Arsip Kategori: Isu

Video Heboh Mirip Luna Maya Ariel Peter Pan dan Pembuktian Matematika

Video heboh semakin heboh. Melibatkan artis-artis papan atas seperti Luna Maya dan Ariel Peter Pan.

Lalu apa hubungan video heboh dengan matematika?

Karena akhir-akhir ini saya sedang membahas keterampilan membuktikan dalam matematika maka mari kita gunakan video heboh ini sebagai studi kasus.

Apakah video heboh itu benar-benar Luna Maya dan Ariel Peter Pan?

Mari kita buktikan kebenarannya atau kebohongannya.

Dalam matematika kita banyak membuktikan suatu teorema atau suatu penemuan.

Apakah p adalah bilangan rasional? Buktikan!

Bukan tugas mudah membuktikan bahwa p adalah bilangan rasional atau irasional. Tetapi kadang-kadang kita memperoleh informasi tambahan. Misal 3p adalah bilangan genap.

Selanjutnya dengan logika implikasi atau silogisme kita dapat menarik kesimpulan yang sah.

Jika 3p genap maka p adalah genap.
Jika p genap maka p adalah bilangan bulat.
Jika p adalah bilangan bulat maka p adalah bilangan rasional. (Terbukti)

Mari kembali ke permasalahan awal,

“Apakah video heboh itu asli Luna Maya dan Ariel Peter Pan?”

Bukan tugas mudah untuk membuktikannya. Tetapi Luna dan Ariel memiliki peluang besar untuk membuktikan kebohongan video tersebut. Luna dan Ariel tinggal memberi pernyataan berikut maka selesai sudah permasalahan.

“Saya adalah pemeluk agama yang taat.”

Mengapa selesai? Mari kita gunakan logika implikasi atau silogisme seperti sebelumnya.

Jika pemeluk agama yang taat maka tidak mungkin berzina.
Jika ada isu bahwa pemeluk agama yang taat berzina maka pasti tidak benar.
Jika ada video pezina yang mirip dengan pemeluk agama yang taat maka video tersebut hanya mirip. Pasti bukan pemeluk agama yang taat itu.

Jadi Luna dan Ariel mempunyai kesempatan besar untuk membuktikan kebohongan video heboh itu hanya dengan pernyataan sederhana di atas. Secara logika matematika pembuktian di atas adalah sah.

Bagaimana jika Luna atau Ariel tidak berani menyatakan bahwa diri mereka adalah pemeluk agama yang taat?

Nah… itu urusan yang semakin seru lagi!

Bagaimana menurut Anda?

Uang Segar 15 Milyard, Siapa Mau?

Bangun pagi… masih ngantuk rasanya. Mau santai dulu aja ah… sambil tiduran lagi.

Jreng…! Mengantuk langsung hilang. Mata terbuka lebar! Suply oksigen ke otak terasa berlimpah.

Mengapa?

Beritu di koran tertulis ada rencana bagi-bagi dana 15 milyard. Total dana yang disediakan lebih dari 8 trilyun.

Ayo…. siapa mau…?

Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya

Bagaimana menurut Anda?

Aku Tak Peduli

Ada beberapa hal yang aku tidak peduli. Sebagian besar hal yang aku tahu, aku sangat peduli. Satu hal yang aku tidak peduli adalah gosip.

Mengapa harus peduli gosip?

Tetapi akhirnya ada juga gosip yang masuk pikiranku. Gosip terakhir gonjang-ganjing rumah tangga Anang Krisdayanti mengusikku. Aku pikir Anang adalah lelaki matang, kaya, dan baik. Krisdayanti juga seorang Diva. Jadi, mengapa prahara mesti menghantam rumah tangga mereka? Semoga mereka berhasil mengambil langkah terbaik.

Kedua, Dhani Maia. Mungkin karena aku sering menikmati musik Dewa maka aku jadi peduli dengan gosip rumah tangga Dhani Maia. Bagaimana pun saya melihat Dhani juga laki-laki istimewa. Tetapi prahara rumah tangga juga menghantam mereka. Semoga mereka juga berhasil mengambil langkah terbaik.

Ketiga, poligaminya Aa Gym. Tentu aku jadi peduli dengan gosip yang ini. Aa Gym adalah tetanggaku sekaligus ulama panutan. Banyak orang sudah tahu bagaimana akhir dari gosip ini.

Saya hanya ingin membuat catatan dari gosip-gosip itu untuk diriku sendiri. Ketika seseorang merasa dirinya sudah tidak memerlukan yang lain, merasa cukup dengan dirinya maka masalah mudah muncul.

