Archive Bulanan: Juni 2011

Pesta Inovasi Makin Dekat: 25 Juni 2011

Sebentar lagi kita akan kembali berpesta inovasi dalam training matematika kreatif APIQ Quantum.

Hari : Sabtu
Tanggal : 25 Juni 2011
Waktu : 08.30 s.d 18.00 wib
Tempat : Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah, Anjungan Lampung TMII

Investasi: FREE bagi Anda yang pernah mengikuting training APIQ sebelumnya (excluded lunch). Rp 750.000,- bagi peserta baru dan FREE mengikuti training APIQ berikutnya (excluded lunch).

Berbagai macam inovasi matematika kreatif terbaru akan kita bahas di sini. Inovasi ini menjadikan anak-anak kita lebih kreatif dan berprestasi. Bukan hanya anak didik yang makin kreatif tetapi orang tuanya juga ikut menjadi lebih kretif dan berprestasi.

Paman APIQ mencatat beberapa inovasi terbaru yang pasti seru.

1. APIQ digital yang semakin kuat dengan memanfaatkan multimedia, internet, smart tv. Suksesnya penampilan APIQ di televisi kini lebih jauh akan kita eksplorasi untuk membantu anak-anak kita lebih mudah belajar matematika yang asyik. Tentu saja anak menjadi lebih kreatif dan berprestasi.

2. Jurus 7 detik menyelesaikan soal matematika yang rumit. Berbagai soal matematika yang rumit dapat kita selesaikan dengan cepat kurang dari 7 detik dengan jurus 7 detik. Jurus 7 detik dari Paman APIQ ini membekali anak-anak kita dengan kekuatan imajinasi anak-anak yang dahsyat. Anak-anak semakin percaya diri, makin kreatif dan makin berprestasi.

3. Pola-pola lebih kreatif. Anak-anak menjadi lebih kreatif dengan mengenali pola. Kali ini Paman APIQ melangkah lebih mendalam lagi bagaimana mengenali pola tingkat tinggi untuk mengantarkan anak kita lebih kreatif dan berprestasi.

Selamat bergabung dalam training APIQ Angkatan 28 di Jakarta.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Eksperimen Menampilkan Power Point

Paman sedang eksperimen. Silakan menikmati…

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Lentur Berpikir agar Lebih Kreatif

Dalam matematika, berpikir kreatif sangat penting. Paman APIQ berkali-kali menekankan pentingnya pemikiran yang lentur dan terbuka. Bahkan Paman APIQ menyiapkan berbagai macam latihan untuk menjadikan pikiran kreatif.

Model berpikir matematika sejauh ini sering membuat anak-anak kita terjebak kepada pemikiran yang kaku.

1. Matematika harus benar.
2. Matematika harus sesuai rumus yang ada.
3. Matematika harus sesuai dengan yang diinginkan guru.

Tiga pemikiran kaku di atas sudah cukup mematikan kreativitas anak didik kita. Bagaimana caranya menghidupkan kreativitas anak-anak? Cara paling mudah adalah mengijinkan kebalikan pikiran kaku di atas.

1. Matematika boleh salah. Isaac Newton saja pernah salah.
2. Matematika boleh menghasilkan rumus yang beda. Rumus Einstein beda dengan Newton.
3. Matematika boleh beda dengan keinginan guru. Perbedaan melahirkan kreativitas.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Saksikan di TV Hari ini Penampilan Bocah-bocah Kreatif

Video Multimedia Berhitung Cepat Perkalian

Petualangan Matematika Mudah dan Menakjubkan

Mari berpetualang lagi bersama Paman APIQ dalam matematika kreatif. Cobalah menyelesaikan sedikit tantangan matematika kreatif ini. Kemudian coba pikirkan beberapa alternatif, pasti seru!

1.

(1 - \frac{1}{4})(1 - \frac{1}{9}) = ...

2.

(1 - \frac{1}{4})(1 - \frac{1}{9})(1 - \frac{1}{16}) = ...

3.

(1 - \frac{1}{4})(1 - \frac{1}{9})(1 - \frac{1}{16})(1 - \frac{1}{25}) = ...

Setelah pemanasan yang lumayan menggerahkan, Paman APIQ menyarankan kita mencoba tantangan selanjutnya.

4.

