Archive Bulanan: Maret 2011

Training APIQ Quantum di Jakarta 19 Maret 2011 Angkatan 24

Berbagai macam inovasi terbaru matematika kreatif akan kita bahas pada training APIQ angkatan 24. Ayo semua bergabung,

Hari: Sabtu
Tanggal: 19 Maret 2011
Waktu: 08.30 s.d 18.30 wib
Tempat: Jakarta

Investasi: FREE bagi Anda yang pernah mengikuti training APIQ sebelumnya (excluded lunch). Rp 750.000,- bagi peserta baru dan FREE mengikuti training APIQ berikutnya.

Permainan tak tik lak menjadi andalan inovasi terbaru dan sangat kreatif. Sementara itu kekuatan kreatif otak kanan semakin dahsyat dengan kita terapkan untuk aljabar, geometri, dan aritmetika.

Siapa pun Anda dapat memenangkan tak tik lak. Karena tak tik lak cukup besar mengandalkan keberuntungan faktor lak. Tanpa terasa anak-anak mempelajari konsep penting matematika.

Bagi Anda yang lebih menyukai strategi dapat memainkan tak tik math yang merupakan variasi cantik dari tak tik lak.

Selamat berkreasi dan berinovasi…

Bagaimana menurut Anda?

Info lengkap: quantumyes@yahoo.com

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kuis Matematika Gembira: Tak Tik Lak & Tak Tik Math

Paman APIQ ingin mempromosikan matematika sebagai petualangan yang menggembirakan. Kuis tak tik lak adalah bentuk matematika gembira. Sedangkan kuis tak tik math juga merupakan matematika gembira dengan bobot mathnya lebih besar.

Tantangan dalam kuis matematika gembira ini selalu menantang nalar dan susah-susah mudah.

Contoh soal: (waktu 60 detik)

51^2 + 68^2 = .... ... ...?

Tentu kita dapat menyelesaikan perhitungan di atas. Tetapi batasan waktu 60 detik mudah kita tangani. Cara berpikir kreatif membantu kita lebih mudah. Apalagi jika kita mengenal segitiga paling terkenal.

85^2 = 7225 (selesai).

Contoh soal: (waktu 120 detik)

Jika

3^2 + 4^2 + 5^2 + 6^2 + 8^2 + 10^2 = 250

Maka

12^2 + 16^2 + 20^2 + 24^2 + 32^2 + 40^2 = ... ... ...?

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kuis Tak Tik Lak: Paling Menantang Variasi Nalar

Persoalan penting dalam membuat acara kuis televisi adalah bank soal. Hal ini dapat kita maklumi. Jumlah soal yang terbatas membuat kuis televisi kurang variasi. Tetapi jumlah soal yang banyak membuat kuis tv tak tik lak menjadi tantangan penuh variasi.

Paman APIQ telah lama mengamati kuis televisi kita. Hampir semua pertanyaan pada kuis tv selalu mengandalkan pengetahuan atau memori. Jika seseorang sudah mengetahui jawaban maka ia dapat menjawab dengan yakin. Bila seseorang tidak tahu jawabannya atau tidak ingat maka tidak ada yang dapat ia lakukan. Ia hanya dapat menjawab dengan tebakan dan doa.

Kuis televisi tak tik lak berbeda – rencanya memang tak tik lak dari APIQ akan kita kemas menjadi kuis tv. Kuis tak tik lak justru mengandalkan kemampuan nalar kita. Tentu saja pengetahuan dan memori tetap penting. Namun tidak seorang pun mengetahui jawaban dari memori belaka.

Seseorang perlu mengolah informasi dari soal untuk menjawab dengan yakin. Dalam proses ini kita memerlukan pengetahuan dan memori. Tetapi memori belaka tidak cukup.

Contoh soal babak I tak tik lak:

36 x 76 = … …

Jawab:

Menjawab menggunakan memori belaka akan cukup sulit. Memang seseorang yang pernah menjumpai soal semacam di atas beruntung karena lebih yakin untuk menjawabnya. Tetapi siapa orangnya yang ingin menghafal soal seperti di atas?

Proses nalar yang umum adalah kita menyusun cara untuk menemukan jawaban.

Cara 1:

Kalikan dengan cara bersusun biasa,

36
76x
—-

Dengan ketelitian dan latihan kita akan berhasil menemukan jawaban.

Cara 2:

Kalikan dengan jurus Bintang Sejagad dari APIQ. Cara ini lebih mudah tapi tetap menuntut keahlian.

36
76x
—–
2736

(ingat proses I X I)

Cara 3:

Gunakan cara mengenali pola dari APIQ. Soal ini memiiki pola mirip 54 x 54.

