Archive Bulanan: Maret 2011

Mengenang Program Kuis Televisi yang Berkualitas

Kuis televisi dapat menjadi sarana belajar yang asyik. Tetapi kuis televisi yang tidak berkualitas juga dapat menjerumuskan. Dapatkah kita membuat program kuis televisi yang berkualitas? Pasti bisa!

Menurut Anda kuis tv apakah yang paling berkualitas?

Menurut saya kuis tv Galileo adalah yang paling berkualitas. Galileo banyak menantang nalar berpikir kita. Lagi pula Galileo banyak banyak menyuguhkan percobaan-percobaan sain yang menarik.

Menurut Anda kuis tv apakah yang paling seru?

Menurut saya kuis Siapa Berani adalah yang paling seru. Karena kuis ini dirancang dengan suasana yang heboh. Pertanyaan-pertanyaan yang ringan namun bikin penasaran semakin membuat seru suasana.

Menurut Anda kuis tv apakah yang paling mendebarkan?

Menurut saya kuis Who Want To Be A Millionaire. Kuis ini sangat mendebarkan. Hanya dengan satu soal saja seseorang dapat memperoleh uang puluhan juta atau kehilangan puluhan juta juga.

Menurut Anda kuis tv apakah yang paling mendebarkan, seru, dan berkualitas?

Ya kuis Tak Tik Lak dari APIQ. Tetapi kan belum tayang di tv? Nah itu dia! Kuis Tak Tik Lak baru dalam tahap eksperimen. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kuis Tak Tik Lak memang mendebarkan, seru, dan berkualitas.

Babak 3, babak strategi, merupakan babak paling mendebarkan. Hanya dengan satu soal tantangan berpikir matematika suatu tim dapat melipatgandakan poinnya. Dengan satu pertanyaan yang sama, suatu tim juga dapat kehilangan seluruh poinnya.

Babak 2, babak lak, adalah babak paling seru. Bagaimana faktor keberuntungan dapat memainkan nasib Anda. Keterampilan berpikir matematis hanya sedikit membantu dalam babak ini. Namun doa dan keberuntungan yang banyak membantu Anda.

Babak paling berkualitas adalah babak 1 dan babak 3. Babak 1 akan menantang nalar berpikir Anda dengan soal matematika yang ringan namun menggelitik. Sudut pandang yang kreatif akan banyak membantu. Sedangkan babak 3 menantang dengan soal matematika sederhana yang memerlukan trik berpikir khusus seperti mengenali pola.

Saya berharap Tak Tik Lak dapat menjadi sarana belajar yang asyik. Sekaligus Tak Tik Lak dapat mempromosikan pentingnya berpikir ilmiah kepada seluruh rakyat Indonesia. Tak Tik Lak juga dapat memperkaya acara tv kita yang berkualitas.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Cara Mudah Belajar Perbandingan Skala

Cukup lama Paman APIQ tertarik kepada tema perbandingan. Secara khusus Paman APIQ bahkan membuat kantong ajaib untuk memahami perbandingan. Bagaiamana pun perbandingan adalah tema matematika yang luas secara teori mau pun penerapan.

Bentuk perbandingan paling sederhana adalah berbanding lurus. Skala merupakan perbandingan lurus. Tetapi skala dapat menjadi lebih rumit bila mulai menghitung luas. Perbandingan lurus sederhana menjadi perbandingan lurus kuadrat. Bukan hanya siswa yang menjadi bingung, guru pun juga dapat menjadi bingung.

Contoh soal:

1) Sebuah gambar denah memiliki skala 1 : 200. Jika suatu persegi memiliki panjang sisi 3 cm pada denah maka tentukan panjang sisi persegi sebenarnya.

Jawab:

3 x 200 = 600 cm = 6 m.

Tidak ada masalah sampai di sini. Bagaimana jika pertanyaannya kita rubah mengenai luas?

2) Hitunglah luas persegi sebenarnya – lihat soal nomor 1.

Jawab:

Luas persegi pada denah,

L = 3 cm x 3 cm = 9 cm^2

Maka luas sebenarnya,

B = 9 x 200 = 1800 cm^2

Apakah benar jawaban di atas?

Bandingkan dengan cara kedua berikut.

