Arsip Tag: anak

Surat-menyurat Anak-anak

Beberapa hari lalu, anak saya menerima surat dari anak temen saya. Aden (6 tahun) adalah anak teman saya yang mengirimkan surat tersebut.

Berikut ini adalah surat jawaban dari anak-anak saya.

Bandung, 11 maret 2009

Assalamualaikum
Apa kabar Aden Tante dan Om?

Kami sekeluarga baik-baik saja.
Wah de Aden sudah pinter ya dan hebat.
Kami pengen juga main ke rumah Aden.
Kata papa De Aden sudah punya ade
namanya siapa?

Anaknya papa ada lima yaitu:
Kak Syifa, Kak Syihab, de Sadra, de Haidar, dan de Hujjah

de Hujjah masih bayi lo lucu banget
ini kak Syifa hobinya membaca buku
ini kak Sihab hobinya bermain komputer dan berenang
ini Shadra hobyku belajar APIQ dan menari
adeku Haidar sukanya berhitung dan makan
dan ade Hujjah sukanya nenen mama

Udah dulu ya De Aden. Nanti dikirimi buku ya.
Salam buat Tante dan Om.

Salam manis dari kami di Bandung.

Wasalam
Syifa.

Inovasi Matematika Kreatif yang Tidak Ada Matinya: Horison Nilai Milenium

Satu lagi inovasi dari matematika kreatif APIQ: Horison Nilai Milenium. Sebut saja inovasi permainan matematika ini sebagai Horison saja.

Horison asyik dimainkan oleh 2 anak atau empat anak.

Horison, saya ambil dari istilah horisontal dan pasangannya vertikal. Memang dalam permainan Horison kita akan mengenal istilah horisontal dan vertikal. Tentu saja akan membantu anak-anak kelak mengenal diagram Cartesius.

Cara memainkan Horison gampang saja. Masing-masing pemain bertugas mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Dia yang memperoleh poin terbanyak adalah pemenangnya. Wajarkan?

Manfaat Horison adalah:

1. Melatih keterampilan berpikir taktis dan strategis anak dengan cara menyenangkan.
2. Melatih motorik halus dan motorik kasar anak-anak.
3. Melatih berpikir cepat.
4. Melatih menguasai berhitung aritmetika dasar.
5. Melatih anak memahami konsep nilai tempat dengan fun.

Nah…siapa yang tidak ingin mendapat manfaat begitu hebat?
Saya saja sangat ingin!

Mari bergembira bersama matematika kreatif!

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Training Instruktur Quantum APIQ: Mengubah Hidup Anda

Sepanjang perjalanan hidup saya, Training Instruktur Quantum APIQ adalah sebuah training yang mengubah jalan hidup saya. Tentu, mengubah jalan hidup menjadi lebih baik.

Beberapa waktu lalu, saya bertemu dengan seseorang yang menyapa saya,

“Pak Angger ingat dengan saya?”
“Hmmm…ya ingat dong!” berpikir sambil mengingat-ingat.

Saya ingat. Tetapi saya kurang yakin. Mengapa Putri begitu berubah.

Saya kenal Putri ketika ia baru lulus dari universitas negeri ternama di Bandung. Meski ia lulusan dari universitas terbaik di bidang pendidikan di Bandung tetapi Putri belum mahir untuk menjadi guru profesional.

Putri mendaftar sebagai peserta Training Instruktur Quantum (APIQ). Saya tahu persis bagaimana kemampuan Putri untuk berpikir kreatif. Saya juga tahu persis bagaimana kemampuan Putri presentasi di depan publik. Singkat kata, kemampuan Putri jauh dari patut dibanggakan.

Tetapi saya kagum dengan Putri. Ia serius dan berkomitmen mengikuti Training Instruktur Quantum. Setelah training, kemampuan Putri dalam presentasi menjadi hebat. Gaya berpikir kreatifnya luar biasa berkembang. Singkat kata, Putri telah mengalami kemajuan dahsyat.

Setelah itu kami lama tidak berjumpa. Sekitar tiga tahun berlalu, kami bertemu lagi kemarin.

Saya pangling kepada Putri. Kini Putri telah menjadi guru idola di sebuah lembaga pendidikan ternama di Bandung. Putri sudah menjadi orang sukses. Putri merasakan manfaat dari ikut Training Instruktur Quantum.