36 x 76 = 21+6 | 36 = 2736 (Selesai).

Variasi soal berikut dapat berupa:

48 x 68 = …. … …?

Karena tak tik lak memungkinkan variasi soal yang beragam maka kuis tv tak tik lak memiliki bank soal yang nyaris tidak terbatas. Maka kuis tak tik lak menjadi semakin seru lagi.

Nantikan penayangannya….!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Hilangnya Logika

Dalam kondisi tertekan logika dapat saja hilang. Panik melumpuhkan segala kemampuan.

Ujian Nasional dapat memberi tekanan yang amat besar kepada anak-anak kita. Logika? Entah ke mana.

Tetapi tekanan justru dapat melejitkan orang-orang terlatih.

Bagaimana menurut Anda?

Eksperimen Matematika yang Menakjubkan: Luas Lingkaran = Luas Segitiga

Mencari cara yang asyik belajar matematika adalah tantangan kita semua. Paman APIQ telah membuktikan bahwa luas lingkaran = luas segitiga = 1/2 x alas x tinggi. Tetapi Paman APIQ tidak berhenti sampai pada pembuktian yang meminjam teori kalkulus itu. Paman APIQ ingin membuat permainan asyik yang dengan memainkan itu anak-anak paham bahwa luas lingkaran = luas segitiga.

Dalam Training APIQ kemarin Mas Yudhi membawa inovasi yang sangat menarik. Sebuah segitiga sama kaki dan sebuah sektor lingkaran. Segitiga memiliki ukuran alas 15 cm dan tinggi 18 cm serta ketebalan 1 satuan. Sektor lingkaran memiliki jejari r = 18 cm dan panjang busur 15 cm. Eksperimen pun dimulai…!

Kita mengisi segitiga dengan air sampai penuh. Kemudian memindahkan air dari segitiga itu ke sektor lingkaran. Hasilnya tepat sama-sama penuh. Lalu kami mengulangnya lagi…

Sebuah fenomena yang menakjubkan!

Kok bisa ya…luas lingkaran = luas segitiga?

Memang begitu adanya!

Dengan pengalaman yang menarik ini, anak menjadi paham betul bahwa luas lingkaran = luas segitiga. Dengan rumus ini anak-anak menjadi lebih sederhana.

1. Luas segitiga sudah akrab bagi anak-anak kita.

2. Lebih mudah karena tidak melibatkan bentuk kuadrat.

3. Lebih mudah karena tidak melibat bilangan irasional pi dalam banyak kasus.

Kami bersyukur dapat bereksperimen dengan matematika kreatif APIQ. Tetapi tekad kami adalah terus berinovasi untuk menciptakan matematika yang lebih kreatif dan asyik sehingga anak-anak kita lebih kreatif, lebih berprestasi, dan lebih berkontribusi.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

*Liputan tentang tim APIQ sangat menarik dapat kita baca pada blog Yudhistira dengan klik yudhistira31.wordpress.com.

Kisah Matematika Membuat Mudah Belajar Matematika

Eksperimen Paman APIQ dengan menokohkan aritmetika, geometri, dan aljabar telah membuahkan hasil. Anak-anak menjadi lebih mudah memahami konsep matematika yang sedang ia pelajari. Misalnya anak-anak paling menyukai belajar matematika dengan pendekatan aritmetika. Cara ini membangun intuisi siswa dengan baik.

Namun ada hal-hal tertentu yang tidak dapat diselesaikan secara aritmetika. Kita memerlukan geometri dan aljabar. Anak-anak dapat memahami konsep itu. Mereka bahkan sadar bahwa mereka perlu belajar hal-hal baru lagi.

Bahkan kisah Pythagoras dengan muridnya Hippasus juga sangat menarik. Hippasus meyakini adanya bilangan irasional. Sedangkan guru Pythagoras hanya yakin dengan bilangan rasional. Demi membela keyakinannya kepada bilangan irasional Hippasus sampai kehilangan nyawa.

Dengan kisah di atas anak-anak menjadi maklum bahwa belajar bilangan irasional memerlukan usaha. Ketika anak-anak berhasil memahami bilangan irasional mereka juga bangga karena telah melampaui pemahaman guru Pythagoras.

Misal, berapa panjang diagonal dari persegi yang panjang sisinya 10 cm?

Jawabannya mudah… 10 akar 2.
Berapakah akar 2 itu?
Akar 2 adalah bilangan irasional sekitar 1,41…

Mengapa sesulit itu?

Ya iyalah… Pythagoras saja tidak paham. Hanya Hippasus yang dapat memahaminya.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)