Panjang sisi sebenarnya,

s = 3 x 200 = 600 cm

Luas persegi sebenarnya,

B = 600 x 600 = 360000 cm^2 (Selesai).

Cara kedua yang memberi hasil benar. Karena menghitung luas maka perbandingan sederhana berubah menjadi perbandingan kuadrat. Jika kita hendak menghitung luas persegi pada denah dulu maka kita harus meng-kuadratkan skala untuk menemukan luas yang sebenarnya.

Luas persegi pada denah,

L = 3 cm x 3 cm = 9 cm^2

Maka luas sebenarnya,

B = 9 cm^2 x (200)^2 = 360000 cm^2

Sebagai latihan mari mencoba untuk soal berikut.

Contoh soal:

3) Perbandingan skala denah 1 : 200. Suatu persegi memiliki panjang sisi 5 cm pada denah maka tentukan panjang sisi sebenarnya dan luas persegi sebenarnya.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ).

Training APIQ 19 Maret: Program Acara Berkualitas

Kita membutuhkan program-program berkualitas. Anak kita membutuhkan acara-acara berkualitas. Generasi kita membutuhkan pendidikan berkualitas.

Training APIQ Quantum adalah program acara pendidikan yang berkualitas. Dalam training APIQ ini kita akan merasakan betapa indah dan asyiknya belajar matematika. Dengan training APIQ ini kita dapat membantu anak-anak kita memperoleh pendidikan matematika kreatif yang lebih berkualitas.

Mari bergabung dalam training APIQ,

Hari: Sabtu
Tanggal: 19 Maret 2011
Waktu: 08.30 s.d 18.30 wib
Tempat: Jakarta

Investasi: FREE bagi Anda yang pernah mengikuti training APIQ sebelumnya (excluded lunch). Rp 750.000,- bagi peserta baru dan FREE mengikuti training APIQ berikutnya.

Dalam training APIQ ini kita juga akan bereksperimen membuat acara televisi yang berkualitas. Sebelumnya, kita sudah sukses uji coba program televisi berkualitas kuis Tak Tik Lak. Kita akan eksperimen dan berinovasi untuk membuat Tak Tik Lak lebih berkualitas lagi.

Kuis Tak Tik Lak yang memang kita rencanakan menjadi acara kuis televisi berkualitas memiliki beragam misi. Tak Tik Lak bertujuan mengenalkan matematika sebagai petualangan yang asyik bagi anak-anak kita. Tak Tik Lak merangsang anak-anak untuk berpikir lebih kreatif. Dan Tak Tik Lak dapat menjadikan program televisi sebagai media pendidikan yang berkualitas.

Informasi lebih lengkap:

quantumyes@yahoo.com

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Matematika Indah dan Mudah: Pola-pola Cantik

Algeometi bergembira bermain-main dengan pola-pola matematika. Permainan pola ini menantang kita untuk menjadi lebih kreatif. Paman APIQ memanfaatkan pola-pola ini untuk memudahkan berbagai persoalan matematika. Lagi pula pola-pola terasa lebih intuitif.

Awalnya, Paman APIQ melihat pola-pola aritmetika. Ketika mencoba melihat pola geometrinya maka semakin indah. Bagaimana dengan pola aljabar? Lebih asyik lagi. Mari kita coba bermain.

Contoh soal:

1^2 = 1

11^2 = 121

111^2 = 12321

Tentu kita dapat melihat pola kan?

1.111^2 = ... .... ....

111.111^2 = .... .... ....

Sedikit tantangan lagi.

37 x 3 = … … …

37 x 6 = … … …

37 x 9 = … … ….

37 x 21 = … … …

Silakan mencoba yang lebih seru ini.

8547 x 13 = … … …

8547 x 26 = … … …

8547 x 91 = … … …

Pola paling seru ketika kita mencoba dengan pola aljabar.

8547^2 * 13^2 = ... ... ...

Soal terakhir di atas bila kita hitung dengan cara biasa tentu saja sangat membutuhkan semangat dan ketelitian. Mari kita pertimbangkan pola dan sedikit aljabar.

8547^2 * 13^2 = (8547 * 13)^2

= 111.111^2 = 12.345.654.321 (Selesai).

