Archive Bulanan: Desember 2011

Pesta Inovasi Tahun Baru 2012 bersama Pangeran Aritmetika

Di awal tahun baru 2012 ini Pangeran Aritmetika akan hadir memeriahkan inovasi matematika kreatif yang mencerdaskan anak Anda. Dengan semangat dan gembira anak Anda akan berpetualang dengan asyiknya game pangeran aritmetika. Bonusnya, anak Anda menjadi jago matematika berhitung cepat aritmetika. Lebih dari itu Anda menjadi jago strategi berpikir.

Tahun 2012 Pangeran Aritmetika hadir dengan inovasi-inovasi terbaru yang mencerdaskan anak Anda. Secara lengkap anak Anda mahir berhitung cepat aritmetika penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Bahkan kini Pangeran Aritmetika dapat kita mainkan bersama anak kita yang masih usia TK. Karena Pangeran Aritmetika sekarang sudah berkolaborasi dengan super marble, kubus millennium, onde millennium dan lain-lain. Sedangkan untuk anak kita yang usia SD, SMP, atau SMA tentu saja Pangeran Aritmetika semakin seru.

Silakan menikmati serunya game Pangeran Aritmetika dalam forum APIQ:

Training APIQ Quantum

Hari: Sabtu
Tanggal: 21 Januari 2012
Waktu: 08.30 – 18.00 wib
Tempat: Jakarta

Atau…

SMASH Kecil2 Jago Matematika

Hari: Sabtu
Tanggal: 14 Januari 2012
Waktu: 07.00 wib
Tempat: Bandung, Pusdai, Jalan Diponegoro 63

info: quantumyes@yahoo.com

Mari kita awali tahun baru 2012 dengan kreasi yang mencerdaskan anak bangsa. Semakin semangat semakin sukses bersama APIQ matematika kreatif.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APIQ

Menambah Dimensi Menambah Kecerdasan Anak Anda

Hanya menambahkan permainan dalam matematika maka Anda sudah berhasil menambah kecerdasan anak Anda. Bahkan bukan hanya menambah kecerdasan, Anda telah berhasil melipat gandakan kecerdasan anak Anda.

Permainan atau game matematika adalah dimensi baru dalam belajar matematika. Tidak mudah orang memahami bahwa anak-anak akan belajar cepat matematika melalui permainan. Tetapi siswa-siswa kita memang mampu belajar cepat dengan media game matematika. Dunia anak-anak adalah dunia bermain.

“Paman APIQ berjalan 10 meter ke selatan lalu 10 meter ke timur lalu 10 meter ke utara. Bagaimana mungkin Paman APIQ sudah kembali ke titik berangkat semula?”

Dengan pemikiran umum, mestinya Paman APIQ masih berjarak 10 meter dari titik berangkat semula. Paman APIQ perlu melangkah 10 meter ke barat agar kembali ke titik mula.

Tetapi memang Paman APIQ sudah kembali ke titik mula dengan gerakan 10 meter ke selatan, 10 meter ke timur, dan 10 meter ke utara.

Karena titik mula Paman APIQ adalah kutub utara.

Banyak orang masih sulit memahami kejadian Paman APIQ di atas. Tambahkan dimensi kelengkungan bumi maka kita akan dapat memahami dengan lebih baik.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APIQ

Pangeran Aritmetika Hadir Ikut Mencerdaskan Anak Anda

Paman APIQ kembali mengundang Sang Pangeran Aritmetika untuk bersama-sama berpetualang mencerdaskan anak-anak kita. Pangeran Aritmetika adalah game matematika yang asyik untuk belajar matematika yang kreatif.

Pastikan Anda dan anak Anda menikmati permainan pangeran artimetika yang heboh sekaligus mencerdaskan pikiran kita.

Silakan bergabung dalam training APIQ:

Hari: Sabtu
Tanggal: 21 Januari 2012
Waktu: 08.30 – 18.00 wib
Tempat: Jakarta

Info: quantumyes@yahoo.com

Dasar dari pangeran aritmetika adalah berhitung cepat penjumlahan dan strategi berpikir tahap demi tahap. Tetapi Paman APIQ telah mengembangkan menjadi operasi pengurangan dan strategi berpikir dengan Pangeran 357. Sedangkan untuk menguasai perkalian maka Paman APIQ telah mengembangkan Pangeran Power Aritmetika.