Selamat untuk Putri…semoga sukses selalu untuk kamu.

Beberapa waktu lalu saya berkunjung ke salah satu alumni peserta Training Instruktur Quantum. Mereka adalah kakak beradik yang selalu kompak. Mereka ikut Training Instruktur Quantum juga bersama-sama.

Bu Ningsih nama salah satu dari mereka. Bu Ningsih mengelola lembaga pendidikan sekaligus menjadi guru (lebih tepatnya dosen). Mahasiswanya bukan anak muda lagi. Tetapi orang-orang yang sudah lanjut usia. Karena tuntutan profesi, orang-orang yang sudah lanjut usia itu harus sekolah lagi. Bu Ningsih yang menjadi dosennya.

Anda pasti dapat membayangkan betapa sulitnya mengajari orang yang berusia di atas 50 tahun tentang teori-teori tingkat tinggi.

Tetapi Bu Ningsih pantang menyerah. Bu Ningsih ingat pelajaran ketika ia mengikuti Training Instruktur Quantum. Kemudian Bu Ningsih mengajar para mahasiswa lanjut usia itu dengan pendekatan Quantum, seperti yang saya ajarkan ketika training.

Hasilnya?

“Hanya 10% mahasiswa yang mendapat nilai 90 Pak,” kata Bu Ningsih kepada saya.
Saya deg-degan, “Lalu…?”
“Sisanya mendapat nilai…100,” Bu Ningsih menyatakannya dengan mantap.

Luar biasa…! Selamat untuk Bu Ningsih.

Masih ada beberapa pengalaman menarik dari para peserta Training Instruktur Quantum (APIQ). Saya berniat akan menuliskannya sedikit demi sedikit.

Dalam waktu dekat ini, kami akan mengadakan Training Instruktur Quantum APIQ di Jakarta. Tepatnya akan kami selenggarakan selama dua hari, Sabtu-Minggu, 28 Februari sampai 1 Maret 2009.

Bagi teman-teman yang berminat mendaftar dapat menghubungi kami melalui email:

apiqjakarta@yahoo.com
quantumyes@yahoo.com

phone
0815 141 191 01 : Mr Fajar

Biaya investasi: Rp 950.000,-

GRATIS mengikuti training Instruktur Quantum berikutnya 10 kali atau lebih (excluded lunch).

Panitia menyediakan berbagai hadiah menarik berupa buku-buku berkualitas yang ditandatangani langsung oleh penulisnya.

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kekuatan Mengagumkan Mind Map: Bonus APIQ

Sederhana tetapi dahsyat: Mind Map, Peta Pikiran.

Saya sarankan Anda mencoba kekuatan mind mapping atau pemetaan pikiran. Kadang saya merasa tidak percaya bahwa mind map sedahsyat itu. Tetapi Anda juga akan sulit percaya, seperti saya, bila tidak mencobanya dulu.

Mind map dapat kita coba langsung menggunakan pensil dan kertas. Beberapa software mind map juga dapat kita peroleh free dari internet. Pengalaman saya, pensil dan kertas lebih powerful dari pada menggunakan software.

Bagi civitas akademika APIQ, mind map adalah bonus istimewa. Mind map memang bukan matematika. Tetapi mind map sangat membantu kita memahami sebuah konsep secara utuh. Dalam berbagai kesempatan training APIQ saya selalu mendemokan kekuatan mind map. Siswa di kelas APIQ juga dapat memperoleh manfaat dari mind map dari para pembimbing sebagai bonus APIQ.

Bonus APIQ lainnya yang menarik adalah teknik memori. Dengan teknik memori ini Anda dapat menghafal puluhan atau ratusan item tanpa tertukar. Siswa APIQ dapat saja menghafal nama 100 tokoh dunia dengan urut tanpa tertukar.

Yang menarik dari teknik memori adalah proses belajar dan operasinya menjadikan kita lebih kreatif. Bukan seperti proses menghafal biasa yang membosankan. Teknik memori APIQ justru menantang dan sangat kreatif.

Benar-benar bonus yang mengasyikkan!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Jangan Menonton TV

Akhirnya telah kami ambil kesepakatan – dengan proses diplomasi yang panjang dan alot.

“Tidak diijinkan menonton TV sampai batas waktu yang tidak ditentukan.”