(1 - \frac{1}{4})(1 - \frac{1}{9})(1 - \frac{1}{16})... ... ...(1 - \frac{1}{100}) = ...

5.

(1 - \frac{1}{4})(1 - \frac{1}{9})(1 - \frac{1}{16})... ... ...(1 - \frac{1}{169}) = ...

6.

(1 - \frac{1}{4})(1 - \frac{1}{9})(1 - \frac{1}{16})... ... ...(1 - \frac{1}{625}) = ...

Selamat mencoba dan berpetualang…

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Matematika Memudahkan Hidup, Filsafat, dan Sains

Berbagai macam fenomena kehidupan tidak selalu mudah kita pahami. Syukurlah matematika datang memudahkan kehidupan kita.

Paman APIQ mengajak kita untuk sekedar mengingat kembali beberapa kontribusi matematika. Pertama, mari kita pertimbangkan ide filosofis dari Bapak Filosof terbesar tempo dulu: Aristoteles.

Dalam banyak kutipan, Aristoteles menyatakan bahwa

benda yang bergerak kemudian tidak ada gaya pendorong padanya maka lama-kelamaan benda tersebut akan berhenti.

Tentu saja kita dapat melihat banyak fenomena yang menguatkan pernyataan di atas. Misal kita menendang bola, maka lama-kelamaan bola akan berhenti. Keyakinan ini dipegang umat manusia sampai ribuan tahun.

Matematika datang di tangan raksasa matematika: Newton. Seperti telah kita tahu Newton memiliki rumusan gerak secara matematis.

F = m.a

F : gaya
m : massa
a : percepatan

Jika tidak ada gaya atau F = 0 maka a = 0.

Maksudnya benda bermassa m tidak akan mengalami percepatan karena tidak ada gaya. Karena itu benda yang bergerak (dengan kecepatan tetap) akan tetap bergerak selamanya meski tidak ada gaya yang mendorongnya lagi.

Rumusan Newton ini berbeda dengan rumusan Aristoteles.

Lebih lanjut hukum Newton I mengatakan,

“Benda yang diam akan tetap diam, benda yang bergerak dengan kecepatan tetap akan tetap bergerak dengan kecepatan tetap selama tidak ada gaya yang bekerja padanya.”

Seperti kita tahu hukum Newton lebih benar secara ilmiah. Penjelasan matematis F = m.a sangat mantap untuk mendukungnya. Meski F = m.a akhirnya menjadi hukum Newton II.

Bagaimana dengan bola yang kita tendang lama-kelamaan berhenti setelah tidak ada gaya yang bekerja padanya?

Hukum Newton masih lebih benar untuk menjelaskan tendangan bola.

Pertama bola bergerak karena ada gaya tendangan kaki kita. F = m.a. Percepatan a ini menyebabkan bola bergerak dengan cepat. Setelah itu tidak ada gaya tendang F lagi.

F = 0 = m.0

Karena tidak ada gaya seharusnya bola bergerak selamanya sesuai hukum Newton I. Tetapi kenyataannya bola berhenti pada akhirnya.

Memang tidak ada gaya tendang F tetapi tetap ada gaya gesek udara f yang melawan gerak bola.

f = m.a

Karena gaya gesek f ini melawan gerak maka f bernilai negatif dan mengakibatkan a juga negatif. Artinya bola akan mengalami perlambatan – seperti direm. Sampai akhirnya bola berhenti.

Jadi, dengan rumusan matematis F = m.a kita dapat dengan lebih mudah memahami berbagai macam fenomena.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Rumus Matematika SD Kelas 5: Mudah dan Cepat

Inovasi Matematika Kreatif Terbesar: 25 Juni di Jakarta

Training APIQ 25 Juni di Jakarta ini akan menjadi forum berbagi inovasi matematika kreatif terbesar. Pasalnya saat ini keluarga besar APIQ sedang eksperimen mengembangkan inovasi APIQ Digital. Dalam training nanti, APIQ Digital menjadi tema utama.

Kemajuan teknologi komputer, internet, dan tv yang begitu hebat kini dapat kita manfaatkan sebagai media belajar matematika yang kreatif. Bukan sekedar program biasa, APIQ Digital terbukti menjadikan anak-anak kita lebih kreatif dan berprestasi. Dengan APIQ Digital anak-anak menjadi percaya diri memanfaatkan teknologi canggih untuk kegiatan positif.

