Archive Bulanan: Maret 2011

Acara Televisi yang Mendidik dan Menghibur dari APIQ

Bulan April 2011 ini APIQ akan mulai tampil di acara televisi. Paman APIQ memulai program hiburan matematika yang sekaligus media belajar matematika bekerja sama dengan stasiun tv lokal di kota Bandung. Saya yakin program tv APIQ ini akan memberi manfaat yang besar bagi masyarakat.

Rencananya hari Selasa pertama bulan April kami akan melakukan shooting untuk pertama kali. Hasil shooting akan tayang pada hari Minggu di bulan yang sama. Dan proses tersebut akan terus diulang selama bulan April. Setelah satu bulan kami akan melakukan inovasi perbaikan.

Pada tahap awal ini, Paman APIQ akan tampil memimpin acara ditemani dengan beberapa siswa seperti Al, Geo, dan Meti. Para penonton akan menikmati indahnya matematika langsung dari Paman APIQ. Pemirsa juga dapat ikut merasakan serunya permainan matematika kreatif yang langsung dipraktekkan para siswa. Pada bagian akhir, para pemirsa akan bersama-sama Algeometi menguji penguasaan materi matematika dengan metode mastery learning.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Berhitung Cepat dengan Teliti: Persiapan Sukses Ujian Nasional

Beberapa saat lagi anak-anak akan menghadapi ujian nasional (UN 2011). Bukan tugas ringan. Anak-anak harus berlatih dengan disiplin menguasai banyak ilmu pengetahuan. Orang tua dan guru bekerja sama mendukung sukses anak-anak.

Paman APIQ melihat salah satu masalah yang dihadapi anak-anak dalam ketelitian berhitung. Ketika seorang anak sudah paham konsep tetapi salah hitung maka akan menghasilkan jawaban yang salah. Runyamnya lagi soal-soal UN adalah pilihan ganda. Ketika jawaban akhir salah, meski caranya benar, tetap saja salah total.

Salah hitung ini, menurut pengamatan Paman APIQ, disebabkan oleh terlalu panjang prosedur berhitungnya. Semakin panjang proses berhitung maka semakin besar peluang salah hitung. Semakin pendek proses berhitung semakin besar peluang mendapat jawaban benar. Apalagi prosedur pendek dapat kita pahami secara intuitif.

Misalnya, contoh soal menghitung luas permukaan bangun ruang adalah soal UN SD yang menuntut ketelitian.

Contoh soal:

Sebuah balok yang berukuran 40 cm x 40 cm dan tinggi 20 cm dipotong bagian pojoknya sebesar 10 cm x 10 cm dan tinggi 20 cm. Berapa luas permukaan bangun terakhir?

Jawab:
Jika anak-anak menghitung luas sisi demi sisi maka benar-benar membutuhkan ketelitian tingkat tinggi. Cara yang lebih sederhana adalah menghitung alas dan atapnya. Kemudian menghitung dindingnya.

Alas + atap:

[(40 x 40) - (10 x 10)] x 2 = 3000

Dinding:

(40 x 4) x 20 = 3200

Luas seluruh permukaan:

3000 + 3200 = 6200 cm persegi (Selesai).

Seandainya cara di atas menghasilkan jawaban yang salah maka anak-anak dengan mudah dapat menguji kembali proses berhitung.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Telah Terbit Buku APIQ 5: Rumus Cepat Kreatif

Setelah menunggu berminggu-minggu, sore tadi saya menerima kiriman buku APIQ 5: Rumus Cepat Kreatif dan Sukses Matematika Dasar.

“Desainnya luar biasa!”
“Cetakannya luar biasa!”
“Isinya?”
“Lebih luar biasa lagi!”

Matematika Kreatif APIQ

APIQ 5: Rumus Cepat Kreatif

Buku Rumus Cepat Kreatif ini saya yakin sangat berguna bagi anak-anak kita yang masih SD. Dalam buku yang asyik ini, saya membahas rumus-rumus matematika SD yang sangat penting secara lengkap. Saya hanya fokus pada rumus SD yang sangat penting kemudian membahasnya dengan cara kreatif dan cepat gaya Paman APIQ.

Buku Rumus Cepat Kreatif ini menjadi semakin lengkap lagi karena saya menyediakan satu paket utuh latihan matematika UN SD. Kemudian membahas UN SD ini dengan cara kreatif dan cepat gaya Paman APIQ.

Bagi kalian yang kelas 6 SD wajib membaca buku Rumus Cepat Kreatif APIQ ini.

