Sudah tiga tahun berturut-turut Joko Lelono berhasil menjuarai lomba berlayar. Semua pelayar ternama sudah pernah dikalahkannya. Bahkan Joko berani sesumbar menantang semua pelayar agar bersatu melawan Joko dan timnya.
Kenyataannya, memang Joko selalu menang dalam setiap pertandingan perahu layar. Tetapi masyarakat mulai tidak suka dengan sikap Joko yang terkesan sombong itu. Masyarakat ingin mengalahkan Joko, bagaimana caranya? Semua pelayar tangguh telah takluk oleh Joko.
Masyarakat punya satu harapan: Bejo. Memang Bejo bukanlah pelayar tangguh. Tapi Bejo dikenal sebagai orang yang cerdik. Masyarakat mengirim utusan untuk menemui Bejo. Tentu saja, dengan sopan, Bejo menolak permintaan masyarakat.
“Bagaimana mungkin dapat mengalahkan hiu di laut?”
Karena Bejo merasa iba juga dengan masyarakat maka Bejo minta waktu untuk memikirkannya dulu. Akhirnya dengan berat hati, Bejo menerima permintaan masyarakat untuk menantang Joko bertarung berlayar.
Joko yang mendengar berita itu sangat gembira. Joko merasa akan segera berhasil mengalahkan Bejo yang dikenal sebagai orang paling pandai itu. Tentu saja Joko tidak berani menantang Bejo untuk adu kecerdasan. Tetapi untuk adu perahu layar….memang Joko adalah juaranya.
Beberapa hari kemudian Bejo mendatangi Joko untuk menyatakan tantangannya adu layar secara resmi.
“Tetapi karena saya pemula dalam berlayar maka ijinkan saya mengajukan beberapa permintaan,” Bejo meminta.
“Tidak masalah,” jawab Joko mantap.
“Agar kita tidak saling mengganggu atau mengintip teknik masing-masing maka kita akan berlayar dari arah yang berbeda. Kamu berlayar dari pantai Jawa menuju pantai Sumatera dan aku berlayar dari pantai Sumatera menuju Pantai Jawa.”
“Tidak masalah,” jawab Joko dengan mantap lagi.
“Kita akan bertanding di hari Senin Wage bulan depan.”
“Baik!” Joko yakin.
“Siapa pun pemenangnya adalah juara sejati.”
“Ya, memang itu yang kutunggu!” Joko merasa gelar juara sejati akan semakin melekat pada dirinya.
Tiba waktu yang telah disepakati itu.
Joko telah siap dengan tim layarnya di Pantai Jawa. Sedangkan Bejo telah bersiap dengan tim layarnya di Pantai Sumatera.
Pertandinga dimulai…
Pada menit pertama tampak Joko bergerak dengan lebih cepat dan mantap. Menit kelima Joko semakin tampil memimpin jarak tempuh. Menit kesepuluh Joko semakin yakin akan menang.
Masyarakat yang menyaksikan semakin khawatir. Pertandingan ini tampaknya justru akan mengukuhkan keunggulan Joko. Tetapi akhir pertandingan justru dimenangkan oleh Bejo dan timnya. Masyarakat bersorak gembira!
Apa yang terjadi? Bagaimana Bejo dapat menang?
Sejak menit kesebelas dan seterusnya angin bertiup dengan kencang dari arah Sumatera menuju Jawa. Sehebat apa pun Joko dan timnya akan sangat sulit berlayar melawan arah angin bertiup kencang. Sebaliknya, Bejo dan timnya sangat terbantu dengan berlayar searah angin bertiup.
Bagaimana Bejo dapat mengetahui bahwa hari itu angin akan bertiup ke arah pulau Jawa?
Bejo telah banyak berkonsultasi dengan para ahli cuaca, angin, dan meteorologi sebelumnya.
Bagaimana menurut Anda?