“Tidak boleh masuk sekolah kecuali yang menguasai geometri!” begitu kira-kira ungkapan guru senior Plato. Begitu pentingnya geometri sampai-sampai Plato menjadikannya sebagai syarat untuk belajar segala sesuatu. Plato adalah filosof besar sebelum masehi. Ia adalah murid terhebat dari Socrates dan memiliki murid terhebat Aristoteles.
Kubus Milenium adalah mainan matematika geometri yang sangat asyik. Al, Geo, Meti bebas berimajinasi dengan memainkan kubus milenium. Paling mendasar, kubus milenium, memperkenalkan konsep luas dengan permainan. Selanjutnya memperkuat konsep volume. Tentu juga Al, Geo, Meti menjadi mudah mengenal konsep keliling, panjang rusuk, luas selimut, dan lain-lain.
Sebagaimana namanya, kubus milenium, membantu anak-anak kita mempelajari konsep geometri bidang datar.
Bagaimana dengan bidang lenkung?
Bagaimana dengan lingkaran?
Bagaimana dengan silinder?
Bagaimana dengan kerucut?
Bagaimana dengan bola?
Bagaimana dengan bidang-bidang lengkung lainnya?
Untungnya Paman APIQ sudah berinovasi dengan membuat persamaan geometri,
Luas Lingkaran = Luas Segitiga = 1/2 a.t
Persamaan Paman APIQ di atas sangat memudahkan perhitungan geometri yang kita perlukan. Misal, Geo mengenakan topi ulang tahun yang berbentuk kerucut. Paman APIQ meminta Geo untuk mengukur topi kerucutnya.
Panjang keliling alas = 44
Tinggi miring dari puncak ke tepi alas = 20
Berapa luas topi Geo tersebut?
“Gampang Paman…” sahut Geo.
“Memang gampang. Berapa ayo…?” tanya Paman APIQ.
“L = 1/2 a.t
= 1/2 44.20
= 440 (Selesai),” jawab Geo.
“Betul…!”
Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)