Bagi kalian yang kelas 5 SD harus menguasai rumus-rumus cepat kreatif APIQ yang ada dalam buku ini.

Bagi kalian yang kelas 4 SD sangat bagus menguasai rumus-rumus cepat kreatif ini sejak dini.

Bagi para guru dan orang tua pasti sangat berguna dan membanggakan menguasai rumus-rumus cepat nan kreatif ini. Bagi para mahasiswa dapat menggunakan buku ini sebagai bahan penelitian skripsi. Terdapat banyak ide orisinal yang sangat berguna.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Meraih Sukses Bisnis Franchise untuk Franchisor dan Franchisee

Model bisnis franchise sangat prospektif. Baik bagi franchisor (pewaralaba, pusat) mau pun franchisee (terwaralaba, cabang). Kedua belah pihak dapat mengambil keuntungan dengan kerja sama menang-menang. Namun, bagaimana pun bisnis franchise adalah bisnis bukan sekedar berdagang. Sehingga bagi franchisor mau pun franchise harus memandang kerja sama franchise sebagai kerja berkelanjutan bukan sekedar transaksi beli putus.

Bagi franchisee dilarang keras berpendapat membeli bisnis franchise layaknya membeli mobil. Setelah membeli mobil tinggal isi BBM, cari sopir maka beres semuanya. Bagi franchisor juga dilarang berpendapat menjual bisnis franchise layaknya menjual mobil. Setelah uang diterima, kualitas sesuai yang dijanjikan maka beres transaksi. Tidak! Sekali-kali tidak. Bisnis franchise tetaplah bisnis.

Apa saja yang kita perlukan untuk sukses bisnis franchise? Saya mencatat ada tiga hal utama yang dapat membuat kita sukses bisnis franchise.

1. Inovasi

Bagi franchisor inovasi adalah wajib. Inovasi adalah nilai unik yang menjadikan bendera franchise tetap berkibar. Para pelanggan membutuhkan hasil-hasil dari inovasi yang bernilai. Jaringan franchisee juga menjadi loyal karena ada aliran inovasi dari franchisor. Kami di APIQ Pusat, sebagai franchisor, secara konsisten terus mengalirkan inovasi. Salah satu inovasi terbaru dari APIQ adalah permainan tak tik lak yang sangat seru.

Bagi franchisee inovasi juga wajib. Meski berbeda bentuk dengan franchisor, franchisee menghadapi tantangan-tantangan unik untuk berinovasi. Franchisee wajib berinovasi ketika melayani pelanggan, dengan tetap menjaga panduan dari franchisor. Franchisee juga bertanggung jawab secara operasional. Karena itu inovasi operasional menjadi sangat penting bagi para franchisee.

2. Marketing

Marketing adalah layaknya oksigen. Bagi franchisor wajib selalu melaksanakan marketing agar jaringan franchise terus bertumbuh. Masing-masing perusahaan franchise memiliki strategi marketing yang unik. Misalnya, kami di APIQ Pusat, menguatkan marketing dengan memperkuat brand di internet. Anda dapat mencoba kekuatan brand APIQ di internet dengan searching melalui google. Kini APIQ Pusat mulai mendekati kerja sama dengan pihak TV untuk membuat acara pendidikan matematika yang kreatif. Bahkan harian Kontan telah dua kali meliput APIQ.

Bagi franchisee marketing juga wajib. Frachisee dapat hidup karena adanya pelanggan. Dari mana franchisee memperoleh pelanggan? Tentu saja dari marketing dan sales secara konsisten. Tanpa marketing, franchisee bagaikan seorang atlit tanpa oksigen. Ayo…terus marketing.

3. Sumber Daya Manusia

Siapa yang menjalankan bisnis? Manusia! Karena itu baik franchisor mau pun franchisee harus secara disiplin berinovasi memperbaiki kualitas dan manajemen SDM. Apalagi bisnis jasa seperti franchise kursus matematika kreatif APIQ maka SDM yang handal dapat menjadi kunci nomor satu.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

APIQ dalam Liputan Peluang Usaha Kontan

Sabtu kemarin koran harian Kontan meliput APIQ kembali untuk kedua kalinya. Terima kasih kepada Kontan atas dukungannya. Saya telah menulis sedikit komentar, silakan membaca dengan klik koran Kontan.