“Pemain memilih bilangan 2 atau 4 atau 8 bergantian. Mereka saling mengalikan. Yang berhasil meraih hasil kali lebih dari 2000 adalah pemenangnya.”

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APIQ

SMASH Kecil2 Jago Pangeran Matematika

Paman APIQ terus berinovasi untuk menyajikan matematika lebih asyik dan kreatif. Anda dan anak Anda dapat menikmati matematika kreatif sekaligus bersiaplah menjadi jago matematika. Silakan menikmati langsung asyiknya belajar matematika dalam:

SMASH Kecil2 Jago Matematika

Hari: Sabtu
Tanggal: 14 Januari 2012
Waktu: 07.00 wib
Tempat: Bandung, Pusdai, Jl Diponegoro 63

Info: quantumyes@yahoo.com

Dalam seminar matematika ashik SMASH Paman APIQ akan berbagi cara asyik menjadi jago matematika. Siapa pun Anda, Anda berhak menjadi jago matematika. Bila Anda tidak jadi jago matematika maka ada yang salah. Dengan cara APIQ Anda akan segera menjadi jago matematika. Bersiaplah!

Salah satu inovasi terbaru dari Paman APIQ adalah game pangeran aritmetika. Tentu beberapa teman kita sudah pernah menikmati asyiknya game pangeran aritmetika. Hanya saja saat ini Paman APIQ telah mengembangkan pangeran aritmetika menjadi lebih hebat lagi.

Misalnya, Anda akan merasakan asyiknya bermain matematika dengan Superjari Math (super jarimatika) yang menjadikan Anda sebagai jago matematika. Pangeran aritmetika 357 menjadikan anak Anda lebih jago strategi matematika dan berhitung cepat pengurangan dan penjumlahan.

Pangeran aritmetika prima lebih hebat lagi menjadikan anak Anda berhitung cepat perkalian dan pembagian. Tentu saja semua game kita jalankan dengan riang gembira dan penuh rasa penasaran.

Selamat bergabung dalam SMASH Kecil2 Jago Matematika di Bandung.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APIQ

Mencerdaskan Anak dengan Berpikir Matematika Kalkulus – Limit

Matematika memiliki beragam cara untuk mencerdaskan anak Anda. Ketika banyak anak terbebani oleh matematika, dengan cara yang kreatif, anak Anda justru menjadi lebih cerdas dengan berpikir matematika.

Berikut ini catatan Paman APIQ untuk membuat anak Anda dan Anda lebih cerdas dengan memanfaatkan cara berpikir limit dalam kalkulus.

1. Langsung masukkan nilai x jika memungkinkan (substitusi kan)

Tentukan limit x ==> 3 dari

(x – 1)3/(x – 2) = …

Jawab:

(3 – 1)3/(3 – 2) = 8 (Selesai).

2. Manfaatkan hubungan konsep 0 dan tak hingga dalam limit.

1/0 = tak hingga

1/tak hingga = 0

0/0 = tak tentu

3. Tampilkan trigonometri lebih sederhana.

Untuk x ==> 0

(Sin x)/ x = 1

maka

(Sin x) = x

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
angger| agus Nggermanto | Pendiri APIQ

Memahami Pembagian oleh Nol atau Tak Hingga

Tulisan Paman APIQ sebelumnya yang membahas deret tak hingga menjadi dasar penting untuk kesimpulan kita selanjutnya.

Berapakah 3/0 = ?

Kita dapat memahami dengan baik menggunakan limit. Jika tanpa limit kita sudah memastikan bahwa pembagian oleh 0 adalah tidak didefinisikan.

Baik, mari kita gunakan hasil sebelumnya. Bola jatuh dengan pantulan r menempuh jarak S,

S = a/(1 – r)

Sedangkan kita sudah tahu sebelumnya bahwa jumlah dari deret geometri adalah,

S = a(1 – r^n)/(1 – r)

Membandingkan dua persamaan di atas memberi hasil yang menari.

a/(1 – r) = a(1 – r^n)/(1 – r)

1 = 1 – r^n

r^n = 0 (Kesimpulan penting).

Karena |r| < 1 maka

1/x = 0

dengan x adalah bilangan yang besar.

x = tak hingga

Jadi kita dapat menuliskannya dengan aljabar biasa – tetap konsisten dengan teori limit,

1/x = 0

1/0 = x

x = tak hingga

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APIQ

Melatih Berpikir Anak dengan Bukti Matematika

Seberapa pentingkah bukti matematika?

