Dalam beberapa waktu ke depan ini, para pembaca akan dapat berkenalan langsung dengan sosok Paman APIQ. Naskah TV yang saya tulis senantiasa menyediakan segmen khusus “Tips Paman APIQ”. Sesuai dengan namanya, segmen ini akan memberikan tips-tips spesial dari Paman APIQ dalam bidang matematika kreatif.
Sekaligus saya ingin meperkenalkan bahwa tim APIQ saat ini bertambah beberapa orang. Satu orang dewasa yaitu Paman APIQ, dan 3 anak-anak remaja: Al, Geo, dan Meti.
Al, begitu panggilan akrabnya, memperoleh anugerah nama dari orang tuanya yaiut Aljabar.
Geo beruntung karena memiliki orang tua yang suka terhadap ilmu ukur Geometri.
Meti, gadis cantik ini cerdik dalam ilmu hitung sesuai dengan namanya AritMetika.
Petualangan matematika kreatif berikutnya akan banyak melibatkan 3 tokoh utama bocah remaja itu: Al, Geo, dan Meti. Serta tokoh dewasa Paman APIQ. Foto-foto dari tokoh-tokoh kita itu dapat kita lihat di facebook group APIQ.
Baik, mari kita berpetualang dengan berhitung cepat pecahan.
Saya ketika kuliah di Teknik Elektro ITB, tentu, banyak berhitung dengan pecahan. Ketika terdapat rangkaian resistor parallel sudah pasti berhitung pecahan perlu saya gunakan. Dalam teks book teknik Elektro diperkenalkan berbagai macam cara berhitung cepat pecahan. Menurut saya teknik berhitung cepat pecahan ini cukup membantu walau pun biasa-biasa saja.
Paman APIQ mengingatkan saya bahwa mungkin saja cara berhitung cepat pecahan tersebut biasa-biasa saja bagi para mahasiswa Teknik ELektro ITB. Tetapi mungkin saja sangat berguna bagi para siswa, orang tua, atau guru. Paman APIQ menganjurkan saya untuk berbagi cara berhitung cepat pecahan tersebut.
Saya tertegun, mungkin Paman APIQ benar. Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan teman yang juga dosen di Bandung menceritakan bahwa ada salah seorang mahasiswanya menyelesaikan soal berhitung:
½ + 1/3 = …. = 2/5
Dosen itu tersayat hatinya. Bagaimana mungkin seorang mahasiswa fakultas teknik berpikir seperti itu? Hal serupa juga banyak terjadi kepada anak-anak SMA, SMP, tentu saja SD. (Sekedar catatan, mahasiswa di atas bukanlah mahasiswa ITB, apa lagi mahasiswa teknik Elektro ITB, pasti bukan.)
Baik, mari kita bermain dengan berhitung pecahan.
½ + 1/3 = ….= ???
Umumnya, kita akan menyamakan penyebutnya dulu:
½ + 1/3 =
= 3/6 + 2/6
= 5/6 (Selesai).
Contoh:
2/5 + 1/7 = ….=???
Kita samakan penyebut menjadi 35 maka
= (2/5).(7/7) + (1/7).(5/5)
= 14/35 + 5/35
= 29/35 (Selesai).
Cara di atas adalah cara baku yang diajarkan di mana-mana. Tetapi seperti kita ketahui, banyak siswa yang kurang memahami cara di atas. Mari kita coba cara yang disarankan Paman APIQ kepada saya:
Rumus umum:
a/b + c/d = (ad+bc)/bd
Wah…susah sekali rumusnya?
Tunggu…jangan buru-buru takut. Rumus di atas sekedar rumus. Bahkan tanpa menghafal rumusnya, kita juga dapat berhitung cepat pecahan. Cukup sekedar tahu rumus aljabarnya saja.
Mari kita coba:
½ + 1/3 =….= (3+2)/6 = 5/6 (Selesai).
2/5 + 1/7 = … = (2.7 + 5)/5.7 = 19/35 (Selesai)
3/5 + ¼ = ….
2/7 + 1/5 = ….
1/6 + 1/7 = ….
(Jawab: 13/42, 17/35, 17/20)
Bagaimana dengan yang berikut ini?
3/5 – ¼ = …. = (3.4 – 5)/5.4 = 7/20
2/7 – 1/5 = (2.5 – 1.7)/7.5 = 3/35
1/6 – 1/7 = (1.7 – 1.6)/6.7 = 1/42
Selamat berlatih…
Selamat berpetualang…
Selamat menikmati matematika Kreatif APIQ…!
Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)