Archive Bulanan: Februari 2011

Kembalinya Jalur Masuk Perguruan Tinggi Negeri: SNMPTN 2011

Tahun 2011 ini SNMPTN akan dilakukan secara nasional di seluruh Indonesia. Hanya tersedia dua jalur resmi untuk penerimaan mahasiswa baru 2011 (program sarjana).

1. SNMPTN Jalur Undangan. Jalur ini mirip-mirip yang kita kenal dulu sebagai jalur PMDK. Calon mahasiswa baru tidak perlu mengikuti tes. Perguruan tinggi melakukan seleksi berdasar prestasi calon mahasiswa ketika belajar di sekolah (SMA).

2. SNMPTN Jalur Tertulis/Keterampilan. Jalur ini mirip-mirip dengan SNMPTN sebelumnya yakni tes tertulis. Menariknya, di tahun 2011 ini SNMPTN berhasil menyatukan seluruh perguruan tinggi negeri se nusantara. Jadi, putra-putri terbaik kita bersaing di satu ajang yang sama.

Dengan cara seleksi seperti dua jalur di atas memberi beberapa keuntungan bagi siswa. Siswa hanya perlu fokus pada pengetahuan tes. Sedangkan persyaratan teknis menjadi lebih sederhana.

Semoga SNMPTN tahun ini memberikan yang terbaik bagi negeri tercinta kita ini.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Tak Tik Lak: Kuis Matematika Kreatif Gembira

Menampilkan matematika secara gembira adalah tantangan bagi kita. Apalagi bila buah dari gembira tersebut membuat anak-anak menjadi lebih kreatif dan berprestasi dalam matematika tentu lebih menyenangkan lagi. Tak Tik Lak merupakan satu sarana untuk menampilkan matematika kreatif secara gembira.

Dalam waktu dekat ini kami akan segera membuka seleksi Kuis Cerdas Cermat: Tak Tik Lak.

Peserta terdiri dari tim yang merupakan 3 siswa SD dengan tingkat kelas bebas dari kelas 1 sampai dengan kelas 6.

Satu permainan Tak Tik Lak akan diikuti oleh tiga tim. Tim pemenang berhak melanjutkan ke babak berikutnya sampai ke babak final. Pelaksanaan kuis dilakukan di beberapa Cabang APIQ yang ditunjuk. Dapat juga pelaksanaan dilakukan di sekolah tertentu mempertimbangkan jumlah peminat.

Misalnya, pihak APIQ dan sekolah berkomunikasi dan memutuskan sekolah mengirimkan 3 tim – yang terdiri 3 siswa x 3 = 9 siswa. Kemudian tim APIQ mengatur jadwal sehingga bersesuaian dengan jadwal sekolah lain sampai total 3 sekolah. Dengan banyaknya tim adalah 9 maka babak penyisihan sudah dapat di mulai.

Babak 1 mempertemukan pertarungan 3 tim. Tim pemenang melaju ke babak 2. Setelah babak 2 maka kita memperoleh 1 tim pemenang yang berhak melaju ke babak semi final.

Daftarkan tim Anda melalui email

quantumyes@yahoo.com

http://apiqquantum.wordpress.com/2011/02/24/tak-tik-lak-permainan-matematika-kreatif-mendebarkan/

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Gandakan Otak Kanan dengan Aljabar Kreatif

Training APIQ kemarin menunjukkan kekuatan otak kanan kreatif yang berlipat ganda. Berikut adalah tantangan aljabar yang dapat kita selesaikan dengan berbagai macam cara kreatif.

Contoh soal,

Bilangan bulat a, b, dan c memenuhi persamaan,

ab + bc = 15

bc + ac = 12

ab + ac = 7

Maka (abc)^2 = ….

Jawab:

Cara 1:
Gunakan aljabar konvensional dengan substitusi atau eliminasi. Dengan cara yang teliti dan pantang menyerah pasti kita dapat menemukan solusi.

Cara 2:
Gunakan aljabar diskrit karena bilangan bulat. Cara ini sangat menarik karena kita memperhatikan faktor-faktor yang berupa bilangan bulat.

Cara 3:
Gunakan aljabar otak kanan dua kali. Ini adalah cara yang paling asyik! Jumlahkan semua persamaan. Lalu temukan masing-masing perkalian dua konstanta. Lanjutkan dengan otak kanan lagi dengan mengalikan semuanya. Selesai.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat….
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Akhir Pekan Bahagia Belajar Matematika

Hari ini kami bergembira menyelenggarakan training APIQ Quantum angkatan 23. Ayo….bergabung….!

Training kali ini sangat membahagiakan karena Paman APIQ eksperimen permainan terbaru dan sangat seru: Tak Tik Lak.

