Arsip Kategori: ramadhan

JALUR BALIK

Kami menempuh jalur balik berbeda dg jalur mudik. dari jatim bagian selatan menuju utara jateng. singgah di neneknya anak2. seneng sekali.

selanjutnya akan ke bandung lewat semarang dan cirebon. mohon doa teman2 sekalian…

JALUR MUDIK

Berangkat dari bandung malam hari 21.00 wib dg membawa 5 anggota yunior.

jalur selatan menuju tasik, ciamis, cilacap, kebumen, purworejo trus shalat shubuh. mampir dulu di magelang lanjut jogja terus ke jatim.

PERTOKOAN DISERBU

Pertokoan diserbu, dihabisi menjelang lebaran. tidak sungkan2 para pengunjung memborong macam2 produk.

SIAP MUDIK

Sebelum mudik banyak jg yg hrs kami siapkan. maklum dg lima anak kecil2, nomor 1, 8 tahun, nomor 5, usia 2 minggu. pasti akan jd petualangan yg mengasyikkan.
mohon doa kawan2 semua!
terimakasih…

Selamat Idhul Fitri 1429 H

Dia selalu membuka pintu taubat dengan menganugerahkan Ramadhan, Lalilatulqadar, dan Idhul Fitri.

Dengan kerendahan hati, mohon buka pintu maaf untuk kami.

Selamat hari raya Idhul Fitri.

Mohon maaf lahir batin.

Hormat kami

agus Nggermanto & segenap keluarga besar APIQ.

Mau Mudik? Download dulu Peta Mudik 2008

Sebentar lagi akan tiba musik mudik. Beberapa mahasiswa dekat rumah malah sudah pada mudik. Mau lewat jalur utara atau jalur selatan ya mudiknya?

Cari peta dulu ah…

Untungnya ada peta mudik 2008 dan juga peta wisata 2008 online.

Saya masih ragu apakah jalur utara pantura apakah sudah bagus jalannya. Terutama jalur Pati-Juwana. Rusak sepanjang 6,2 km. Kabarnya baru 2 km yang telah diperbaiki. Kapan sisanya selesai?

Lewat jalur selatan? Nagrek sudah jadi langganan macet. Tetapi Rabu kemarin sudah resmi dibuka jalur lingkar Nagrek. Jadi Nagrek bakal lancar tahun ini. Setidaknya Nagrek tidak akan semacet tahun-tahun sebelumnya.

Jadi, kami sekeluarga akan memilih jalur selatan. Mohon doa kawan-kawan semua.

Selamat Idhul Fitri 1429 H. Mohon Maaf Lahir Bathin!

O ya, bagi yang ingin lihat peta mudik 2008 atau downloand peta mudik 2006 silakan mencobanya!

Salam…

agus Nggermanto

Akhir-Akhir Ramadhan: Berprestasi dalam Segala Situasi

Semakin terasa kondisi tubuh mulai melemah setelah berpuasa 21 hari. Tapi justru saat-saat ini adalah saat paling besar peluangnya untuk meraih lailatul qodar. Tubuh melemah, panggilan berseru untuk ibadah.

Tantangan bagi kita menemukan cara-cara kreatif beribadah yang bernilai tinggi dengan keterbatasan fisik yang makin melemah. Melemahnya fisik adalah suatu kepastian. Usia bertambah. Fisik akan melemah. Tetapi prestasi beribadah justru harus semakin megah, indah, dan berbuah.

Bertakwa adalah berprestasi. Tujuan kita berpuasa adalah agar bertakwa. Sepadan agar kita berprestasi. Mari berprestasi dalam segala situasi!

Salam hangat…

agus Nggermanto

Tradisi Baca Quran Cepat atau Lambat

Bulan ramadhan umat Islam semakin rajin membaca Alquran, tadarus. Menurut saya ini tanda-tanda yang baik. Apalagi bila bisa diteruskan sampai setelah bulan ramadhan.

Saya teringat waktu kecil di Tulungagung. Bulan ramadhan setiap musola (langgar) selalu diramaikan oleh orang-orang baca Quran, deres, tadarus. Yang menarik bagi saya adalah orang-orang tulungagung membaca Quran dengan cara yang cepat bahkan sangat cepat.