Ketika seorang istri merasa sudah tidak memerlukan suaminya maka masalah mudah muncul. Begitu pula sebaliknya, bila seorang suami merasa tidak perlu lagi istrinya maka masalah mudah meledak.

Bagaimana bila seorang hamba merasa tidak perlu lagi Tuhan?

Cerdasnya Aa Gym Gabung DBS: Dilema MLM, Money Game, Arisan Berantai, atau CRP

Saya tahu Agym memang cerdas. Di sela-sela kesibukannya yang padat saat itu, ia menyempatkan belajar matematika dengan saya. Tetapi, tentu sangat sulit mencari waktu luang bagi Agym untuk belajar matematika dengan saya.

Bagi saya, sikap Agym yang mau belajar itu menunjukkan bahwa dirinya adalah orang yang memiliki pemikiran terbuka – mau belajar dari siapa pun, termasuk belajar kepada saya yang baru saja menyelesaikan studi di ITB.

Mengapa Agym berminat belajar matematika kepada saya?

Tentu Agym memiliki alasan yang kuat. Saat itu, saya bersama-sama dengan beberapa tim dari DT (Daarut Tauhiid) menyusun sebuah Training Quantum. Salah satu materi itu adalah matematika kreatif quantum. Program Quantum ini ternyata sukses di DT.

Banyak santri DT dan jamaah DT yang memperoleh manfaat dengan belajar matematika kreatif Quantum. Tampaknya berita ini sampai kepada Agym. Itulah salah satu yang membuat Agym berminat belajar matematika kreatif Quantum.

Masalah waktu belajar, Agym sendiri yang berhasil menemukan solusinya. Agym mengusulkan belajar sehabis sholat subuh. Habis subuh, biasanya tidak banyak tamu. Tapi kami tidak bisa langsung belajar matematika setelah sholat subuh karena Agym harus siaran radio dulu dari jam 5 subuh sampai mendekati jam 6. Setelah siaran radio itulah kami belajar bersama tentang matematika kreatif.

Saat itu saya memang bekerja sebagai guru matematika – saat ini juga sih masih tetap guru matematika.

Dari proses belajar dan mengajar Agym saya tahu Agym adalah orang yang cerdas. Ia cepat menangkap maksud dari suatu persoalan. Ia sering melontarkan beberapa pertanyaan dengan kritis.

Proses belajar sehabis subuh itu berlangsung beberapa kali. Tentu Agym telah memperoleh banyak kemajuan.

Beberapa waktu kemudian, Agym semakin populer dengan mengisi acara di TV. Belajar matematika sehabis subuh tidak dapat dilanjutkan lagi.

Beberapa tahun kemudian…(kira-kira 7 tahun berlalu)
DT semakin melejit…lalu kita tahu ada isu poligami…kita tahu akhir dari cerita itu.

Beberapa bulan lalu, Agym bergabung dengan DBS (Duta Business School). Tentu ini mengagetkan bagi saya. Apa saja pertimbangan Agym bergabung dengan DBS?

Tentu saya kaget karena DBS sedang penuh pro-kontra seputar bisnis MLM, money game, arisan berantai, CRP, bisnis haram atau lainnya.

Saya tahu, Agym sebagai orang yang cerdas dan kapasistasnya sebagai panutan banyak orang, pasti punya pertimbangan khusus. Berikut ini adalah pernyataan Agym yang dimuat resmi pada situs DBS:
….

Semoga Usaha Kita ini Penuh Berkah…

Untk mnjadi bagian dari DBS ini memerlukan perjalan yg panjang dan berliku… diawali dengan keingintahuan ttg status DBS dlm pandangan hukum islam, sesudah mendengar langsung dari pimpinan DBS, lalu membaca fatwa MUI kodya Bdg, diskusi bersama Prof.DR.KH.Miftah Faridl ketua MUI Bdg, dilanjutkan diskusi bersama DR.Syafii Antonio yg kita kenal sbg pakar ekonomi syariah, maka diputuskan bergabung.

Dgn niat sbg upaya mmbantu mmbuka lapangan kerja bg masyarakt luas dlm situasi ekonomi yg sdng sulit, mmbantu membina agr member smkin mningkat keimanannya dan bersinergi utk mmberdayakn dhuafa dg zakat infak shodaqoh. Bagi siapapun yg akn brgabung, silakan luruskan niat, dan jalani dg sungguh2 dijalan Allah SWT dan bila sdh dititipi rizki berbagilah dengan sesama. Terimakasih. -Abdullah Gymnastiar DBS1302960-

….