Kemarin kami sudah menguji Tak Tik Lak dengan hasil yang sangat luar biasa. Dalam training kali ini kami akan menguji kembali. Seperti biasa, kami juga selalu mencari-cari peluang inovasi.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Kunci (Sukses) Jawaban UN 2011

Seperti tahun-tahun sebelumnya, “kunci jawaban UN 2011″ menjadi kata kunci laris dari mesin pencari seperti google. Sedangkan kita yakin, seperti Paman APIQ juga yakin, kunci terbaik untuk sukses UN adalah belajar.

Berikut adalah latihan UN SD dan pembahasan kunci jawabannya. Mari belajar….

9. Bu Amalia mempunyai minyak goreng 1,2 liter. Karena akan mengadakan pesta, ia membeli minyak dalam bentuk kemasan sebanyak 12 buah masing-masing berisi 0,25 liter. Setelah menggunakan 3 ½ liter untuk memasak, minyak Bu Amalia masih…

A. 0,6 liter
B. 0,7 liter
C. 1,6 liter
D. 1,7 liter

Jawab:

1,2 + 12×0,25 – 3 ½ = 0,7 (Selesai).

Catatan: Pengenalan bentuk-bentuk istimewa dapat memudahkan dan mempercepat proses berhitung.

0,25 = ¼
0,5 = ½

Kita dapat langsung menghitung,

12 x 0,25 = 12/4 = 3

Karena sudah terpakai 3 ½ maka

3 – 3 ½ = – ½

Minyak masih tersisa,

1,2 – ½ = 1,2 – 0,5 = 0,7 (Selesai).

Kunci Jawaban: B.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Matematika Modern untuk Anak-anak: Matematika Diskrit

Salah satu cabang matematika modern yang paling hebat adalah matematika diskrit. Menariknya, meski matematika diskrit ini merupakan matematika tingkat tinggi tetapi dapat kita gunakan sebagai game matematika untuk anak-anak.

Paman APIQ sering mencotohkan cara cepat menghitung akar kuadrat lebih asyik bila kita pandang sebagai matematika diskrit. Untuk anak-anak kita memastikan bahwa hasil perhitungan akar kuadrat adalah bilangan bulat atau setidaknya rasional. Dengan pemahaman matematika diskrit ini Paman APIQ dapat mengembangkan berhitung cepat akar kuadrat.

Contoh soal:

Tentukan akar dari 1849 = ….

18 ===> 4
4(9) ===> 3

Jawab: 43 (Selesai).

Contoh soal:

Tentukan akar dari 88,36 = ….

88 ===> 9
3(6) ===> 4

Jawab: 9,4 (Selesai).

Contoh di atas adalah aritmetika diskrit. Aljabar diskrit juga lebih menarik.

Contoh soal:
Siapakah aku? Aku adalah bilangan tiga digit. Nilaiku sama dengan 53 kali jumlah dari digit-digitku kemudian ditambah 3. Siapakah aku?

Jawab:

Pendekatan aljabar konvensional tidak akan memberikan jawaban. Karena terdapat 3 variabel berlum diketahui dan hanya ada 1 persamaan. Maka masih banyak kemungkinan solusi.

Tetapi aljabar diskrit dapat membantu kita. Tiga variabel yang belum diketahui di atas tentu saja bilangan bulat tidak negatif kan?

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Tak Tik Lak: Permainan Matematika Kreatif Mendebarkan

Kita menyukai permainan. Anak-anak kita sangat suka bermain. Anak-anak lebih suka lagi bila belajar matematika melalui bermain. Kali ini Paman APIQ sedang merancang permainan matematika kreatif yang sangat seru. Paman APIQ memberi nama permainan ini:

Tak Tik Lak

Menurut pengamatan saya jenis permainan olah raga yang paling seru adalah sepak bola. Namun ada yang lebih seru lagi, bagi beberapa orang, yaitu tinju. Mengapa tinju itu seru? Kita melihat dari sisi permainannya saja – sementara lupakan sejenak jotos-jotosannya.

Permainan tinju menyediakan KO. Maksudnya adalah setiap pemain mempunyai peluang menang dengan tiba-tiba. Meski seorang petinju telah kewalahan mungkin saja denga satu keberuntungan dia dapat menang dengan KO. Bagi penonton, mereka juga harap-harap cemas apakah jagoannya dapat menang KO dalam kondisi sulit.

Jika KO tidak diperoleh selama pertandingan maka secara logis poin angka yang akan menentukan.

Sepak bola juga jenis permainan yang menyediakan sarana “KO”. Namun tidak sejelas tinju. Umumnya pertandingan sepak bola yang seru yang menghasilkan selisih gol 2 atau maksimal 3. Namun bagi tim yang ketinggalan gol 0 – 3 misalnya masih punya peluang menang “KO”. Dalam 5 menit terakhir bisa saja mereka menyarangkan 3 gol balasan sehingga posisi imbang 3 – 3.