Beberapa ahli meyakini bahwa bukti matematika sangat penting. Paman APIQ juga setuju bahwa bukti matematika sangat penting. Bahkan anak kita dapat berlatih banyak dengan bukti matematika. Anak kita yang terbiasa dengan pembuktian matematika maka mereka telah terbiasa berpikir secara sistematis. Ini menjadi salah satu keunggulan anak kita.

Paman APIQ sendiri terus mengembangkan beragam bukti matematika yang membantu anak kita menjadi lebih matang dalam berpikir. Kali ini Paman APIQ akan berbagi cara membuktikan bahwa jumlah deret tak hingga

S = a/(1 –r)

Tentu kita sudah terbiasa dengan pembuktian yang meminjam teori limit. Tetapi Paman API Q akan mengajak kita membuktikan rumus di atas secara praktis dan intuitif. Pasti anak kita lebih suka dan mudah paham.

“Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian t dan memantul dengan tinggi p dari tinggi semula sampai akhrinya bola berhenti di atas lantai.”

Perhatikan contoh kasus bola dijatuhkan akan kita gunakan untuk membuktikan jumlah deret geometri. Kita tidak sedang mencari panjang lintasan bola dari dijatuhkan sampai berhenti di lantai. Tetapi kita akan menghitung panjang gerak jatuh dari puncak pertama sampai puncak terakhir ketikan bola berhenti di atas lantai.

Deret puncak bola setelah memantul, tinggi maksimum bola, adalah…

t + tp + tpp + tppp + …. … … (1)

Gerak maju dari bola adalah selisih dari masing-masing puncak di atas,

(t – tp) + (tp – tpp) + (tpp – tppp) + …

t (1 – p) + tp(1 – p) + tpp(1 – p) + … … … (2)

Kita tahu jumlah dari deret di atas adalah = t yaitu tinggi bola semula.

t(1 – p) + tp(1 – p) + tpp(1 – p) … … … = t (3)

t (1 – p) (1 + p + pp + …) = t (4)

(1 – p)(1 + p + pp + …) = 1

1 + p + pp + … = 1/(1 – p) (5)

Sekarang sudah lengkap. Mari kita substitusi dengan simbol yang sudah akrab.

t = S
t(1 – p) = a
p = r

Maka deret (3) dapat kita nyatakan,

t(1 – p) + tp(1 – p) + tpp(1 – p) … … … = t (3)

a + ar + arr + … … … = S (6)

Dan deret (4) dan persamaan (5)

t (1 – p) (1 + p + pp + …) = t (4)

a (1/(1 – r)) = S

S = a/(1 – r) (7) [Terbukti]

Contoh:
“Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian t = 4 meter dan memantul p = ½ dari tinggi semula. Buktikan bahwa gerak maju dari puncak ke puncak adalah = 4.”

Jawab:

Deret puncak,

4 + 2 + 1 + ½ + ¼ + …

Deret selisih puncak,

2 + 1 + ½ + ¼ + … … ….=

2/(1 – ½) = 4 (Selesai).

Contoh:

“Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian t = 12 meter dan memantul p = 2/3 dari tinggi semula. Buktikan bahwa gerak maju dari puncak ke puncak adalah = 12 meter.”

Jawab:

Deret puncak,

12 + 8 + 16/3 + 32/9 + … … …

Deret selisih puncak,

4 + 8/3 +16/9 + … … ….=

4/(1 – 2/3) =

4/(1/3) = 12 (Selesai).

Catatan penting dari contoh di atas adalah kita berhasil membuktikan

S = a/(1 – r)

dengan contoh nyata yaitu bola yang dijatuhkan dari ketinggian tertentu t dan memantul dengan koefisien pantul p. Dengan bukti di atas kita tidak harus meminjam teori limit pun tidak harus meminjam jumlah deret geometri umum. Memang keuntungan dari bola jatuh di lantai adalah kita yakin bahwa lintasannya adalah konvergen. Koefisien pantul pun kita yakin pasti bilangan positif kurang dari 1.

Bagaimana jika nilai rasio r adalah negatif?

Dengan sedikit aljabar kita dapat menyelesaikannya dengan baik.

Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APIQ

Melatih Berpikir Anak dengan Bukti Matematika

Seberapa pentingkah bukti matematika?

