“Paman APIQ punya rahasia gitu?” tanya Geo seenaknya.
“Ya…rahasia dong…” sanggah Paman APIQ.
“Apa itu rahasianya?”
“Namanya saja rahasia, pasti sangat rahasia dong…”
Al, Geo, Meti merasakan banyak manfaat belajar bersama Paman APIQ. Mereka menikmati banyak petualangan asyik belajar bersama Paman APIQ.
Bukankah beajar itu membosankan?
Apalagi belajar matematika?
Bagaimana cara mengajar yang asyik?
Pada kesempatan ini, Paman APIQ akan berbagi beberapa rahasia cara mengajar yang hebat dan dahsyat.
1. Buat rencana nyata untuk pengajaran Anda.
Rencana berlaku umum untuk segala segi kehidupan kita. Maksud Paman APIQ bukan rencana formal yang hanya menjadi kewajiban. Tetapi rencana spesifik. Misalnya, pada menit pertama kita akan membuka pelajaran dengan cerita inspiratif. Pada menit ke-10 kita akan memberikan pertanyaan ringan tapi dilematis, dan seterusnya.
2. Sertakan inovasi dalam rencana Anda
Inovasi pasti menjadi bagian terpenting dalam pengajaran kita. Tanpa inovasi semangat menjadi mudah turun. Pengajaran menjadi monoton. Siswa malas, apalagi gurunya.
Inovasi adalah solusinya! Paman APIQ secara konsisten terus berinovasi. Inovasi memberi semangat bagi guru dan siswa. Inovasi adalah jantung dari pembelajaran itu sendiri.
Beberapa hari ini Paman APIQ berinovasi cara membuat soal persamaan kuadrat
ax^2 + bx + c = 0
Paman APIQ menyarankan agar kita memanfaatkan konsep pergeseran grafik. Tanpa pemikiran yang matang, soal persamaan kuadrat akan mengarah ke hasil akar irasional atau bahkan akar komplek konjugasi.
Tentu akar irasional atau kompleks konjugasi akan membebani anak-anak pada tahap awal pengenalan persamaan kuadrat.
Berikut ini inovasi APIQ untuk membuat soal yang indah untuk persamaan kuadrat.
Pertama, gunakan acuan grafik y = x^2 atau x^2 = 0.
Kedua, geser ke bawah sejauh kuadrat sempurna. Misal 1, 4, 9, 16, dan seterusnya.
Ketiga, pastikan 1/2 perbedaan akar-akarnya adalah akar kuadrat sempurna yang sesuai.
Contoh.
x^2 geser ke bawah 4 satuan
1/2 perbedaan akar = 2
Misal kita ingin akarnya adalah p dan q,
bila p = 0 maka q = 4
p = 1 maka q = 5
p = 2 maka q = 6
dan seterusnya.
Soal yang kita pilih adalah
(x – 1)(x – 5) = x^2 – 6x + 5 = 0
(x – 2)(x – 6) = x^2 – 8x + 12 = 0
dan seterusnya.
3. Sabar
Ya. Benar. Sabar.
Sabar sebuah kata yang sangat akrab di telinga kita. Sabar bukan berarti tidak marah. Sabar bukanlah diam diri. Sabar bukanlah cuek. Tetapi sabar adalah pantang menyerah sampai meraih tujuan.
Sabar itu tidak ada batasnya. Batas sabar adalah tercapainya tujuan sehingga mencipta tujuan baru lagi. Atau batas sabar adalah tidak sabar.
Dengan penuh kesabaran, seorang guru pasti akan menemukan jalan keluar dari segala persoalan.
Selamat berjuang wahai Bapak Ibu Guru…!
Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)