Selamat berlatih…

8547^2 * 39^2 = ... ... ...

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Persiapan UN – UASBN SD 2011: Perkalian Bilangan Negatif

Paman APIQ mengajak kita berlatih persiapan UASBN SD. Semakin banyak berlatih maka akan semakin mahir. Ayo…berlatih.

3. Hasil dari –9 × [25 + (–23)] = …..
A. 432
B. 18
C. –18
D. –432

Jawab:

-9 x [2] = -18 (Selesai).

Catatan: Selesaikan yang di dalam kurung lebih dulu.

25 + (-23) = 25 – 23 = 2

Kita dapat membayangkan seperti berjalan di atas garis bilangan.

25 bermakna berjalan ke kanan 25 langkah

+ (-23) bermakna dilanjutkan berjalan ke kiri 23 langkah

= 2 bermakna hasil akhir adalah 2 langkah sebelah kanan.

Selanjutnya,

-9 x 2 = -18

Negatif x positif = negatif
(Arah ke kiri x dilanjutkan = tetap ke kiri)

Negatif x negatif = positif
(Arah ke kiri x dibalik = arah ke kanan)

Bagi anak-anak yang sering menjadi pertanyaan adalah mengapa negatif x negatif justru hasilnya positif?

Bukan hanya anak-anak, bahkan orang dewasa pun juga sering bertanya-tanya. Sebagai guru, kita tidak mudah menjelaskannya.

Seorang teman pernah mengatakan tidak setuju bahwa negatif kali negatif hasilnya positif. Dia mengibaratkan, berhutang adalah negatif. Kalikan berulang-ulang terus. Berhutanglah terus. Masa jadi positif? Mestinya tetap negatif kan?

Matematika memang menarik. Bagaimana pun negatif kali negatif memang positif. Berbeda dengan negatif tambah negatif, memang semakin negatif.

Permainan mino milenium dan mutiara milenium dari APIQ dapat kita manfaatkan untuk menjelaskan mengapa negatif kali negatif adalah positif.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Bagaimana Mendapatkan Ide Kreatif Tiap Hari?

Saya berusaha secara konsisten menulis setiap hari. Bagaimana caranya dapat menulis setiap hari? Bagaimana dapat memperoleh ide setiap hari? Bagaimana caranya agar konsisten?

Saya meyakini bahwa ada banyak hal semakin dibagi maka semakin berkurang – definisi pembagian secara matematis memang pengurangan berulang. Tetapi ada hal-hal tertentu semakin dibagi justru semakin bertambah. Ide adalah contohnya. Semakin kita berbagi ide maka ide semakin berkembang. Biarkan ide-ide Anda mengalir.

Ide bagaikan air. Semakin mengalir maka semakin bening.

Jadi jawaban saya, bagaimana mendapatkan ide setiap hari, adalah dengan berbagi ide.

Pengertian pembagian di sini berbeda dengan matematika kuno yang mendefinisikan pembagian adalah pengurangan berulang. Maka berbagi ide adalah mengurangi ide secara berulang. Tetapi pengertian pembagian di sini adalah kreasi berulang. Maka berbagi ide bermakna berkreasi berulang. Sehingga terjadi ko-kreasi.

Berbagi ide mirip dengan dengan berbagi file digital. Ketika kita berbagi file digital tidak terjadi pengurangan tetapi justru terjadi produksi kreasi. Dengan dibagi, dicopy, file digital justru semakin bertambah.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Petualangan Asyik Matematika Kreatif APIQ Diskrit

Sebelumnya, Paman APIQ telah banyak memanfaatkan matematika diskrit untuk berhitung cepat. Teorema Pythagoras, akar kuadrat, akar kubik menjadi lebih menantang bila kita memandangnya sebagai matematika diskrit: bilangan bulat atau bilangan asli saja.

Petualangan Paman APIQ lebih jauh dalam matematika diskrit menunjukkan hasil yang lebih menantang lagi. Pendekatan matematika aljabar konvensional seperti tidak memberi solusi tunggal tetapi matematika diskrit mampu memberi solusi unik.

Contoh soal:

A dan B adalah bilangan bulat positif yang memenuhi,

A^2 + B^2 = 25^2

Tentukan nilai terkecil dari A.

