Masalah FPB dan KPK muncul lagi tahun demi tahun. Paman APIQ melihat memang FPB dan KPK bukanlah masalah yang sederhana. Tetapi Paman APIQ yakin bahwa FPB KPK sudah dapat kita selesaikan dengan tuntas memanfaatkan metode Bungan Cinta dan Tegak Lurus inovasi dari Paman APIQ.
Hanya saja kita perlu paham bahwa syarat anak-anak dapat belajar FPB KPK mereka harus lancar dengan konsep perkalian dan pembagian. Jika anak-anak belum lancar perkalian dan pembagian maka Paman APIQ menyarankan agar kita menggunakan materi FPB KPK sebagai sarana belajar konsep perkalian pembagian.
Sementara seorang guru yang langsung mengajarkan FPB KPK tanpa memperhatikan kesiapan siswa maka dijamin menghadapi banyak kesulitan. Bahkan kesulitan ini seperti tak terpecahkan.
Jadi, mari kita ringkaskan cara tuntas mengajarkan FPB dan KPK yang kreatif dari Paman APIQ.
1. Pastikan bahwa anak-anak sudah menguasai konsep perkalian dan pembagian.
2. Gunakan metode Bunga Cinta untuk mengenalkan konsep dasar FPB dan KPK. Bunga Cinta menekankan pemahaman konsep – bukan kecepatan semata. Secara prinsip, Bunga Cinta mendaftar semua faktor yang mungkin kemudian mencari faktor bersama. Demikian halnya dengan kelipatan.
3. Untuk versi mahir ajarkan metode Tegak Lurus dari Paman APIQ. Metode Tegak Lurus mengijinkan anak-anak berpikir dengan cepat dan memanfaatkan gambar-gambar. Tegak Lurus juga memberi pilihan bagi anak-anak kita untuk berpikir secara bertahap atau langsung mengarah ke solusi akhir. FPB adalah tegak, sedangkan KPK adalah tegak x lurus.
Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)