Salam hangat…

Cara Belajar Matematika Kreatif yang Sensasional

Belajar matematika selama ini membosankan. Tetapi Paman APIQ telah merancang matematika yang mempesona, mengagumkan, dan sensasional. Tidak pernah berhenti, Paman APIQ dan seluruh tim terus melakukan riset untuk menemukan cara belajar matematika yang lebih kreatif dan sensasional.

Dalam forum training APIQ, salah satu yang menarik adalah proses belajar menarik akar kubik (akar pangkat 3). Peserta biasanya tidak pernah terbayangkan bahwa ia akan mampu menghitung

akar kubik dari 884.736 = … … …

Hanya beberapa menit belajar APIQ, seorang ibu rumah tangga pun akhirnya dapat menghitung akar kubik di atas hanya dengan melirik. Dan para ibu-ibu itu semakin kagum ketika mereka mencoba membuat latihan soal yang lebih rumit lagi. Tetapi mereka selalu berhasil menyelesaikan dengan baik.

Tentu saja, Paman APIQ memanfaatkan kekuatan matematika modern: matematika diskrit. Dengan pemahaman penuh Paman APIQ memperlakukan dengan adil bilangan bulat, irasional, atau bilangan lain. Dengan konsep matematika diskrit ini Paman APIQ mencoba merancang pengalaman belajar matematika yang lebih asyik lagi.

1. Berhitung cepat dengan lirikan dan tutup mata.

Paman APIQ sedang membuat beragam kartu berhitung cepat. Akar kubik dan akar kuadrat menjadi salah satu tema paling seru. Siswa yang telah terlatih dapat menjawab soal yang ada pada kartu hanya dengan melirik kartu tersebut. Padahal soal dalam kartu cukup sulit, misal:

akar kubik dari 531.441 = … … …

Di balik kartu ada tulisan kecil yang merupakan kunci jawaban. Setelah seorang anak menjawab maka pemegang kartu dapat mengecek apakah jawaban siswa tersebut benar atau salah.

Pada tingkat yang lebih mahir siswa tidak boleh melirik soal. Tetapi siswa tersebut dapat menjawab dengan mata tertutup. Pemegang kartu dipersilakan membacakan soal. Kemudian siswa dengan mata tertutup akan melakukan perhitungan dengan sangat cepat.

Sangat mengagumkan.

2. Geometri Pythagoras semakin mengagumkan.

Seorang wartawan bertanya ke saya,
“Bagaimana prospek bisnis kursus matematika?”
“Sangat bagus!” jawab saya.

Tetapi seperti kita lihat beberapa kursus aritmetika mulai gulung tikar? Memang berbeda! APIQ adalah kursus matematika sejati bukan sekedar kursus berhitung atau aritmetika saja. Jika kursus berhitung dengan alat memang dapat saja semakin pudar. Tetapi kursus matematika sejati seperti APIQ justru semakin dibutuhkan masyarakat modern.

Saat ini APIQ mulai mengembangkan sayap ke luar pulau Jawa yaitu ke Lampung. Sekitar dua tahun ke depan APIQ berencana akan membuka cabang di Singapura atau Kuala Lumpur. APIQ adalah matematika sejati yang mengajar aljabar, geometri, aritmetika dan perkembangan mutakhir matematika modern.

Teori Pythagoras adalah salah satu kajian dalam geometri segitiga siku-siku. Paman APIQ juga menyiapkan kartu-kartu permainan yang membuat anak-anak mampu menghitung teori Pythagoras ini hanya dengan lirikan bahkan dengan mata tertutup bagi yang mahir. Cobalah…pasti sangat mengagumkan.

3. Aljabar kreatif Otak Kanan dengan lirikan dan tutup mata

Agar lengkap, Paman APIQ juga menyiapkan latihan kartu aljabar. Proses umum eliminasi dan substitusi dapat kita sederhanakan dengan pendekatan kreatif otak kanan. Bagi anak yang mahir maka dapat menyelesaikan problem aljabar ini hanya dengan melirik dan akhirnya dengan tutup mata sekali pun.

Semua proses pembelajaran yang mengagumkan di atas dapat kita rancang karena mendasarkann matematika pada konsep matematika modern: matematika diskrit. Paman APIQ menghimbau agar para pendidik, guru, dan orang tua juga memanfaatkan konsep matematika diskrit dalam proses pembelajaran sehingga lebih menyenangkan. Matematika diskrit telah teruji semakin hebat dengan berkontribusi pada kemajuan teknologi komputer, teknologi digital, dan teknologi internet.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Menghitung Luas Permukaan Bangun Campuran: Persiapan UN 2011

Algeometi bergembira bermain kombi milenium untuk menghitung luas permukaan bangun balok, kubus, atau tabung. Dengan bergembira dan ditemani Paman APIQ mereka bermain yang mencerdaskan. Kombi milenium dari APIQ memang sangat membantu anak-anak kita untuk belajar matematika kreatif.