Selanjutnya permainan diperpanjang. Karena ia baru mencetak 3 gol berturut-turut maka semangat mereka sedang prima. Dalam perpanjangan waktu bisa saja mereka akhirnya unggul tambahan 1 – 0.

Bandingkan dengan permainan badminton misalnya. Saya suka bermain badminton. Tetapi permainan badminton hanya asyik bagi saya ketika bermain dan bagi orang-orang yang berkepentingan saja. Hal ini, menurut saya, karena badminton tidak menyediakan sarana “KO” untuk membalik keadaan secara ekstrem.

Permainan matematika Tak Tik Lak saya susun dengan mempertimbangkan sarana “KO”. Sarana “KO” ini lebih mirip yang ada pada sepak bola dari pada tinju. Sehingga anak-anak asyik bermain Tak Tik Lak kita pun yang menonton juga terbawa asyik. Bonusnya anak-anak jadi jagoan matematika.

Tak Tik Lak terdiri dari tiga babak yang menguji dan melatih keterampilan matematika kita.

Babak pertama adalah babak keterampilan profesional matematika. Babak ini dapat kita anggap sebagai pembukaan. Kita akan bermain dengan indahnya matematika. Setiap tim akan memperoleh peluang sama mengumpulkan poin 100 + 200 + 300 = 600.

Yang menarik dari babak satu ini adalah asyiknya matematika kreatif. Kita akan merasa takjub bahwa matematika mudah, fun, membuat penasaran. Babak ini juga dilengkapi dengan sharing bagaimana peserta dapat memecahkan persoalan yang rumit dengan cara kreatifnya. Perkiraan waktu babak ini berlangsung sekitar 10 menit.

Berlanjut pada babak kedua adalah babak luck atau keberuntungan. Permainan super marble menjadi andalan pada babak keberuntungan ini. Berbeda dengan babak lain, babak ini mengandalkan faktor keberuntungan. Sedangkan keterampilan matematika hanya sekedar pendukung saja. Runyamnya poin ini memperebutkan poin dari 2 sampai dengan 5.700 yang terbagi kepada tiga tim peserta berdasar keberuntungan super marble. Pasti seru! Permainan ini berlangsung dua putaran dengan total waktu 15 menit.

Babak ketiga adalah babak strategi yang menyediakan sarana “KO”. Apa pun posisi perolehan angka dua babak sebelumnya tetap mempunyai peluang menang “KO”. Bagaimana caranya?

Babak strategi menampilkan 3 pertanyaan matematika yang menantang. Tim peserta diwajibkan menyetor modal poin sesuai strategi masing-masing. Untuk pertanyaan pertama, jika jawaban benar maka akan memperoleh tambahan poin 1 kali modal. Jika salah maka modalnya hilang.

Pertanyaan kedua akan meningkat. Jika jawaban benar maka akan memperoleh tambahan poin 2 kali modal tetapi jika salah maka modal akan hangus. Begitu juga pertanyaan ketiga. Jika jawaban benar maka akan memperoleh tambahan poin 3 kali modal tetapi jika salah maka modal hangus.

Inilah babak “KO” yang menuntut strategi setiap tim pemain. Pasti seru…!

Babak ketiga akan berlangsung kira-kira selama 20 menit dengan adegan deg-degan.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Menjadikan Anak Jago Matematika dari Aritmetika, Geometri, dan Aljabar

Pendekatan Paman APIQ melalui permainan matematika yang mengasah kecerdasan aritmetika anak-anak semakin berhasil. Algeometi dan anak-anak lain menjadi jago matematika. Mereka menemukan cara-cara kreatif yang asyik untuk mempelajari matematika.

Bagaimana dengan Anda?

Tantangan masih berlanjut. Ketika anak-anak terbiasa berpikir secara aritmetika tidak secara otomatis mereka terbiasa berpikir secara aljabar. Untungnya, berpikir geometri tampak lebih alamiah bagi anak-anak. Menghitung luas, keliling, dan volume menjadi tantangan yang menggelitik bagi anak-anak. Sedangan untuk berlatih aljabar memang perlu proses lanjutan.

Paman APIQ mencoba memilihkan tantangan aljabar yang masih berhubungan dengan aritmetika dan geometri.

Contoh soal:
Di dalam segitiga siku-siku yang panjang sisi tegak dan datar berturut-turut 3 dan 4 dibuat lingkaran yang menyinggung tiga sisi segitiga dengan jari-jari r. Tentukan panjang r.

Jawab:
Dengan mengamati gambar geometri dan perbandingan ukuran, Algeometi menebak r = 1. Tebakan yang bagus!

Paman APIQ mencoba mengenal langkah-langkah aljabar. Dengan mengamati gambar geometri kita dapat melihat segitiga-segitiga kongruen dan berlaku,

(3 – r) + (4 – r) = 5

7 – 2r = 5

2 = 2r

r = 1 (Selesai).