Mereka membaca Quran biasanya mulai sehabis tarawih. Hanya beberapa menit, sekitar 1 jam, mereka telah selesai membaca 3 juz. Sehingga dalam satu bulan ramadhan mereka khatam Quran sebanyak 3 kali atau lebih. Bagi saya itu adalah prestasi luar biasa. Bisa khatam sebanyak itu.

Saya pikir semakin cepat semakin baik. Semakin banyak baca Quran semakin produktif.

Dalam manajemen modern kita mengenal Lean Management yang dipelopori Toyota. Toyota bekerja dengan sangat cepat, eliminasi waste, kualitas tinggi dan produktif. Seperti kita lihat Toyota sukses di pasaran mobil kecil atau massal. Kemudian untuk mobil mewah, Toyota juga berhasil menyodok ke papan atas dengan brand Lexus.

Ketika mulai kuliah di Bandung, saya mulai berubah pikiran. Bulan ramadhan tidak biasa membaca Quran dengan cepat. Di Bandung, orang-orang membaca Quran dengan lambat – tartil. Membaca Quran sambil menikmati nadanya, meresapi maknanya.

Mengapa harus buru-buru?

Saya terbawa untuk membaca Quran dengan tartil – lambat. Memang nikmat!

Mana yang lebih benar? Membaca Quran dengan cepat atau lambat?

Saat ini saya pikir dua cara di atas sama-sama sah untuk membaca Quran. Kita boleh membaca Quran dengan cepat. Kita juga boleh membaca Quran dengan tartil. Yang tidak boleh adalah tidak pernah membaca Quran. Apalagi di bulan ramadhan!

Mari baca Quran!

O iya…baca Quran juga bikin tambah sehat.

Salam…

agus Nggermanto

Puasa Ramadhan, Agar Berprestasi

Sejak sebelum masa ramadhan para ulama sering membacakan ayat yang mewajibkan puasa ramadhan.

“Wahai orang-orang yang beriman!

Diwajibkan atas kamu sekalian berpuasa

Sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kami

AGAR KALIAN SEMUA BERTAKWA.”

Jelas tujuan puasa adalah agar kalian bertakwa.

Apa arti bertakwa?

Bertakwa adalah takut kepada Allah kata guru SD ku.

Bertakwa adalah menjalankan segala perintahNya dan menjauhi laranganNya, itu yang saya isi ketika ulangan agama selama sekolah.

Sekarang saya menambahkan pengertian bertakwa adalah berkarya, berprestasi, berguna bagi alam semesta.

Bagi saya bertakwa adalah berprestasi. Puasa agar bertakwa. Puasa agar berprestasi.

Bagaimana menurut Anda?

Salam…

agus Nggermanto

Penetapan 1 Syawal 1429, Idhul Fitri 2009: Alam Mengajak Bersatu

Perbedaan adalah rahmat.

Tetapi tidak semua orang siap menerima perbedaan sebagai rahmat. Bahkan kadang ada yang menganggap bahwa perbedaan adalah ancamam.

Dari sudut pandang pemikiran – kreativitas -, perbedaan itu benar-benar rahmat. Dengan perbedaan itulah kita mampu maju menemukan terobosan-terobosan baru.

Sedangkan dari sisi politis kewibawaan dan kekuasaan, segala sesuatunya dapat berubah. Ada pihak-pihak tertentu yang perlu menunjukkan kewibawaan dirinya. Banyak pertimbangan yang melatar-belakanginya.

Untungnya tahun ini, 1 syawal, lebaran idhul fitri akan bersamaan. Umat Islam Indonesia akan bersatu di tahun 2008/1429H. Bukan karena golongan-golongan Islam Indonesia yang telah bersatu. Tetapi karena fenomena alam sedang menyatukan mereka.

Pandangan-pandangan umat Islam terhadap penentuan 1 syawal masih berbeda-beda. Meski berbeda pandangan, ternyata hasilnya adalah sama: 1 syawal 1429 H akan bertepatan dengan 1 Oktober 2008. Tentu saja, secara resmi kita masih harus menunggu pengumuman dari pemerintah.

Alam saja megajak kita bersatu.

Mengapa kita tidak selalu bersatu?

Mari bersatu, memajukan Indonesia, memajukan umat manusia!

Maju dalam kebersamaan mau pun dalam perbedaan.

Salam,

agus Nggermanto