Menghitung luas permukaan bangun ruang (3D) hampir pasti jadi langganan soal ujian nasional. Lebih rumit lagi, biasanya soal UN menguji gabungan dua bangun ruang kubus atau balok. Tetapi jangan khawatir, mari kita ikuti cara Paman APIQ agar lebih mudah dan kreatif.

Contoh soal:

Sebuah balok panjang 12 cm, lebar 10 cm, dan tinggi 6 cm. Tentukan luas permukaan balok tersebut.

Jawab:
Cara Muka Dua:

[(12 x 10) + (10 x 6) + (12 x 6)] x 2 = [120 + 60 + 72] x 2 = 252×2 = 504 cm peresegi.

Cara Prisma:
(12 + 10 + 12 + 10) x 6 + 10x12x2 = 264 + 240 = 504 cm persegi.

Contoh soal:

Sebuah kubus berukuran rusuk 4 cm. Tentukan luas permukaan kubus tersebut.

Jawab:

(4 x 4) x 6 = 96 cm persegi.

Contoh soal:

Perhatikan balok dan kubus soal di atas. Jika kubus ditempatkan berimpit di atas balok maka hitunglah luas permukaan bangun gabungan tersebut.

Jawab:

Luas balok + luas kubus – 2 x sisi kubus

= 504 – 96 – 2x4x4
= 504 – 64
= 440 cm persegi (Selesai).

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Memudahkan Berhitung Cepat untuk Persiapan UN Ujian Nasional

Paman APIQ mencatat beberapa persoalan lebih mudah diselesaikan dengan cara kreatif otak kanan. Tetapi karena terlanjur terbiasa menggunakan otak kiri maka terpaksa anak-anak harus menempuh jalur yang rumit. Tidak masalah sebenarnya. Hanya saja bila salah hitung, kan risiko berat!

Jika ada cara yang lebih sederhana maka pertimbangkan untuk menerapkannya, itu saran Paman APIQ.

Berikut adalah contoh perhitungan campuran penjumlahan dan pengurangan untuk soal UN. Langkah sederhana adalah hitunglah untuk setiap nilai tempat sampai tuntas. Hitung satuan sampai tuntas, puluhan sampai tuntas, dan seterusnya.

Contoh soal:

38.789 + 75.649 – 36.879 = …. …. ….

Cara biasa dapat kita gunakan. Menjumlahkan dua bilangan pertama. Kemudian menguranginya dengan bilangan ketiga. Proses ini melibatkan beberapa metode menyimpan dan meminjam. Anak-anak berisiko salah hitung. Memang bila kita memakai kalkulator seperti tidak ada masalah. Tetapi di sinilah tantangan kreatif otak kanan.

Mari kita coba alternatifnya dengan tuntas, hitung pengurangan dulu:

38.789 + 75.649 – 36.879 = …. …. ….
satuan : 9 + 9 – 9 = 9
puluhan: 8 + 4 – 7 = 5
ratusan: 7 + 6 – 8 = 5
ribuan: 8 + 5 – 6 = 7
puluhrb: 3 + 7 – 3 = 7

Jawab: 77.559 (Selesai).

Dengan beberapa latihan cara di atas menjadi lebih mudah. Anak-anak juga dengan mudah dapat menguji kembali proses berhitungnya.

Berhitung perkalian dan pembagian juga sering memunculkan kerumitan tersendiri. Cara sederhananya adalah hitung pembagian lebih dulu bila memungkinkan. Dengan membagi dulu maka bilangan menjadi lebih sederhana.

Contoh soal:

72 x 35 : 18 = …. …. ….

Cara biasa adalah dengan mengalilkan dulu 72 x 35. Tetapi ini tugas yang cukup berat. Hasilnya bilangan yang besar. Bilangan besar ini kemudian kita bagi dengan 18. Bukan tugas yang ringan. Anak-anak berisiko salah hitung.

Ikuti saran Paman APIQ dengan membagi dulu bila memungkinkan.

72 x 35 : 18 = (72:18) x 35 = 4 x 35 = 140 (Selesai).