Mari berasumsi bahwa Agym jujur dengan pernyataan di atas. Saya berharap Agym memang jujur dalam hal ini. Saya sendiri lebih percaya bahwa Agym memang jujur.

Pernyataan Agym di atas bagaikan pedang. Pedang dapat kita gunakan untuk memotong kayu sebagai alat bantu manusia. Tetapi pedang juga bisa dipakai orang untuk melawan kemanusiaan.

Pertama, pernyataan Agym di atas langsung dimanfaatkan oleh DBS untuk menggenjot pemasaran DBS. Tentu ini adalah langkah yang sah bagi DBS.

Pertanyaannya adalah apakah DBS merupakan bisnis yang bermanfaat bagi kemaslahatan ummat? Jika demikian, kita harus mendukung DBS dan mendukung Agym – tentu bagi yang bersedia saja.

Tetapi jika DBS ternyata adalah money game atau jenis bisnis yang curang maka kita, sebagai masyarakat, harus saling bahu-membahu menyelamatkan bangsa dari jurang kehancuran tersebut.

Bagaimana pun, menurut saya, DBS adalah aset nasional. Hanya dalam waktu kurang dari 2 tahun, DBS telah berhasil mengumpulkan member (anggota) lebih dari 2 juta. Menakjubkan…!

Jadi seandainya DBS salah, misal ternyata DBS adalah money game, maka menurut saya DBS tidak perlu dihancurkan. Tetapi DBS perlu mendapatkan pembinaan dari masyarakat – atau negara. DBS masih muda. Masih banyak peluang untuk sukses sebagai aset bangsa. Semoga!

Mari kembali kepada kecerdasan Agym. Menurut saya, Agym sangat cerdas melontarkan pernyataanya.

“…lalu membaca fatwa MUI kodya Bdg, diskusi bersama Prof.DR.KH.Miftah Faridl ketua MUI Bdg, dilanjutkan diskusi bersama DR.Syafii Antonio yg kita kenal sbg pakar ekonomi syariah, maka diputuskan bergabung. “

Seakan-akan pernyataan Agym di atas menunjukkan:
1. fatwa MUI mendukung DBS
2. KH Miftah Faridl mendukung Agym gabung DBS
3. DR Syafii Antonio mensahkan DBS secara syariah
4. diputuskan bergabung; semua pihak memutuskan agar Agym gabung DBS.

Tetapi semua hal di atas hanyalah seakan-akan. Dengan cara yang sama seseorang juga dapat menyimpulkan dari pernyataan di atas (seakan-akan):

1. Agym membaca fatwa MUI dan tidak ada dukungan MUI terhadap DBS.
2. Agym berkonsultasi dengan Miftah Faridl dan Miftah Faridl melarang Agym gabung DBS.
3. Agym berdiskusi dengan DR Syafii Antonio dan DR Syafii melarang Agym gabung DBS.
4. diputuskan bergabung DBS, atas inisiatif pribadi Agym saja.

Dua macam kesimpulan yang saling bertentangan di atas sama kuatnya. Mana yang benar? Tentu Agym yang lebih tahu.

Dalam hal ini Agym mungkin saja tidak bohong, dia orang yang jujur. Dia hanya belum mengungkapkan fakta secara lengkap. Bila kemudian hari, Agym memberi pernyataan yang lebih lengkap, menurut saya itu lebih baik bagi kebaikan kita semua.

Mari kita bersatu, saling tolong-menolong dalam kebenaran…!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…

Prita Mulyasari vs RS Omni: Dibebaskan dari Seluruh Tuntutan

Hampir semua rakyat, semua media massa, semua pihak meminta Prita Mulyasari dibebaskan dari segala tuntutan.

Bagi Bu Prita sendiri, ini adalah fase perjuangan yang menuntut banyak pengorbanan. Bagaimana pun pengorbanan Bu Prita tidak sia-sia. Ini adalah pengorbanan seorang Bu Prita untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa di tanah air.

Para blogger, para netter, dan semua orang yang peduli dengan Indonesia mendukung perjuangan Bu Prita untuk memperoleh keadilan dan kebebasan.

Demi Indonesia yang lebih baik…

“Bu Prita bebas dari segala tuntutan!” kami yakin itu.
Perjuangan belum berakhir… memang tidak pernah berakhir!

Mari bersatu memperbaiki Indonesia!

Bagaimana menurut Anda?