Selamat datang dalam training APIQ…

Hari: Sabtu
Tanggal: 25 Juni 2011
Waktu: 08.30 s.d 18.00 WIB
Tempat: Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah, Anjungan Lampung TMII.

Salam hangat…

Belajar Lebih Cepat, Mudah, dan Kreatif dengan Rumus Sang Ahli

Dalam matematika, sains, ekonomi dan lain-lain para ahli menggunakan rumus-rumus khusus untuk menyelesaikan masalah tertentu. Bahkan Paman APIQ hendak belanja permainan yang menggambarkan rumus khusus itu – kunci inggris dan kunci 12 misalnya.

Kali ini, Paman APIQ mengajak kita untuk menerapkan rumus sang ahli – rumus khusus – agar kita semakin mahir sebagaimana para ahli.

Tentu saja rumus sang ahli ini lebih cepat, lebih mudah, dan lebih kreatif.

Contoh soal:

Perbandingan uang Al : Geo adalah 3 : 5. Sedangkan perbandingan uang Geo : Meti adalah 2 : 3. Jika uang Al adalah 3.000 maka berapakah uang Meti?

Rumus Sang Ahli – kata Paman APIQ.

3 ===> 3.000 maka 5 ===> 5.000

5.000/2 = 2.500 ===> 2.500 x 3 = 7.500 (Selesai).

Jadi, uang meti adalah 7.500.

Dengan beberapa kali latihan maka kita dapat menyelesaikan rumus cepat sang ahli di atas hanya dalam mental imajinasi. Tanpa perlu alat tulis apa pun. Bahkan proses berhitungnya dapat digabung menjadi lebih cepat dan sederhana.

5.000 x 3/2 = 7.500 (Selesai).

Tentu saja kita dapat menyelesaikannya dengan cara panjang. Tetapi kita harus hati-hati. Karena semakin panjang proses maka semakin besar peluang salah hitung.

Cara paling mudah dan kreatif, menurut Paman APIQ, gunakan cara kantong ajaib aljabar. Pasti makin seru!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Tantangan Matematika Kreatif SD yang Kreatif, Mudah, dan Penasaran

Lagi-lagi Paman APIQ mengumpulkan beberapa tantangan matematika kreatif untuk tingkat SD. Bisakah Anda menyelesaikannya kurang dari 7 detik?

Kurang dari 7 detik memang waktu yang singkat. Tetapi lebih penting dari singkat adalah kita berusaha mencari solusi yang intuitif. Solusi yang rumit dan berbelit-belit tentu saja tetap sah. Hanya saja karena ada tuntutan 7 detik maka kita akan berusaha mencari yang paling sederhana dan masuk akal.

Selamat berpetualang…

1.

\sqrt{2601} + \sqrt{6084} = ... ... ...

2. Siapakah aku? Aku adalah bilangan terkecil yang bila dibagi 36 sisa 33 dan bila dibagi 48 sisa 45?

3. Perbandingan uang Al : Geo adalah 2 : 3 sedangkan perbandingan uang Geo : Meti adalah 5 : 7. Jika uang Al adalah 2 ribu maka berapakah uang Meti?

Bagaiamana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kesalahan Berhitung Cepat Sehingga Matematika Jadi Mudah

Tantangan Matematika SMP yang Kreatif, Mudah, dan Penasaran

Paman APIQ senang bermain-main dengan matematika SMP. Banyak petualangan matematika yang kreatif dan asyik untuk SMP. Dalam syuting kemarin, Paman APIQ menampilkan sulap persamaan kuadrat yang memikat.

Dengan beragam tantangan-tantangan ini matematika menjadi lebih asyik, kreatif, dan mudah.

1. Buktikan dan berikan contoh bahwa 5 + 5 = 7.

2. Untuk menyelesaikan suatu pekerjaan selama 12 hari diperlukan pekerja sebanyak 18 orang. Setelah dikerjakan 3 hari, pekerjaan dihentikan selama 6 hari. Jika kemampuan bekerja setiap orang sama dan agar pekerjaan tersebut selesai sesuai jadwal semula, maka banyak pekerja tambahan yang diperlukan adalah…

3. Tentukan suku ke-2000 dari barisan aritmetika,

3 1/2, 6, 8 1/2, … … … …

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kesalahan Berhitung Cepat Sehingga Matematika Jadi Mudah