Arsip Bulanan: Juni 2009

Matematika (Kalkulus) Menyelesaikan Masalah Filosofis

Paman APIQ dengan bangga menyatakan bahwa matematika dapat menyelesaikan masalah filosofis. Penyelesaian matematis ini – lebih tepatnya kalkulus – memuaskan hampir semua pihak. Solusi kalkulus tidak berupa pemikiran-pemikiran spekulatif tetapi solusi eksak yang dapat dibuktikan dengan logika formal.

Apa sih maksudnya?

Paman APIQ mulai bercerita tentang katak tua dan ular muda ganas.

Terengah-engah berlari melompat-lompat, katak tua kehabisan nafas. Sedangkan ular muda terus mengintainya, siap memangsa.
Jarak semakin dekat…

“Cukup…! Berhenti…!” teriak katak tua.

Ular muda berhenti. Menunggu apa yang akan dilakukan katak tua.

“Aku lelah….aku sudah tua. Mungkin sudah takdirku akan menjadi santapanmu, ” katak tua mulai memainkan taktik.

Meski masih muda, ular muda itu tetap waspada terhadap macam kemungkinan tipu daya bakal mangsa. Ular muda itu hanya menatap mata katak tua yang tampaknya akan menjadi santapan lezat.

“Aku ikhlas… menjadi mangsamu dengan satu syarat,” katak tua bicara dengan pelan. Ular muda tetap membisu dan waspada terhadap kemungkinan tipu daya dari katak tua.

Masih sambil menahan lelah, katak tua melanjutkan,
“Berhentilah kamu di situ jarak satu meter dariku. Kamu boleh memangsaku jika berhasil menyentuhku dengan cara khusus. Yaitu kamu boleh mendekatiku sejauh 1/2 dari jarak yang tersisa. Sekarang kamu berjarak 1 meter. Maka kamu boleh mendekatiku 1/2 m, lalu boleh mendekatiku 1/4 m, lalu 1/8 m, dan seterusnya.”

Ular muda berpikir sejenak lalu menjawab, “Setuju. Mari kita mulai…!”

Ular muda mendekati katak tua sesuai aturan, 1/2 m, 1/4 m, 1/8 m, 1/16 m, 1/32 m, 1/64 m …

“Kena kau, Katak tua,” kata Ular muda bersemangat.
“Hei, jangan curang kau Ular muda. Pasti masih tersisa 1/2 jarak yang terakhir kan!”
“Buktinya, aku sudah menyentuhmu nih…”
“Tidak mungkin…! Pasti masih ada 1/2 jarak tersisa. Jangan curang kau!”

Mereka terus bertengkar.

Paman APIQ menghentikan ceritanya sejenak. Tampak Al, Geo, dan Meti berpikir serius. Saya sendiri mulai teringat kenangan saya saat mengambil mata kuliah kalkulus 1 di ITB.

“Kalkulus menyelesaikan masalah di atas dengan sangat memuaskan, ” Paman APIQ menandaskan.

*bersambung

Melintasi Jawa

Dari jabar, ke jateng, yogya, jateng, lalu jatim
Tanah kelahiran tercinta

Alam Indah

Indahnya alam pegunungan Ciawi, Ciamis, Tasik.
Terima kasih Tuhan….
Ke timur lagi…

Keadilan, Kebaikan, Kedzaliman

Cukup, raihlah keadilan
Hati-hati bila hendak meraih kebaikan
Bisa saja kebaikan menjadi kedok kedzaliman

Adil kepada diri
Kepada seluruh warga
Kepada seluruh semesta

Baru melangkah menuju kebaikan
Dengan ikhlas mengorbankan diri
Mengorbankan milik diri

Bukan mengorbankan mereka yang lemah
Bukan mereka yang bodoh
Bukan mereka yang baru

Bela mereka….
Berbuatlah adil
Berbuatlah baik
Tinggalkan dzalim

Cara Berhitung Cepat Pembagian dan Perkalian

Entah karena semangat atau karena sedang marah, Paman APIQ berjalan dengan cepat sambil membawa tumpukan kertas. Tampaknya Paman sedang mencari-cari tiga bocah kecil Al, Geo, dan Meti.

“Lihat nih…!” dengan nada ketus Paman APIQ menyodorkan tumpukan kertas ke atas meja.

Al, Geo, Meti, diam saja. Mereka sedikit melirik tumpukan kertas itu. Terlihat beberapa tulisan tentang matematika.

1842 : 6 = …. = 37
3236 : 4 = …. = 89
5463 : 9 = …. = 67
6448 : 8 = …. = 86
4949 : 7 = …. = 77

“Hihihi….hiks….” Meti cekikikan.