Indonesia Tercinta, Jangan Kau Terpuruk lagi! Arisan Berantai, Money Game, MLM

Beberapa bulan yang lalu saya memperoleh penawaran,

“Mas gabung DBS yuk…”
“Apa itu DBS?” saya balik tanya.
“Duta Business School, bisnis MLM pulsa elektrik.”
“Maksud bagaimana?”

Lalu teman saya menjelaskan MLM DBS tersebut. Seperti sebelum-sebelumnya saya belum berminat dengan MLM konvensional seperti itu. Saya berminat dengan MLM revolusioner – apakah gerangan?

Beberapa hari lalu saya kedatangan lagi teman yang membawa DBS. Dia menjelaskan tentang cara kerja DBS.

“Bagaimana dengan money game?” saya bertanya.
“DBS memang money game!” ia menegaskan.

Saya terhenyak. Lebih kaget lagi dengan kabar berikutnya.

“Setelah Agym gabung DBS, member melonjak pesat!”

Saya pikir, saya harus hati-hati.
Apakah DBS memang money game?
Apakah DBS adalah MLM?
Apakah DBS bisnis seperti layaknya bisnis yang lain?

Saya coba cari informsasi di Internet. Terjadi banyak pro – kontra terhadap DBS.

Tentu yang paling pro adalah situs resmi DBS yang banyak memberi motivasi dan harapan-harapan cemerlang.

Sedangkan ada yang kontra yang menyebutkan banyaknya kekecewaan dan penyesalan orang bergabung dengan DBS. Mereka juga menuding bahwa DBS adalah money game.

Beberapa hari lalu saya menerima sms dari orang yang tidak saya kenal,

“Perkenalkan saya xyz, Mari bergabung bisnis bersama DBS. Tanpa menjual pulsa. Dijamin sukses!”
“Hati-hati DBS adalah money game!” saya hanya menggertak. Saya berharap akan dapat jawaban yang gamblang dari member resmi DBS.
“DBS bukan money game. Karena DBS menjual pulsa. Agym saja sudah gabung.”
“Tolong ingatkan Agym agar hati-hati. Masih banyak cara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.”

Member DBS itu tidak menjawab lagi sms terakhir sama. Mungkin dia sudah tahu bahwa saya bukan prospek yang menarik.

“Oh…Indonesiaku tercinta… Jangalah terpuruk lagi!”

Bagaimana menurut Anda?

Pemilu Telah Tiba

Pemilu telah tiba
Pemilu telah tiba

Hatiku gembira

Hilangkan keluh kesahmu
Sambutlah masa depanmu
Majukan kehidupan bangsamu

Mari…belajar APIQ…

Hasil Pilwalkot Bandung: Dada Bersaing dengan Golput

Dada menang telak di beberapa tempat pemungutan suara. Trendi dengan ragu-ragu menguntit di belakangnya. Sedangkan Hadi, tampaknya, sudah tidak berdaya lagi.

Belum ada keputusan final hari ini. Tetapi quick count sudah memberikan hasil. Kita tahu quick count bukanlah prediksi. Tetapi quick count adalah hitung cepat yang dapat dipertanggungjawabkan secara matematis.

Jadi, hasil quick count sudah pasti benar bila prosedur perhitungannya mengikuti standar yang telah ditetapkan.

Hasil quick count LSI, yang diplubikasikan oleh PR menunjukkan:

Dada Rosada, SH, M.si dan Ayi Vivananda, SH:  64,37%

Drs. Dr. H. Taufikurahman dan H. Abu Syauqi: 26,07%

Drs. H.E. Hudaya Prawira, dan Nahadi, S.Pd.,M. Pd., M. Si. : 9,56%

Dada sudah hampir pasti menang lawan 2 pasangan itu.

Tapi mampukah Dada mengalahkan Golput?

Dada Eleh, Trendi Kalah, Hadi Keok!

Pilwalkot Bandung telah usai. Hasilnya?

Tiga pasangan calon kalh lagi semuanya.

Dari TPS dekat rumah saya,

251 pemilih:

Dada: 109

Trendi: 15

Hadi: 11

Golput: 114

Tidak sah:…

Golput menang lagi, lagi-lagi menang!

KARSA DAN KAJI MENANG PILKADA JATIM

Wah, aku ra iso melu nyoblos neng tulungagung jatim. soale lagek neng bandung jabar.

selamat ya…
atas kemenangan KARSA, 25,51% dan KAJI 25,36%.

Tapi yang menang sebenarnya adalah golput, 40
%. sdgkan KARSA dan KAJI cuma 15 persenan.