Nah… bagi saya tidak ada masalah. Toh saya memang tidak pernah nonton TV. Tetapi bagi beberapa anggota yang sering nonton TV, ini merupakan perjuangan tersendiri. Layaknya berpuasa, berpuasa dari nonton tv. Tetapi belum tahu kapan waktunya berbuka.

Pertimbangan kami adalah nonton tv lebih banyak bahayanya dari pada manfaatnya.

Yang jelas dengan diberlakukannya larangan nonton tv terjadi banyak kemajuan:

1. Anak-anak tambah kenceng dalam kegiatan membaca. Membaca buku sekolah, buku umum, komik, koran, majalah, dan lain-lain.

2. Mereka – anak-anak tersayang- mendirikan perpustakaan khusus buku anak-anak di ruang nonton TV.

3. Mereka menciptakan banyak permainan kreatif seperti mino milenium.

4. Mereka berolahraga, jogging minggu pagi. Bapaknya sih…badminton.

5. dan lain-lain.

Bagaimana dengan Anda?

Salam hangat…

(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

FAQ: Tanya-Jawab APIQ

1. Apakah APIQ itu?
Jawab:
APIQ adalah Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif. APIQ mengajarkan disiplin matematika secara utuh dengan cara kreatif, fun, dan meyenangkan. APIQ membantu siswa untuk melejitkan potensinya dengan pendekatan Quantum Quotient dan Quantum Learning.

2. Apakah keunggulan APIQ dibanding dengan kursus lain?
Jawab:
Keunggulan APIQ adalah mengajarkan matematika secara kreatif. Cara-cara kreatif ini menciptakan suasana yang fun, menyenangkan, dan penuh semangat dalam belajar matematika APIQ. Berbeda dengan kursus lain yang menimbulkan jenuh, bosan, bahkan stress kepada siswa.

Belajar matematika kreatif APIQ menggunakan pendekatan personal sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa, berbeda dengan sistem kelas pada umumnya.

Kurikulum APIQ disusun secara sistematis sehingga membantu siswa menguasai matematika secara utuh tahap demi tahap meliputi aritmetika, geometri, aljabar, statistik, kalkulus, dan lain-lain. Berbeda dengan kursus lain yang hanya mempelajari artimetika saja – bahkan sering hanya alat (mesin) aritmetika saja.

Kurikulum APIQ memasukkan soal cerita. Bahkan memandang sangat penting soal cerita. Siswa APIQ sangat menyukai dan terbantu dengan soal cerita khas APIQ. Berbeda dengan kursus lain yang menghindari soal cerita.

3. Bagaimana cara APIQ mengajarkan matematika secara kreatif?
Jawab:
APIQ mengajarkan matematika kreatif dengan memanfaatkan beragam permainan dan peraga matematika kreatif. Misal Onde Milenium untuk aritmetika dasar, kartu milenium untuk strategi dan kecepatan berpikir, dadu milenium untuk geometri luas, keliling dan volume, bintang aritmetika untuk berhitung cepat tingkat tinggi dan lain-lain.

4. Bagaimana cara APIQ mengajarkan disiplin matematika?
Jawab:
Setiap siswa APIQ memperoleh lembar kerja standar APIQ di kelas. Lembar kerja APIQ ini telah dipersiapkan secara sistematis sehingga mengembangkan disiplin matematika setiap siswa.

5. Siapa saja yang dapat belajar APIQ?
Jawab:
APIQ membuka kelas untuk anak usia TK (prasekolah), SD, SMP, SMA (plus pre-university)

6. Apakah APIQ bermanfaat bagi pelajaran di sekolah?
Jawab:
APIQ sangat bermanfaat bagi pelajaran di sekolah. Cara berpikir kreatif sangat membantu siswa di sekolah baik untuk pelajaran matematika atau lainnya. Penguasaan konsep matematika APIQ sangat berguna bagi pelajaran matematika di sekolah.
Bahkan APIQ juga memiliki materi khusus persiapan ujian nasional.

7. Apakah kurikulum APIQ sesuai dengan kurikulum sekolah?
Jawab:
Kurikulun APIQ harmonis dengan kurikulum sekolah. Tetapi kurikulum APIQ tidak persis sama dengan kurikulum sekolah. Untuk itu APIQ menyediakan materi suplemen yang menjembatani dua kurikulum tersebut.