Al dan Geo mau ikut cekikan tetapi takut karena tidak tahu pasti mengapa Meti bisa cekikikan begitu.

“Ada apa Meti !?” Paman APIQ bertanya dengan tegas.
“Lucu Paman…”
“Apanya yang lucu…!”
“Ya…itu…pekerjaan matematika itu!”

Al dan Geo buru-buru melihat pekerjaan matematika yang ada di tumpukan kertas itu….

1842 : 6 = …. = 37
3236 : 4 = …. = 89
5463 : 9 = …. = 67
6448 : 8 = …. = 86
4949 : 7 = …. = 77

“Oooo….Hihihi….hiks….” Geo ikut cekikikan.
Al makin penasaran saja. Meski tidak tahu pasti, Al ikut-kutan cekikan saja.

“O….o….hihihi….” Al cekikan dengan ragu-ragu.

Tiba-tiba Al tertawa dengan sekeras-kerasnya,
“Huahaha…hahaha…haha….!”

“Tenang….! Semuanya tenang dulu,” Paman APIQ melerai suasana.

“Soal matematika tadi bukan dikerjakan oleh anak SD. Tetapi dikerjakan oleh anak SMP dan SMA. Hasilnya? Ya… seperti itu.”

“Mungkin mereka terburu-buru, Paman,” Meti membela diri sebagai seorang siswa.

“Mungkin saja mereka terburu-buru. Tetapi tetap saja tidak boleh melakukan kesalahan semacam itu.”

“Aku bisa menebak mengapa mereka salah…!”
“Apa itu?” tanya Paman APIQ.

4949 : 7 = …. = 77

Sepertinya jawaban di atas benar. Apalagi sedang buru-buru. Karena dapat kita lihat bahwa 49 : 7 = 7,
maka 4949 : 7 = 77.

Tetapi jawaban kita ini salah.

Seperti yang telah Paman APIQ jelaskan tentang pembulatan, mari kita uji dengan pembulatan:

77 x 7 = ….?

bulatkan menjadi

77 x 10 = 770

770 terlalu jauh dengan 4949 kan?

Paman APIQ telah mengajarkan kita bahwa kita dapat menggunakan berbagai istilah dengan kreatif.

200 kita baca dua ratus
400 kita baca empat ratus
1000 kita baca sepuluh ratus
4900 kita baca empat puluh sembilan ratus
dan seterusnya…

4949 kita baca empat puluh sembilan ratus empat puluh sembilan.

Maka
4900 : 7 = 700
49 : 7 = 7

Jadi

4949 : 7 = 707.

Contoh:
5463 : 9 = …

54 ratus : 9 = …
63 : 9 = …

5463 : 9 = …. = 607

Contoh:
4249 : 7 = … = 607
2436 : 4 = ….
3515 : 5 = ….
6432 : 8 = ….

(Jawab: 804, 703, 609)

Akan lebih menarik juga bila bermain dengan perkalian di atas.

Contoh:

705 x 4 = … = 2820

7 ratus x 4 = 28 ratus
5 x 4 = 20

maka 705 x 4 = 2820

Contoh:
607 x 8 = …
409 x 4 = …
808 x 8 = …

(Jawab: 6464, 1636, 4856)

Paman APIQ tampak bangga dengan penjelasan dan pemahaman Meti terhadap konsep aritmetika dan matematika. Al dan Geo juga terkesima dengan penjelasan Meti.

Salut untuk Meti, Al, dan Geo…!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Pendekatan: Tips PDKT Aritmetika dan Aljabar

Seperti biasa, saya menganggap hal ini biasa-biasa saja. Tetapi Paman APIQ mendukungku agar berbagi. Barangkali orang lain akan memperoleh manfaat dari pengalaman saya.

“Setidaknya, Al Geo Meti pasti menyukainya,” kata Paman APIQ memotivasi.

Baiklah…
Bagi Anda yang sedang PDKT pertimbangkan beberapa tips berikut ini, semoga bermanfaat…!

1. Pendekatan PDKT 100

(100 + a)(100 + b) =….
100 x 100 = 10.000
100a + 100b = (a+b)100
axb = ab

Jadi jika kita jumlahkan semua:
10.000 + (a+b) 100 + ab

Mari kita coba berlatih…!

105 x 104 = ???

= 10.000 + (5+4)100 + 5.4
= 10920 (Selesai).

