.

4. Bagaimana cara APIQ mengajarkan disiplin matematika?
Jawab:
Setiap siswa APIQ memperoleh lembar kerja standar APIQ di kelas. Lembar kerja APIQ ini telah dipersiapkan secara sistematis sehingga mengembangkan disiplin matematika setiap siswa.

5. Siapa saja yang dapat belajar APIQ?
Jawab:
APIQ membuka kelas untuk anak usia TK (prasekolah), SD, SMP, SMA (plus pre-university)

6. Apakah APIQ bermanfaat bagi pelajaran di sekolah?
Jawab:
APIQ sangat bermanfaat bagi pelajaran di sekolah. Cara berpikir kreatif sangat membantu siswa di sekolah baik untuk pelajaran matematika atau lainnya. Penguasaan konsep matematika APIQ sangat berguna bagi pelajaran matematika di sekolah.
Bahkan APIQ juga memiliki materi khusus persiapan ujian nasional.

7. Apakah kurikulum APIQ sesuai dengan kurikulum sekolah?
Jawab:
Kurikulun APIQ harmonis dengan kurikulum sekolah. Tetapi kurikulum APIQ tidak persis sama dengan kurikulum sekolah. Untuk itu APIQ menyediakan materi suplemen yang menjembatani dua kurikulum tersebut.

8. Apakah tidak terlalu dini anak usia prasekolah belajar matematika?
Jawab:
Betul. Bila cara belajarnya salah dapat berakibat fatal. Tetapi bila menggunakan cara belajar matematika kreatif APIQ maka semakin dini siswa mulai belajar akan semakin baik hasilnya.

9. Apakah tidak terlambat bila anak SMP-SMA baru mulai belajar APIQ?
Jawab:
Tidak. Tidak ada kata terlambat untuk mulai belajar dengan pendekatan yang tepat. Tentu saja pendekatan siswa SMP-SMA akan berbeda dengan pendekatan belajar untuk anak usia dini. Kurikulum APIQ telah dirancang khusus agar sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa.

10. Dalam seminggu belajar berapa kali siswa APIQ?
Jawab:
Dalam seminggu belajar 2 kali @ 60 sampai dengan 90 menit.

11. Hari apa dan jam berapa siswa belajar APIQ?
Jawab:
Hari belajar dapat dipilih oleh siswa sesuai waktu yang disediakan oleh APIQ. Jam belajar juga siswa yang memilihnya.

12. Berapa biaya kursus APIQ?
Jawab:
Biaya pendaftaran Rp 200.000,-
Biaya SPP Rp 175.000,- tiap bulan (TK dan SD)
Biaya SPP Rp 225.000,- tiap bulan (SMP dan SMA)

13. Siswa memperoleh apa saja dengan biaya di atas?
Jawab:
Biaya pendaftaran digunakan untuk fasilitas siswa:
A. Buku APIQ
B. Kaos APIQ
C. Pensil
D. Kartu Milenium Permainan Kreatif APIQ
E. Stiker APIQ
F. Flash Disk / USB
G. Program Pembelajaran Animasi power point APIQ. Terdiri dari 10 file. Satu file seharga Rp 40.000,- x 10 file senilai Rp 400.000,- . Dan artikel panduan memilih kursus matematika yang tepat untuk anak Anda.

Biaya SPP digunakan untuk operasional pembelajaran APIQ dikelas:
A. Siswa memperoleh lembar kerja standar APIQ setiap belajar.
B. Siswa memperoleh hadiah setiap mencapai pembelajaran tertentu.
C. Onde Milenium hanya untuk di kelas.
D. Kartu Milenium hanya untuk di kelas.
E. Dadu Milenium hanya untuk di kelas.
F. Bintang Aritmetika hanya untuk di kelas.
G. Pensil dan penghapus hanya untuk di kelas.
H. Dan lain-lain hanya untuk di kelas.

14. Berapa lama siswa harus kursus di APIQ? Atau ada berapa level di APIQ?
Jawab:
APIQ terdiri dari 3 level utama: Level Dasar, Menengah, dan Lanjut.
Masing-masing level utama di atas dibagi lagi menjadi beberapa level.
(Silakan melihat Level Pembelajaran APIQ untuk informasi lebih lengkap.)
Satu level umumnya diselesaikan dalam waktu 2 sampai 3 bulan tergantung kepada penguasaan siswa.

Untuk melihat hasil belajar yang bagus, setidaknya siswa harus sudah belajar di APIQ selama 6 bulan.

15. Apa saja yang diperlukan agar siswa sukses belajar di APIQ?
Jawab:
Siswa perlu belajar secara disiplin sesuai jadwal belajar APIQ. Bila karena satu dan lain hal siswa tidak dapat hadir maka segera mengganti jam belajar tersebut sesuai jadwal yang disediakan APIQ.
Dukungan orang tua dan motivasi kepada anak agar rajin belajar ke APIQ juga memegang peranan penting untuk suksesnya siswa di APIQ.

16. Bagaimana cara mendaftar ke APIQ?
Jawab:
Silakan mengunjungi kelas APIQ terdekat. Petugas APIQ siap membantu Anda.

Salam hangat…

(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

APIQ = Matematika Kreatif = Nalarmatika

Karena APIQ menganggap penting kreativitas maka APIQ = Matematika Kreatif.
Karena APIQ yakin pentingnya nalar matematika maka APIQ = Nalarmatika.