8. Apakah tidak terlalu dini anak usia prasekolah belajar matematika?
Jawab:
Betul. Bila cara belajarnya salah dapat berakibat fatal. Tetapi bila menggunakan cara belajar matematika kreatif APIQ maka semakin dini siswa mulai belajar akan semakin baik hasilnya.

9. Apakah tidak terlambat bila anak SMP-SMA baru mulai belajar APIQ?
Jawab:
Tidak. Tidak ada kata terlambat untuk mulai belajar dengan pendekatan yang tepat. Tentu saja pendekatan siswa SMP-SMA akan berbeda dengan pendekatan belajar untuk anak usia dini. Kurikulum APIQ telah dirancang khusus agar sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa.

10. Dalam seminggu belajar berapa kali siswa APIQ?
Jawab:
Dalam seminggu belajar 2 kali @ 60 sampai dengan 90 menit.

11. Hari apa dan jam berapa siswa belajar APIQ?
Jawab:
Hari belajar dapat dipilih oleh siswa sesuai waktu yang disediakan oleh APIQ. Jam belajar juga siswa yang memilihnya.

12. Berapa biaya kursus APIQ?
Jawab:
Biaya pendaftaran Rp 200.000,-
Biaya SPP Rp 175.000,- tiap bulan (TK dan SD)
Biaya SPP Rp 225.000,- tiap bulan (SMP dan SMA)

13. Siswa memperoleh apa saja dengan biaya di atas?
Jawab:
Biaya pendaftaran digunakan untuk fasilitas siswa:
A. Buku APIQ
B. Kaos APIQ
C. Pensil
D. Kartu Milenium Permainan Kreatif APIQ
E. Stiker APIQ
F. Flash Disk / USB
G. Program Pembelajaran Animasi power point APIQ. Terdiri dari 10 file. Satu file seharga Rp 40.000,- x 10 file senilai Rp 400.000,- . Dan artikel panduan memilih kursus matematika yang tepat untuk anak Anda.

Biaya SPP digunakan untuk operasional pembelajaran APIQ dikelas:
A. Siswa memperoleh lembar kerja standar APIQ setiap belajar.
B. Siswa memperoleh hadiah setiap mencapai pembelajaran tertentu.
C. Onde Milenium hanya untuk di kelas.
D. Kartu Milenium hanya untuk di kelas.
E. Dadu Milenium hanya untuk di kelas.
F. Bintang Aritmetika hanya untuk di kelas.
G. Pensil dan penghapus hanya untuk di kelas.
H. Dan lain-lain hanya untuk di kelas.

14. Berapa lama siswa harus kursus di APIQ? Atau ada berapa level di APIQ?
Jawab:
APIQ terdiri dari 3 level utama: Level Dasar, Menengah, dan Lanjut.
Masing-masing level utama di atas dibagi lagi menjadi beberapa level.
(Silakan melihat Level Pembelajaran APIQ untuk informasi lebih lengkap.)
Satu level umumnya diselesaikan dalam waktu 2 sampai 3 bulan tergantung kepada penguasaan siswa.

Untuk melihat hasil belajar yang bagus, setidaknya siswa harus sudah belajar di APIQ selama 6 bulan.

15. Apa saja yang diperlukan agar siswa sukses belajar di APIQ?
Jawab:
Siswa perlu belajar secara disiplin sesuai jadwal belajar APIQ. Bila karena satu dan lain hal siswa tidak dapat hadir maka segera mengganti jam belajar tersebut sesuai jadwal yang disediakan APIQ.
Dukungan orang tua dan motivasi kepada anak agar rajin belajar ke APIQ juga memegang peranan penting untuk suksesnya siswa di APIQ.

16. Bagaimana cara mendaftar ke APIQ?
Jawab:
Silakan mengunjungi kelas APIQ terdekat. Petugas APIQ siap membantu Anda.

Salam hangat…

(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Seminar-Seminar APIQ

Berikut ini adalah beberapa tema seminar yang siap diselenggarakan oleh APIQ:

1. Quantum Parenting: Cara mengasuh dan mendidik anak dengan pendekatan Quantum Learning dan Quantum Quotient yang mengaktifkan otak kanan dan otak kiri anak.