106 x 103 = ….
10918

102 x 108 =
11016

Berlatih lagi yuk…

104 x 106 =
107 x 103 =
102 x 103 =

(Jawab: 10506, 11021, 11024)

2. Pendekatan PDKT 100 (kurang)

(100 – a)(100 – b) =
10.000 – (a+b)100 + ab

Contoh:
97 x 96 =…???
(100 – 3)(100 – 4) =
10.000 – (3+4)100 + 3.4 =
9312

96 x 95 = ….
9120

93 x 99 = …
9207

Berlatih lagi yuk…

98 x 92 = …
94 x 93 = …
98 x 93 = …

(Jawab: 9114, 8742, 9016)

3. Pendekatan PDKT 10

(10 + a)(10 + b) =
100 + (a+b)10 + ab

Contoh
12 x 13 =
(10 + 2) (10 + 3) =
100 + (2+3)10 + 2.3 =
156 (Selesai)

12 x 14 =…
168

13 x 13 = …
169

4. Pendekatan PDKT 10 (kurang)

(10 – a)(10 – b) =
100 – (a+b)10 + ab

Contoh:
9 x 8 =
(10 – 1)(10 – 2) =
100 – (1+2)10 + 1.2 =
72 (Selesai).

8 x 8 =
(10 – 2)(10 – 2) =
64

8 x 7 =
(10 – 2)(10 – 3) =
56

5. Pendekatan PDKT 10 (kurang lebih)

(10 + a)(10 – b) =
100 + (a-b)10 – ab

Contoh:
13 x 8 =
(10 + 3) (10 – 2) =
100 + (3-2)10 – 3.2 =
104 (Selesai).

14 x 7 =
(10 + 4)(10 -3) =
98

12 x 8 =
(10 + 2)(10 – 2)
96

14 x 8 = …
15 x 9 = …
16 x 8 = …
(Jawab 128, 135, 112)

Selamat berlatih…
Semoga sukses…
Salam APIQ…!

Bagaimana menurut Anda?

(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Semangat

Melangkah memburu kemajuan
Harapan demi harapan
Apa pun penghalang singkirkan

Tidak semua sesuai harapan
Menolak atau menerima
Itulah adanya

Cinta menyatukan semua
Yang telah ada
Yang akan ada
Yang sedang ada

APIQ Pulang Kampung, APIQ Menggebrak Jawa Timur

Selamat datang di APIQ Jawa Timur.

Selamat bergabung dalam

Seminar Sehari: Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif
Bersama Agus Nggermanto, Penemu APIQ.
Di Kota Malang Jatim.
Sabtu, 27 Juni 2009.

Informasi lebih lengkap silakan hubungi:
081703600228
081332325079

Salam hangat…

Memperkenalkan Aljabar kepada Anak dengan Menyenangkan

Silakan klik di sini.

Mino Milenium APIQ Segitiga Pythagoras

Paman APIQ beraksi lagi bersama Al, Geo, Meti. Masih memainkan mino milenium, kini mereka berpetualang menjelajahi segitiga siku-siku (teorema Pythagoras/Phytagoras).

“Ayo…buatlah segitiga siku-siku dengan mino-mino ini,” ujar Paman APIQ kepada Al, Geo, Meti.

“Berhasil…! Aku berhasil…!” teriak Geo.

“Mana…mana?”

“Ini 3 biru, 4 hijau dan 5 merah,” kata Geo.

“Bagus ya…!”

“Aku juga berhasil…!” teriak Meti girang.

“Mana…mana?”

“Ini 6 merah, 8 hijau, 10 biru…” Meti bersemangat.

“Giliranku sekarang….pasti berhasil,” Al menyemangati diri sendiri.

“Aku berhasil lagi…!” Geo berteriak.
“Belum ding, ternyata belum…” Geo meralat diri.

Paman APIQ, seperti biasa, senyum-senyum, sesekali ikut bertepuk tangan menyemangati murid-muridnya.

“AKhirnya….aku ber…ha…sil….!” Al melompat kegirangan.

“Mana…mana…?”

“5 hijau, 12 biru, 13 merah…!” Al menunjukkan ke Geo dan Meti.

Mereka bergembiira menyusun segitiga-segitiga siku-siku sesuai dengan aturan Pythagoras. Warna-warni mino menambah semakin menarik permainan mereka.

Paman APIQ juga sudah memperkenalkan kepada mereka konsep teori Pythagoras. Dalam segitiga siku-siku berlaku:

a^2 + b^2 = c^2

Di mana c adalah sisi terpanjang atau sisi miring, hipotenusa.

“Aku berhasil lagi…!” Geo melompat tinggi kegirangan.

“Mana…mana…?”

“8 hijau, 15 merah, 17 biru…!”

Segitiga siku-siku menjadi suatu petualangan yang menarik. Mino memiliki kelebihan karena mudah disukai anak-anak. Anda juga dapat bermain segitiga Pythagoras menggunakan mino, batang korek api, atau sedotan yang dipotong-potong.

Banyak hal kreatif yang dapat kita lakukan untuk mempelajari matematika kreatif.

Salut untuk Al Geo Meti…!
Salut untuk Paman APIQ…!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)