Beberapa ahli meyakini bahwa bukti matematika sangat penting. Paman APIQ juga setuju bahwa bukti matematika sangat penting. Bahkan anak kita dapat berlatih banyak dengan bukti matematika. Anak kita yang terbiasa dengan pembuktian matematika maka mereka telah terbiasa berpikir secara sistematis. Ini menjadi salah satu keunggulan anak kita.

Paman APIQ sendiri terus mengembangkan beragam bukti matematika yang membantu anak kita menjadi lebih matang dalam berpikir. Kali ini Paman APIQ akan berbagi cara membuktikan bahwa jumlah deret tak hingga

S = a/(1 –r)

Tentu kita sudah terbiasa dengan pembuktian yang meminjam teori limit. Tetapi Paman API Q akan mengajak kita membuktikan rumus di atas secara praktis dan intuitif. Pasti anak kita lebih suka dan mudah paham.

“Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian t dan memantul dengan tinggi p dari tinggi semula sampai akhrinya bola berhenti di atas lantai.”

Perhatikan contoh kasus bola dijatuhkan akan kita gunakan untuk membuktikan jumlah deret geometri. Kita tidak sedang mencari panjang lintasan bola dari dijatuhkan sampai berhenti di lantai.

Tetapi kita akan menghitung panjang gerak jatuh dari puncak pertama sampai puncak terakhir ketikan bola berhenti di atas lantai.

Deret puncak bola setelah memantul, tinggi maksimum bola, adalah…

t + tp + tpp + tppp + …. … … (1)

Gerak maju dari bola adalah selisih dari masing-masing puncak di atas,

(t – tp) + (tp – tpp) + (tpp – tppp) + …

t (1 – p) + tp(1 – p) + tpp(1 – p) + … … … (2)

Kita tahu jumlah dari deret di atas adalah = t yaitu tinggi bola semula.

t(1 – p) + tp(1 – p) + tpp(1 – p) … … … = t (3)

t (1 – p) (1 + p + pp + …) = t (4)

(1 – p)(1 + p + pp + …) = 1

1 + p + pp + … = 1/(1 – p) (5)

Sekarang sudah lengkap. Mari kita substitusi dengan simbol yang sudah akrab.

t = S
t(1 – p) = a
p = r

Maka deret (3) dapat kita nyatakan,

t(1 – p) + tp(1 – p) + tpp(1 – p) … … … = t (3)

a + ar + arr + … … … = S (6)

Dan deret (4) dan persamaan (5)

t (1 – p) (1 + p + pp + …) = t (4)

a (1/(1 – r)) = S

S = a/(1 – r) (7) [Terbukti]

Contoh:

“Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian t = 4 meter dan memantul p = ½ dari tinggi semula. Buktikan bahwa gerak maju dari puncak ke puncak adalah = 4.”

Jawab:

Deret puncak,

4 + 2 + 1 + ½ + ¼ + …

Deret selisih puncak,

2 + 1 + ½ + ¼ + … … ….=

2/(1 – ½) = 4 (Selesai).

Contoh:

“Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian t = 12 meter dan memantul p = 2/3 dari tinggi semula. Buktikan bahwa gerak maju dari puncak ke puncak adalah = 12 meter.”

Jawab:

Deret puncak,

12 + 8 + 16/3 + 32/9 + … … …

Deret selisih puncak,

4 + 8/3 +16/9 + … … ….=

4/(1 – 2/3) =

4/(1/3) = 12 (Selesai).

Catatan penting dari contoh di atas adalah kita berhasil membuktikan

S = a/(1 – r)

dengan contoh nyata yaitu bola yang dijatuhkan dari ketinggian tertentu t dan memantul dengan koefisien pantul p. Dengan bukti di atas kita tidak harus meminjam teori limit pun tidak harus meminjam jumlah deret geometri umum. Memang keuntungan dari bola jatuh di lantai adalah kita yakin bahwa lintasannya adalah konvergen. Koefisien pantul pun kita yakin pasti bilangan positif kurang dari 1.

Bagaimana jika nilai rasio r adalah negatif?

Dengan sedikit aljabar kita dapat menyelesaikannya dengan baik.

Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APIQ

Bahagianya Anak Anda Memiliki Kekuatan Superjari Math

Algeometi penasaran bermain Superjari Math atau Superjari Matika. Hanya dengan permainan sederhana ini anak Anda memiliki kemampuan super dalam matematika. Bayangkan betapa bahagianya anak Anda menjadi jago matematika. Rasakan dalam diri Anda betapa bangganya memiliki anak yang jago matematika. Sebagai orang tua, Anda telah berhasil memberikan pendidikan yang berguna bagi anak Anda.

Superjari Math atau Super jarimatika awalnya merupakan inovasi asyik matematika dari keluarga besar APIQ. Bentuk inovasi kreatif paling awal adalah permainan Pangeran Aritmetika yang langsung mendapat sambutan hangat dari anak-anak kita. Dengan bermain pangeran aritmetika maka anak kita menjadi jago berhitung cepat dengan konsep mahir.

Paman APIQ selanjutnya berinovasi dengan mencetuskan ide game Pangeran Kong. Sebuah inovasi yang tidak wajar dalam matematika. Tetapi pangeran Kong menunjukkan betapa hebatnya suatu permainan matematika. Anak-anak tidak hanya belajar matematika biasa. Dengan pangeran Kong anak Anda mampu berhitung cepat dan mengembangkan strategi kerja sama tim.

Beberapa hari lalu Paman APIQ kembali berinovasi merumuskan pangeran aritmetika dikombinasikan dengan super marble atau kubus millennium. Hasilnya, anak Anda dapat menjadi jago matematika sejak usia dini. Sejak usia TK anak Anda sudah dapat bermain matematika yang asyik dengan Pangeran Marble atau Pangeran Kubus. Pangeran marble ini sangat menarik Anda mainkan dengan anak-anak karena kita memanfaatkan alat fisik berupa kubus atau kelereng. Silakan memainkannya bersama keluarga. Bonusnya anak Anda menjadi jago matematika.

Inovasi paling baru dari Paman APIQ adalah Superjari Math atau Super Jarimatika. Superjari Math menjadikan anak Anda jago matematika baik yang usia TK, SD, SMP, mau pun SMA. Sesuai namanya, Superjari Math, memanfaatkan jari-jari Anda untuk menjadi jago matematika. Permainannya sangat seru, asyik, dan melatih strategi anak kita.

Apakah mirip dengan jarimatika? Ada miripnya. Tapi banyak bedanya. Superjari Math adalah versi super dari permainan matematika kreatif.

Bentuk sederhana dari Superjari Math adalah memanfaatkan 10 jari Anda. Hanya diperbolehkan mengambil satu atau dua jari bergiliran. Siapa yang kebagian jari terakhir adalah kalah. Anak Anda akan dengan cepat menyusun strategi. Anak Anda dengan segera menjadi jago berhitung cepat. Anak Anda dengan penuh penasaran akan mencoba berbagai macam cara. Anak Anda siap menjadi jago matematika.

Anda juga dapat menikmati kehebatan Superjari Math dalam forum SMASH dan Training APIQ.

SMASH Kecil2 Jago Matematika

Hari: Sabtu
Tanggal: 14 Januari 2012
Waktu: 07.00 wib
Tempat: Pusdai Bandung, Jalan Diponegoro 63

Training APIQ
Hari: Sabtu
Tanggal: 21 Januari 2012
Waktu: 08.30 – 18.00
Tempat: Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APIQ

Asyiknya Bermain Matematika bersama SMASH

Ayo bermain matematika yang asyik bersama SMASH.

Kali ini Paman APIQ bersama SMASH menagajak kita berpetualang matematika yang sangat asyik.

1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1.234 x 8 + 4 = … ….

Benar sekali tebakan kalian.

Jawabannya adalah… 9876.

Bagaimana dengan,

123.456.789 x 8 + 9 = … …. …

Silakan mencoba dulu dengan asyik dari Paman APIQ berikut ini.

12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = … …. …

Belajar matematika begitu cepat begitu asyik bersama APIQ.

Silakan bergabung bersama:

SMASH: Kecil2 Jago Matematika

Hari: Sabtu
Tanggal: 14 Januari 2012
Waktu: 07.00 wib
Tempat: Pusdai Bandung, Jalan Diponegoro 63

Investasi: Rp 75 ribu

Info: quantumyes@yahoo.com

Nikmati asyiknya belajar matematika bersama SMASH: Seminar Matematika ASHiii….k!

Salam hangat…
angger | agus Nggermanto | Pendiri APIQ