Persoalan penting dalam membuat acara kuis televisi adalah bank soal. Hal ini dapat kita maklumi. Jumlah soal yang terbatas membuat kuis televisi kurang variasi. Tetapi jumlah soal yang banyak membuat kuis tv tak tik lak menjadi tantangan penuh variasi.
Paman APIQ telah lama mengamati kuis televisi kita. Hampir semua pertanyaan pada kuis tv selalu mengandalkan pengetahuan atau memori. Jika seseorang sudah mengetahui jawaban maka ia dapat menjawab dengan yakin. Bila seseorang tidak tahu jawabannya atau tidak ingat maka tidak ada yang dapat ia lakukan. Ia hanya dapat menjawab dengan tebakan dan doa.
Kuis televisi tak tik lak berbeda – rencanya memang tak tik lak dari APIQ akan kita kemas menjadi kuis tv. Kuis tak tik lak justru mengandalkan kemampuan nalar kita. Tentu saja pengetahuan dan memori tetap penting. Namun tidak seorang pun mengetahui jawaban dari memori belaka.
Seseorang perlu mengolah informasi dari soal untuk menjawab dengan yakin. Dalam proses ini kita memerlukan pengetahuan dan memori. Tetapi memori belaka tidak cukup.
Contoh soal babak I tak tik lak:
36 x 76 = … …
Jawab:
Menjawab menggunakan memori belaka akan cukup sulit. Memang seseorang yang pernah menjumpai soal semacam di atas beruntung karena lebih yakin untuk menjawabnya. Tetapi siapa orangnya yang ingin menghafal soal seperti di atas?
Proses nalar yang umum adalah kita menyusun cara untuk menemukan jawaban.
Cara 1:
Kalikan dengan cara bersusun biasa,
36
76x
—-
Dengan ketelitian dan latihan kita akan berhasil menemukan jawaban.
Cara 2:
Kalikan dengan jurus Bintang Sejagad dari APIQ. Cara ini lebih mudah tapi tetap menuntut keahlian.
36
76x
—–
2736
(ingat proses I X I)
Cara 3:
Gunakan cara mengenali pola dari APIQ. Soal ini memiiki pola mirip 54 x 54.
36 x 76 = 21+6 | 36 = 2736 (Selesai).
Variasi soal berikut dapat berupa:
48 x 68 = …. … …?
Karena tak tik lak memungkinkan variasi soal yang beragam maka kuis tv tak tik lak memiliki bank soal yang nyaris tidak terbatas. Maka kuis tak tik lak menjadi semakin seru lagi.
Nantikan penayangannya….!
Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)