Kunci jawaban UN 2010 adalah kata kunci yang paling banyak dicari. Beberapa hari atau pekan terakhir ini “kunci jawaban UN 2010″ menempati posisi paling tinggi dalam blogku.
Apa arti semua ini?
Pertama saya bersyukur karena masih banyak orang yang bertanggung jawab di negeri ini. Para siswa, guru, dan siapa pun yang mencari kunci jawaban UN melelui internet adalah orang-orang yang bertanggung jawab. Mereka ingin para siswa lulus UN 2010 dengan baik.
Kedua saya prihatin karena bocoran kunci jawaban UN 2010 tidak disahkan secara formal. Bahkan beberapa pihak menanyakan halal-haramnya bocoran kunci jawaban UN. Saya sendiri telah lama mengusulkan agar disusun skenario besar untuk membocorkan UN secara sah.
Ketiga saya prihatin dengan wajarnya kecurangan. Karena kondisi yang menghimpit beberapa pihak terpaksa mengambil langkah curang. Asal tidak tertangkap maka tindakan curang dapat dimaklumi. Ini adalah kerugian terbesar kita di bidang pendidikan.
Saya sendiri yakin bahwa bocoran UN 2010 tidak harus identik dengan curang atau haram. Bocoran UN 2010 dapat saja adil, halal, dan disahkan secara formal. Hal itu bergantung bagaimana kita mendesainnya.
Sementara ini saya masih prihatin bahwa bocoran UN didekatkan dengan kasus pidana. Mestinya kita banyak belajar dari pengalaman-pengalaman masa lalu.
Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)