Jawab:

Aljabar matematika konvensional tidak akan mampu memberikan jawaban yang memuaskan. Tetapi aljabar diskrit mampu menanganinya dengan baik. Dari soal sudah jelas bahwa A adalah bilangan bulat positif.

Sedikit logika membantu kita menebak bahwa A pasti terletak antra 1 sampai 24. Dengan coba-coba dan pantang menyerah kita akan berhasil menemukan solusi yang dibutuhkan.

Bagi siswa yang menyukai aljabar dapat mencoba dengan beberapa langkah yang membantu.

A^2 = 25^2 - B^2

Karena A terkecil maka B terbesar. Coba B = 24.

A^2 = 25^2 - 24^2

A^2 = 49

A = 7 (Selesai).

Mudah bukan?

Bagi siswa yang senang dengan geometri dapat memikirkan persamaan segitiga Pythagoras. Hanya ada dua macam segitiga Pythagoras yang mungkin.

15^2 + 20^2 = 25^2

7^2 + 24^2 = 25^2

Jadi, A = 7.

Satu contoh soal lagi akan lebih menarik:

A^2 + B^2 = 50^2

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Babak Bonus: Kuis Televisi Tak Tik Lak dan Tak Tik Math

Untuk kepentingan belajar di kelas, babak bonus asyik-asyik saja. Tetapi untuk tayangan kuis TV maka babak bonus justru paling dinantikan.

Babak bonus akan menampilkan 3 soal algeometi dengan total waktu 3 menit. Bukan hal mudah menyelesaikan soal matematika dengan batasan waktu yang ketat.

Berikut adalah contoh soal:

1. Meti

2010 + 2011 + 2012 + 2013 = … … …

2. Geo

Setiap sisi dari segitiga siku-siku dijadikan diameter lingkaran. Jika luas lingkaran kecil = 10, luas lingkaran sedang = 40, maka luas lingkaran besar = … … … (soal aslinya berupa gambar geometri).

3. Al

A, B, C adalah bilangan positif yang memenuhi,

AB = 14
BC = 21
CA = 24

ABC = … … …

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Segera Terbit Buku APIQ 5: Rumus Cepat Kreatif

Mohon doa…

Matematika Kreatif APIQ

APIQ 5: Rumus Cepat Kreatif

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Matemamatika Kreatif Otak Kanan APIQ Makin Asyik

Sejak tahun 2000, secara konsisten, Paman APIQ terus mempromosikan cara belajar kreatif yang asyik untuk matematika. Saat ini, keluarga besar APIQ telah telah membuahkan puluhan – bahkan ratusan – permainan matematika kreatif yang membantu anak-anak kita mudah belajar matematika.Tantangan kreatif otak kanan semakin membuat belajar matematika makin asyik.

Kali ini Paman APIQ mengajak kita mengelaborasi sedikit statistik dan aljabar dengan otak kanan kreatif.

Contoh soal:

Harga 1 apel dan 1 belimbing = 21 koin. Harga 1 belimbing dan 1 ceri = 25 koin. Harga 1 ceri dan 1 apel = 20 koin. Berapa harga rata-rata 1 buah?

Jawab:

Secara konvensional kita dapat menemukan harga masing-masing buah dengan aljabar eliminasi dan substitusi. Kemudian kita dapat menghitung nilai rata-rata.

Aljabar otak kanan yang sering kita pakai juga dapat memudahkan di sini. Tetapi kita lebih mudah langsung menggunakan otak kanan kreatif untuk menghitung rata-rata.

Harga 6 buah = 21 + 25 + 20 = 66

Harga rata-rata 1 buah = 66/6 = 11 koin (Selesai).

Jika kita memerlukan harga masing-masing buah maka cara kreatif otak kanan dari Paman APIQ dapat membantu.

Harga tiga buah,

apel + belimbing + ceri = 66/2 = 33

ceri = 33 – 21 = 12

apel = 33 – 25 = 8

belimbing = 33 – 20 = 13

Dengan berbagai macam cara alternatif menyelesaikan masalah maka anak-anak kita akan semakin kreatif. Belajar matematika tidak selalu menjadi proses yang kaku. Tetapi belajar matematika menjadi sebuah petualangan yang asyik yang kreatif.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)