Dengan cara sederhana kreatif dari Paman APIQ di atas anak-anak menjadi lebih semangat dan teliti. Bahkan anak-anak menjadi ketagihan untuk berhitung cepat.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Meningkatkan Ketelitian Matematika dengan Kreatif

Beberapa anak sudah dapat memahami konsep matematika. Bahkan mereka sudah dapat mengerjakan beberapa tantangan yang cukup rumit. Tetapi hasil akhirnya salah. Mereka kurang teliti.

Bagaimana cara meningkatkan ketelitian matematika?

Paman APIQ terus mencari cara untuk meningkatkan ketelitian matematika. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat kita gunakan. Teman-teman silakan menambahkan lagi cara-cara lain untuk meningkatkan ketelitian matematika.

1. Cara kreatif.

Gunakan lebih dari satu cara untuk menyelesaikan persoalan matematika. Jika dua cara menghasilkan jawaban akhir yang berbeda maka kita perlu meneliti lebih dalam lagi. Penelitian selanjutnya akan menemukan jawaban yang lebih tepat. Cara ini adalah cara kreatif yaitu memiliki lebih dari satu cara untuk suatu masalah.

Sedangkan bila hanya menggunakan satu cara kadang-kadang tetap memberi hasil yang konsisten meski salah. Sehingga ketelitian tidak meningkat.

2. Gunakan cara yang terbalik

Misalnya seorang anak dapat soal pengurangan maka lakukan proses penjumlahan.

23 – 6 = ….?

23 – 6 = 17

Cek dengan cara kebalikannya: penjumlahan.

17 + 6 = 23 (Benar).

3. Gunakan pengujian syarat perlu

Meski belum cukup pasti tetapi syarat perlu banyak membantu.

15 x 14 = …?

15 x 14 = 215

Pasti salah! Perkalian dengan bilangan genap pasti menghasilkan bilangan genap pula (bulat). Banyak sekali aturan syarat perlu yang dapat kita manfaatkan untuk meningkatkan ketelitian.

4. Bandingkan dengan bentuk-bentuk istimewa

19 x 18 = …?

19 x 18 = 412

Pasti salah. Karena bentuk istimewa,

20 x 20 = 400.

5. Hafalkan perhitungan dasar.

7 x 8 = 56 bukan 7 x 8 = 54.

Bila perkalian dasar di atas masih ragu-ragu maka tingkat ketelitian masih rendah. Lakukan beberapa kali proses berhitung dan kemudian dengan sengaja silakan menghafalnya.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Asyik Belajar Matematika Kreatif Tak Tik Lak Analog

Kuis tak tik lak kini sedang kami persiapkan versi analognya. Kuis tv tak tik lak versi asli berupa permainan matematika kreatif kombinasi media digital dan analog. Agar tak tik lak menjadi sarana belajar dan hiburan matematika secara luas maka kami mendesain kuis tak tik lak analog yang sepenuhnya memanfaatkan media analog.

Kuis tak tik lak analog ini menjadi mudah dan murah dimainkan kapan saja dan di mana saja. Bahkan tak tik lak analog dapat kita nikmati dalam suasana luar ruangan – out door. Kita dapat bermain kuis tak tik lak di taman, di lapangan, di sekolah, di restoran, di stasiun kereta, atau bahkan di dalam kereta api.

Materi dari tak tik lak dapat kita desain sesuai dengan keperluan anak didik. Khususnya babak I terbuka untuk berbagai macam materi matematika. Misal jika anak sedang belajar perkalian maka kita dapat mengisi babak I sebagai babak perkalian. Begitu juga seandanya anak-anak sedang belajar geometri luas dan keliling maka kita dapat memanfaatkan babak I sebagai babak geometri. Bahkan kita juga dapat mendesain babak I sebagai Ujian Nasional. Dengan tak tik lak anak-anak belajar persiapan Ujian Nasional dengan gembira.

Sedangkan babak III akan tetap menjadi babak paling menantang. Babak srategi ini akan menuntut kreativitas setiap peserta anak didik. Tidak mudah membuat soal untuk babak strategi ini. Untungnya Paman APIQ telah memiliki koleksi dalam jumlah besar untuk babak III ini.

Jika suatu saat kuis tak tik lak ini tampil di acara televisi nasional maka saya yakin masyarakat Indonesia akan memperoleh banyak manfaat. Pertama masyarakat Indonesia akan belajar berpikir matematika secara nasional. Kedua masyarakat Indonesia memanfaatkan media televisi sebagai media hiburan yang berkualitas. Ketiga masyarakat Indonesia memperkuat budaya belajar secara kolektif.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)