Contoh soal:
Di dalam segitiga siku-siku yang panjang sisi tegak dan datar berturut-turut 10 dan 24 dibuat lingkaran yang menyinggung tiga sisi segitiga dengan jari-jari r. Tentukan panjang r.

Jawab:

(10 – r) + (24 – r) = 26

34 – 2r = 26

34 – 26 = 2r

r = 4 (Selesai).

Contoh soal:
Di dalam segitiga siku-siku yang panjang sisi tegak dan datar berturut-turut 7 dan 24 dibuat lingkaran yang menyinggung tiga sisi segitiga dengan jari-jari r. Tentukan panjang r.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat….
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Contoh soal:

Strategi Keberuntungan Matematika Kreatif APIQ

Setiap orang memerlukan keberuntungan. Ayo raih keberuntungan dengan bergabung bersama Training APIQ.

Hari: Sabtu
Tanggal: 26 Februari 2011
Waktu: 08.30 s.d 18.00 wib
Tempat: Hotel Isola Resort UPI Bandung

Investasi: FREE bagi Anda yang sudah pernah mengikuti training APIQ sebelumnya. Rp 750.000,- bagi peserta baru dan FREE mengikuti training APIQ berikutnya. (excluded lunch).

Pada training kali ini Paman APIQ akan eksperimen mengenalkan strategi keberuntungan matematika kreatif. Permainan ini terdiri dari tiga babak: profesional, keberuntungan, dan strategi.

Babak profesional akan mengajak kita untuk lebih mahir menguasai konsep dasar matematika. Tantangan kreatif matematika akan memacu kita. Misal hitunglah

72 x 78 = …
321 x 3.002.001 = …
Akar dari (169 x 121) = …

Poin setiap jawaban meningkat 100, 200, sampai 300.

Babak kedua adalah permainan matematika kreatif yang menguji keberuntungan seperti super marble atau atau romi. Permainan akan kita batasi hanya dua putaran saja. Seperti super marble, pemain yang tidak beruntung akan hanya memperoleh poin 2 saja. Sedangkan pemain yang beruntung dapat mengumpulkan 5.700 poin.

Tetapi permainan masih berlanjut. Siapa pun masih berpeluang menjadi juara.

Babak ketiga adalah babak yang menguji strategi dan nyali. Jawaban yang benar memperoleh poin sebesar 1 kali, 2 kali, atau 3 kali dari investasi. Tetapi jika jawaban salah maka poin investasinya dapat saja hilang. Apa strategi terbaik Anda?

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Memahami Latihan Himpunan UN SMP

12. Jika K = {x| 5 ≤ x ≤ 9, x bilangan asli} dan L = {x|7 ≤ x < 13, x bilangan cacah},
K ∪ L = …
A. {5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13}
B. {5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12}
C. {6, 7, 8, 9, 10}
D. {7, 8, 9, 10}

Jawab:
K = {5, 6, 7, 8, 9}; L = {7, 8, 9, 10, 11, 12}

K ∪L = {5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12} (Selesai).

Catatan: Dalam contoh ini bilangan asli dan bilangan cacah tidak ada beda. Mereka dapat sama-sama kita anggap sebagai bilangan bulat. Beberapa literatur internasional juga tidak membedakan bilangan cacah mau pun bilangan asli. Mereka menyebutnya sebagai natural number. Tetapi kita di Indonesia dapat membedakan bilangan asli A dan bilangan cacah C.

Bilangan asli = A = {1, 2, 3, 4, …}
Bilangan cacah = C = {0, 1, 2, 3, 4, …}

Jadi bilangan cacah adalah menggabungkan bilangan 0 kepada bilangan asli.

C = A ∪{0}

Contoh soal di atas menjadi lebih seru lagi bila pilihan jawaban menggunakan ungkapan yang sama dengan soal. Sehingga kita memperoleh,

K ∪L = { 5 ≤ x < 13}

Yang menarik adalah jawaban terakhir kita ini berlaku baik untuk bilangan asli, bilangan cacah, bilangan, bulat, rasional, mau pun bilangan riil.

Sedikit lagi catatan tentang operasi himpunan. Kita paling sering menjumpai operasi himpunan gabungan (union) dan irisan (intersection).

Misal, A = {1, 2, 3, 4} B = { 3, 4, 5, 6}

Gabungan adalah menggabungkan seluruh anggota A dan B. Tentu saja setiap anggota hanya dihitung satu kali saja.

A ∪B = {1, 2, 3, 4, 5, 6} (Anggota 3 atau 4 hanya kita sebut masing-masing satu kali).

Sedangkan irisan adalah memilih anggota himpunan yang termasuk anggota A dan sekaligus anggota B.

A ∩ B = {3, 4}