Inilah perjuangan…memajukan pendidikan…mencerdaskan kehidupan…

Jarimatika Dulu, Kini, dan Masa Depan

Di tahun 90-an saya menekuni jarimatika – saat itu namanya bukan jarimatika. Seingat saya namanya adalah berhitung cepat dengan jari waktu itu. Saya kagum dengan inovasi-inovasi berhitung cepat dengan jari itu. Kelak kita mengenalnya sebagai jarimatika.

Apa yang saya kenal tahun 90-an itu agak berbeda dengan jarimatika sekarang. Hitung cepat pakai jari itu masih fokus pada hitung perkalian cepat. Belum membahas penjumlahan (dan pengurangan.)

Baru di akhir 90-an, konsep penjumlahan dengan jari masuk ke dalam hitung cepat jarimatika. Saya mengenalnya dari seorang teman yang guru sempoa. Ia mau mengajar sempoa tetapi alat sempoanya kurang. Lalu ia berinovasi mengganti sempoa dengan 10 jari kita. Jadi, prinsip jarimatika ini adalah mengganti butir-butir sempoa dengan jari tangan.

Hmmm….inovasi yang sangat kreatif.

Perkembangan jarimatika saat ini, menurut saya, sangat mengagumkan. Jarimatika datang pada saat yang tepat. Ketika masyarakat mulai meninggalkan sempoa – terutama di wilayah kota besar – tidak ada pilihan lain. Hanya ada dua pilihan: Kumon atau Jarimatika.

Tentu beberapa orang memilih Kumon. Beberapa orang yang lain memilih Jarimatika. Sedangkan APIQ baru muncul sebagai alternatif beberapa tahun terakhir ini. Masyarakat yang menginginkan belajar matematika secara kreatif, mereka memilih APIQ.

Bagaimana masa depan Jarimatika?

Menurut saya akan mirip dengan sempoa. Kecuali jarimatika membuat terobosan-terobosan inovasi yang fundamental. Saran saya, sebaiknya mulai memasuki nalar atau logika aritmetika tidak sekedar alat aritmetika. Saya telah menulisnya di tulisan saya yang lain. Termasuk dampak dari belajar jarimatika.

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Onde Milenium APIQ Dimensi 2

Biasanya saya sangat mengandalkan mainan edukatif dimensi 3. Onde Milenium adalah mainan edukatif kebanggaan APIQ. Onde warna-warni ini sangat menarik bagi anak-anak. Membantu menguasai konsep aritmetika (aritmatika) dasar dengan sangat baik.

Anak-anak usia TK (4 tahun) sampai SD kelas 1 hanya main-main dengan mainan onde itu. Mereka bergembira. Setelah selesai bermain, mereka mengerti konsep aritmetika.

“Gampang ya…perkalian itu,” kata seorang siswa TK.
“Aku lebih suka pembagian…asyik membagi-bagi ondenya,” sahut siswa TK yang lain.

Seorang ibu mengajukan keberatan,
“Apakah tidak terlalu membebani anak TK bila harus belajar perkalian dan pembagian?”
“Coba saja Ibu tanyakan kepada anak-anak langsung…”
“O…kalau cara belajarnya sambil bermain begitu..ya tidak memberatkan. Menyenangkan anak-anak malahan!” si Ibu itu mengambil kesimpulan.

Di APIQ, anak-anak riang gembira belajar sambil memainkan Onde Milenium atau mainan lainnya.

Apa yang saya ceritakan di atas adalah onde milenium dimensi 3. Kemarin, ketika di Jakarta, saya memperoleh ide dari seorang teman tentang berhitung cepat.

“Mas sudah tahu cara berhitung cepat yang baru?”
“Belum. Bagaimana itu?” Saya selalu menjawab belum. Meski pun kadang saya sudah tahu. Saya memang senang belajar dari orang lain.

Teman saya itu dengan semangat menjelaskan cara berhitung yang unik. Saya dengan pemikiran terbuka terus menyimak apa yang ia jelaskan.

Setelah diskusi itu, saya terpikir untuk mengembangkan onde milenium versi dimensi 2. Dan saat ini saya telah merampungkan konsep onde milenium dimensi 2 dan telah mengujinya ke beberapa siswa APIQ. Hasilnya….sangat mengagumkan.

1. Onde milenium dimensi 2 memiliki konsep nalar logika aritmetika mirip dengan onde milenium (dimensi 3). Jadi Onde Milenium adalah tool mainan edukatif yang mengajak anak berpikir dengan logika aritmetika, bukan memainkan mesin aritmetika. Dengan onde, logika aritmetika anak kita berkembang. Berbeda dengan mesin aritmetika semisal sempoa, kalkulator, aritmetika jari (jarimatika), atau komputer yang berperan sebagai alat bantu belaka.

2. Onde milenium dimensi 2 menjangkau operasi bilangan yang lebih besar dari onde milenium dimensi 3. Jika onde dimensi 3 membantu siswa sampai aritmetika puluhan atau ratusan maka onde dimensi 2 dapat membantu siswa untuk aritmetika ribuan. Tentu saja kita dapat meluaskan jangkauan sampai jutaan. Tetapi kita di APIQ sudah memiliki tool edukatif untuk aritmetika jutaan, yang lebih efektif, yaitu aritmetika teknik bintang.

3. Onde milenium dimensi 2 melatih motorik halus anak. Hal ini sangat membantu bagi putra-putri kita yang mulai belajar mengenal alat tulis.

4. Onde milenum dimensi 2 tampil dengan visualisasi yang kreatif dengan mengambil beragam bentuk onde. Para siswa dapat mengembangkan imajinasinya untuk memilihkan bentuk onde yang paling ia minati.

5. Dan lain-lain.

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)