2. Creative Learning: Cara kreatif mendampingi anak kreatif.

3. Quantum Quotient: Cara praktis melejitkan IQ, EQ, dan SQ yang harmonis.

4. Matematika Kreatif APIQ: Cara belajar dan mengajar matematika dengan kreatif, fun, dan menakjubkan.

5. Cara Kreatif Lulus Ujian: Ragam strategi dan taktik untuk lulus ujian semisal Ujian Nasional (UN, Unas), SNMPTN.

6. Training Instruktur APIQ: Training komprehensif yang membekali Anda untuk menjadi instruktur kelas dunia.

7. Quantum Teacher: Strategi dan taktik ampuh menjadi guru profesional.

APIQ = Matematika Kreatif = Nalarmatika

Karena APIQ menganggap penting kreativitas maka APIQ = Matematika Kreatif.
Karena APIQ yakin pentingnya nalar matematika maka APIQ = Nalarmatika.

Inilah perjuangan…memajukan pendidikan…mencerdaskan kehidupan…

Jarimatika Dulu, Kini, dan Masa Depan

Di tahun 90-an saya menekuni jarimatika – saat itu namanya bukan jarimatika. Seingat saya namanya adalah berhitung cepat dengan jari waktu itu. Saya kagum dengan inovasi-inovasi berhitung cepat dengan jari itu. Kelak kita mengenalnya sebagai jarimatika.

Apa yang saya kenal tahun 90-an itu agak berbeda dengan jarimatika sekarang. Hitung cepat pakai jari itu masih fokus pada hitung perkalian cepat. Belum membahas penjumlahan (dan pengurangan.)

Baru di akhir 90-an, konsep penjumlahan dengan jari masuk ke dalam hitung cepat jarimatika. Saya mengenalnya dari seorang teman yang guru sempoa. Ia mau mengajar sempoa tetapi alat sempoanya kurang. Lalu ia berinovasi mengganti sempoa dengan 10 jari kita. Jadi, prinsip jarimatika ini adalah mengganti butir-butir sempoa dengan jari tangan.

Hmmm….inovasi yang sangat kreatif.

Perkembangan jarimatika saat ini, menurut saya, sangat mengagumkan. Jarimatika datang pada saat yang tepat. Ketika masyarakat mulai meninggalkan sempoa – terutama di wilayah kota besar – tidak ada pilihan lain. Hanya ada dua pilihan: Kumon atau Jarimatika.

Tentu beberapa orang memilih Kumon. Beberapa orang yang lain memilih Jarimatika. Sedangkan APIQ baru muncul sebagai alternatif beberapa tahun terakhir ini. Masyarakat yang menginginkan belajar matematika secara kreatif, mereka memilih APIQ.

Bagaimana masa depan Jarimatika?

Menurut saya akan mirip dengan sempoa. Kecuali jarimatika membuat terobosan-terobosan inovasi yang fundamental. Saran saya, sebaiknya mulai memasuki nalar atau logika aritmetika tidak sekedar alat aritmetika. Saya telah menulisnya di tulisan saya yang lain. Termasuk dampak dari belajar jarimatika.

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Anak-anak Kecil Belajar Aljabar, Geometri, dan Aritmetika

Awalnya, saya mengira yang paling cocok untuk anak-anak adalah belajar aritmetika (aritmatika). Tetapi saya harus mengoreksi pemikiran saya itu.

Beberapa hari lalu saya bereksperimen mengajarkan aljabar dan geometri kepada siswa-siswa APIQ. Para siswa yang terdiri dari siswa SD itu ternyata menyenangi belajar aljabar dan geometri. Bahkan di antara siswa APIQ itu ada siswa yang masih berusia 6 tahun.

Siswa APIQ itu belajar dengna riang gembira:

1. Aritmetika; perkalian sampai ribuan dan kuadrat sampai ribuan. Memang kalau yang aritmetika ini kami sudah sering melakukan. Bahkan anak TK juga sudah ada yang mahir.

2. Geometri; kami memilih menentukan sisi segitiga siku-siku sesuai teorema Phytagoras. Melibatkan perhitungan kuadrat dan akar kuadrat.

3. Aljabar; persamaan linier dengan 3 variabel.

Ternyata mereka bisa….
Yang terpenting kita belajar dengan riang gembira!

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto)