Archive Bulanan: April 2009

Fokus APIQ dan Open Mind

APIQ berfokus kepada Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif. Ketika APIQ sudah menetapkan fokus, di dalam fokus itu sendiri ternyata sangat luas, dalam, dan beragam.

APIQ memilih fokus kepada matematika kreatif level anak usia dini (PAUD) sampai siswa SMA plus pre-university. Untuk level anak usia dini APIQ telah melakukan berbagai inovasi seperti Onde Milenium, Ular Angka, Kartu Milenium, Dadu Milenium. Sedangkan untuk inovasi di tingkat yang lebih tinggi, APIQ banyak berinovasi di aritmetika cepat seperti perkalian cepat teknik bintang, pangkat dan akar 2, pangkat dan akar 3. Sedangkan untuk level siswa yang lebih matang APIQ banyak berinovasi di bidang geometri dan aljabar seperti hitung kilat segitiga pythagoras (phytagoras), aljabat 3 variabel, deret, dan lain-lain.

APIQ tidak pernah merasa cukup berinovasi. APIQ terus menerobos berinovasi pada bidang matematika kreatif.

Ketika kami berfokus kepada matematika kreatif, bagaimana dengan sikap open mind? Berpikiran terbuka?

Bagaimana pun kami memiliki pemikiran-pemikiran yang melampaui matematika kreatif.

1. Mengapa tidak mengembangkan metode mind map (peta pikiran) yang sudah kita mulai sejak tahun 2000 dan sudah kita terbitkan pada buku Quantum Quotient?

2. Mengapa tidak mengembangkan teknik memori quantum yang kaya dengan local content sebagaimana juga sudah tertulis pada buku Quantum Quotient?

3. Mengapa tidak mengembangkan teknik speed reading yang lagi-lagi juga sudah terrumuskan pada buku Quantum Quotient?

4. Mengapa tidak mengembangkan kecerdasan secara utuh, holistik, sebagaimana formula buku SEPIA?

5. Mengapa tidak mengembangkan bimbingan belajar untuk berbagai macam pelajaran sekolah?

6. Mengapa tidak mengembangkan bisnis dengan model MLM melalui internet?

7. Mengapa…mengapa…mengapa…?

Saya sendiri tetap ingin fokus. Di saat yang sama saya ingin tetap open mind, berpikiran terbuka.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Inovasi Eksperimen untuk Training APIQ 11-12 April 2009: Permainan Pangeran Aritmetika, Permaianan Variasi Aritmetika

Dalam training Instruktur APIQ Quantum 11-12 April 2009 ini saya akan bereksperiman dengan inovasi permainan-permainan matematika kreatif yang menarik. Dua permainan yang akan menjadi unggulan saya adalah Pangeran Aritmetika dan Variasi Aritmetika.

Pangeran Aritmetika adalah sebuah permainan matematika yang sangat mengagumkan. Permainan ini sederhana. Hanya melibatkan berhitung penjumlahan, perkalian dan pengurangan saja. Tetapi di dalam permainan itu melibatkan konsep matematika yang lebih tinggi: konsep deret, pengenalan pola, problem solving, dan lain-lain.

Bentuk dasar dari Pangeran Aritmetika telah banyak dikembangkan orang dari berbagai belahan dunia. Kami di APIQ melakukan inovasi untuk membuat Pangeran Aritmetika menjadi lebih menarik, lebih antusias, dan bermakna bagi pembelajaran matematika kreatif.

Termasuk memberi nama permainan tersebut sebagai permainan Pangeran Aritmetika adalah inovasi dari APIQ. Saya juga beruntung telah mendapat game permainan Pangeran Artimetika versi digital dari Tim APIQ Jakarta. Terimakasih kepada Mr Fajar dan Mas Agus Komik.

Permainan kedua yang akan menjadi unggulan adalah permaianan Variasi Aritmetika. Saya telah lama membaca jenis permainan ini dari banyak literatur. Tetapi saya tidak begitu tertarik. Sampai suatu ketika Tim APIQ memainkan permainan ini dengan asyiknya, dimotori oleh Kang Dadi Superyadi. Saya menjadi penasaran lagi.

Selanjutnya kami mengelaborasi Variasi Aritmetika agar menjadi lebih bagus lagi. Kombinasi dengan permainan kartu milenium ular angka APIQ dan mino milenium, menjadikan Variasi Aritmetika lebih seru lagi. Pada hari sabtu-minggu, 11-12 April, kita akan bersama-sama mengkesplorasi Variasi Aritmetika yang mengagumkan.

Lagi-lagi, nama permainan Variasi Aritmetika adalah inovasi dari APIQ. Dengan berbagai macam inovasi prosedur permainan yang kreatif menjadikan Variasi Aritmetika lebih menakjubkan lagi.

Mari bergembira…
Mari bermain…
Mari belajar matematika…dengan fun, menyenangkan, dan membahagiakan!

Selamat datang di Training APIQ Quantum 11-12 April 2009 bertempat di APIQ Cabang Cipinang.

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Pengusaha Sukses Memulai Karirnya sebagai Seorang Sales (Wiraniaga)

Suka atau tidak, nyaman atau tidak, setuju atau tidak, ini lah kenyataan yang paling umum terjadi: Pengusaha (pebisnis) yang sukses selalu memulai karirnya sebagai seorang sales (wiraniaga).

Tentu saja, bila kita memiliki modal yang besar maka kita bisa saja merekrut tim sales (penjualan) ketika awal membangun bisnis. Tetapi strategi ini sangat berisiko.

Thomas Watson pendiri IBM adalah seorang sales handal.
Ray Kroc pendiri Mc Donald juga wiraniaga yang ampuh.
Begitu juga dengan pengusaha-pengusaha sukses Indonesia. Mereka mengawali karirnya dari seorang penjual, sales.

Saya sendiri di APIQ, juga menempatkan diri sebagai seorang sales wiraniaga. Di mana pun, kapan pun ada kesempatan, saya selalu menawarkan APIQ kepada orang yang saya temui. Saya menawarkan APIQ agar anaknya mendaftar ke APIQ. Saya menawarkan agar mereka membeli produk APIQ: Buku APIQ, Kartu APIQ, atau mainan APIQ. Saya menawarkan agar mereka bekerja sama membeli franchise APIQ. Dan lain-lain.

Jadi berhati-hatilah bila bertemu saya…saya akan menjual produk APIQ kepada Anda.

Bagaimana agar menjadi sales, wiraniaga, tenaga penjual yang baik?

Menurut Brian Tracy, ada empat tahap dalam proses selling:

1. Membangun trust, kepercayaan, sebagai dasar relationship.
2. Mengenali need, kebutuhan, calon prospek.
3. Menyiapkan dan menyampaikan presentasi.
4. Closing, menutup penjualan dengan sukses.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Produktif dengan Blog

Blog sangat membantu saya menuliskan beragam ide. Sekaligus blog juga memancing saya untuk memunculkan ide-ide baru lagi. Jadi blog sangat membantu kita menjadi lebih kreatif.

Kita perlu memahami dua tahap proses berpikir kreatif. Mencampuradukkan dua proses berpikir ini dapat mengakibatkan mandegnya pemikiran kreatif. Pada gilirannya membuat pemikiran menjadi tidak produktif. Maka mari kita pisahkan dua tahap berpikir tersebut agar lebih produktif.

Pertama, tahap melahirkan ide. Kedua, tahap menyeleksi ide.

Pada tahap pertama, melahirkan ide, tujuan utama adalah melahirkan gagasan sebanyak-banyaknya. Tidak peduli gagasan itu masuk akal atau tidak. Tidak peduli gagasan itu butuh biaya mahal atau murah. Tidak peduli gagasan itu positif atau negatif. Jangan pernah melakukan penilaian atau seleksi pada tahap ini. Sekedar lahirkan ide sebanyak-banyaknya.

Masih pada tahap pertama ini, kita juga dapat menggabungkan beberapa gagasan menjadi kombinasi gagasan baru. Kita juga dapat meminjam gagasan yang sudah ada diterapkan untuk konteks baru. Apapun yang melahirkan gagasan baru lakukan itu.

Blog banyak membantu kita pada tahap satu ini. Saya segera menulis di blog APIQ setiap ada ide – tanpa menyeleksi dengan ketat. Dengan cara ini saya dapat membuat tulisan di blog APIQ hampir tiap hari. Bahkan dalam satu hari kadang 2 atau 3 tulisan. Tergantung kepada kesempatan dan waktu yang tersedia.

Langkah berikutnya adalah menyeleksi ide. Tentu saja agar kita dapat menyeleksi ide harus ada banyak ide sebelumnya. Betul kan?

Kesalahan yang sering terjadi adalah menggabungkan langkah seleksi ide dengan langkah melahirkan ide. Ini dapat berakibat fatal. Setiap muncul ide langsung diseleksi, dikritisi, dan akhirnya ditolak.

Langkah seleksi baru kita lakukan setelah kita melahirkan banyak ide.

Cobalah…melahirkan banyak ide…tanpa ragu… tanpa khawatir…sekedar munculkan ide…munculkan gagasan …munculkan pemikiran…

Tuliskan ide Anda, catat ide Anda, gambar ide Anda, ceritakan ide Anda…

Setelah terkumpul banyak ide…pilihlah mana ide yang terbaik. Atau kombinasikan beberapa gagasan untuk mendapat ide yang lebih baik.

Blog APIQ juga membantu saya pada tahap seleksi ide ini. Dari catatan-catatan saya di blog saya mulai memilih-milih mana catatan yang paling baik menurut saya. Dapat saja catatan itu langsung saya pakai. Kadang saya masih perlu merapikan lagi catatan awal saya itu.

Terima kasih kepada para blogger…

Bagaimana dengan Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Produk APIQ yang Luar Biasa tapi…

Pada tahun 2000-an saya mengembangkan teknik menghafal cepat dan meningkatkan daya ingat. Saya menyebutnya sebagai teknik menghafal cepat quantum atau quantum memory technique. Saya juga sudah menuliskan teknik memori ini di buku Quantum Quotient yang terbit pertama kali tahun 2001 (sekarang sudah naik cetak cetakan ke-7).

Teknik memori quantum ini sudah banyak membantu siswa dan orang dewasa. Menghafal menjadi proses kreatif yang menantang bukan hanya proses pengulangan yang membosankan.

Saya sendiri banyak terbantu untuk menghafal beragam nomor rekening, nomor telepon, dan lain-lain.

Siswa APIQ juga banyak yang merasakan manfaat dari teknik memori ini. Tidak semua siswa APIQ merasakan teknik memori ini. Karena teknik memori merupakan bonus APIQ bagi siswa tertentu yang terpilih.

Tapi….bersambung…

Berapa Harga Bocoran UN 2009?

Hiruk-pikuk UN 2009 telah dimulai. UN, Unas, Ujian Nasional, UAN, Ujian Akhir Nasional, UASBN semakin gempar.

Bocoran UN 2009, berapa harganya?

1. Bocoran UN terbaik adalah bocoran statistik. Secara statistik UN 2009 pasti bocor. Karena soal-soal UN selalu mirip dari tahun ke tahun, ditambah lagi kisi-kisi resmi dari pihak berwenang, sudah cukup ini menjadi bocoran UN secara statistik. Bocoran UN tipe ini tentu saja 0 rupiah alias gratis.

Tetapi tidak semua orang dapat memanfaatkan bocoran UN ini dengan baik. Memang tidak mudah memahaminya. Bukan salah guru, bukan salah siswa. Tetapi memang butuh upaya serius.

2. Bocoran soal UN 2009. Soal-soal UN, seperti Anda tahu, selalu bocor. Bila Anda berhasil memiliki bocoran soal dari berbagai kode tentu menjadi lebih mudah. Apalagi bila bocoran ini Anda peroleh jauh hari sebelum pelaksanaan UN tersebut, Anda dapat mempelajarinya dengan baik.

Anda dapat belajar lebih fokus lagi kepada soal-soal bocoran UN itu. Dengan ketekunan, Anda akan menguasai materi-materi yang diujikan dalam UN. Ketika pelaksanaan UN, Anda seperti mengerjakan soal yang sudah sangat akrab.

Bocoran soal UN tipe ini adalah yang paling aman, menurut saya. Tetapi beberapa pihak mempertanyakan,

“Apakah bocoran semacam itu tidak curang?”
“Apakah bocoran semacam tidak melanggar etika pendidikan?”
“Apakah bocoran semacam itu halal atau haram?”

Silakan memikirkan jawabannya masing-masing. Pertanyaan berikutnya adalah berapa harga bocoran tipe ini?

Tersebar kabar ada macam-macam harga untuk bocoran soal UN mulai dari ratusan ribu rupiah sampai ratusan juta rupiah. Bergantung kode soal dan paket soal yang diingankan dan sumber bocoran itu sendiri.

3. Bocoran kunci jawaban UN 2009. Bocoran tipe ini adalah bocoran paling mudah. Hanya abjad kunci jawaban saja: ABCDE saja. Siswa tidak perlu tahu soal UN tetapi cukup kunci jawaban saja. Bocoran tipe biasa didistribusikan melalui sms, internet atau media lainnya.

Bagi saya, bocoran UN tipe ini adalah bocoran paling berbahaya. Apakah Anda yakin kunci jawaban tersebut benar? Apakah ada nilai pendidikan dalam jenis bocoran ini?

Berapa harga bocoran UN tipe ini? Ada yang mahal sampai ratusan atau bahkan jutaan rupiah. Tetapi juga ada yang menawarkan gratis. Berhati-hatilah dengan bocoran tipe ini!

Saya sendiri hanya merekomendasikan bocoran UN tipe bocoran cerdik. Saya sudah mengusulkan sekitar satu tahun yang lalu…Banyak sambutan dari masyarakat luas. Tetapi dari pihak yang berwenang?

UN tidak dapat kita lawan. UN pasti datang.
Bocoran UN juga tidak dapat dibendung. Ia pasti datang berkunjung.

Bagaimaan menurut Anda?

Semoga sukses…

Salam hangat…

Supaya Ingat, Buat Catatan di Blog

Saya punya banyak ide yang ingin saya tulis di blog. Tetapi saya belum mendapat kesempatan untuk menulisnya. Agar saya mudah mengingat ide-ide tersebut maka saya tulis saja ide-ide tersebut di blog APIQ:

1. Inovasi Eksperimen untuk Training APIQ 11-12 April 2009: Permainan Pangeran Aritmetika, Permaianan Variasi Aritmetika.

2. Diskusi Terbaik di Blog APIQ Quantum.

3. Semangat Nasionalisme Matematika Kreatif APIQ sebagai Produk dalam Negeri Indonesia.

4. Keindahan Matematika versus Mesin Matematika (Komputer, Kalkulator, Sempoa, HP, Jari, dan lain-lain).

5. Model Solusi Aritmetika Palu – Gunting – PDKT.

6. Semakin Kagum dengan Kartu Milenium APIQ Ular Angka.

7. Dan lain-lain.

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

APIQ Hadir di Jatim, Jawa Timur

Beberapa teman telah menanyakan dan menyatakan,

“Kapan Mas, APIQ hadir di Jawa Timur?”
“Kapan Mas, APIQ menggebrak Surabaya?”
“Saya tunggu dobrakan APIQ di Jatim!”
“Saya siap mengembangkan APIQ di Nganjuk!”
“Saya ingin menerapkan APIQ di Madiun!”

Pertama, saya sampaikan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang telah siap membantu berkembangnya APIQ di Jatim. Tujuan utama kita mengembangkan APIQ di Jatim adalah untuk ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui matematika kreatif APIQ.

Kedua, saya dan tim APIQ siap bekerja sama untuk mengembangkan APIQ di Jatim. Bagi saya sendiri, Jatim adalah wilayah yang penuh kenangan. APIQ memang lahir di kota kembang Bandung. Tetapi penemu APIQ lahir di Jatim, kota Tulungagung.

InsyaAllah paling lambat bulan Mei 2009 APIQ akan hadir di Jatim. APIQ akan mulai hadir di Mojokerto. Terima kasih atas dukungan dan kerja sama tim APIQ Mojokerto.

Ketiga, ekspansi APIQ ke Jatim membantu kami (langsung atau tidak) untuk mencapai misi ekspor APIQ ke Singapura paling lambat tahun 2013. Berbeda dengan kursus matematika yang lain yang merupakan produk impor dari Jepang atau negara lain, APIQ justru merupakan produk ekspor dari Indonesia ke negara lain.

Berkat dari dukungan teman-teman sekalian, saya juga semakin menguatkan tekad untuk membangun Indonesia melalui pendidikan matematika kreatif APIQ. Awalnya, APIQ adalah sistem inovasi pembelajaran matematika kreatif. Tetapi sekarang APIQ sudah menjadi gerakan nasionalisme, gerakan kebangsaan Indonesia untuk ikut mencerdaskan kehidupan berbangsa.

Majulah Indonesia…

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Meski Saya Tidak Menang Dalam Pemilu 2009, Semangat Nasionalisme Tetap Membara

Pantang menyerah…
Terus berjuang…
Terus berinovasi…

Semangat nasionalisme saya tetap membara. Bahkan semakin berkobar meskipun saya tidak berhasil menjadi legislatif di pemilu 2009 ini. Tidak masalah, banyak jalan menuju Roma.

Mengapa saya tidak terpilih menjadi anggota legislatif di pemilu 2009 ini?

Kejadian ini mirip dengan ketika saya dulu akan mengambil kuliah jurusan matematika ITB. Waktu itu saya masih kelas 3 SMA. Saya sangat berminat melanjutkan ke jurusan matematika ITB sebagai pilihan pertama dan matematika ITS sebagai pilihan kedua.

Hasilnya? Saya tidak berhasil waktu itu.

Menjelang hari terakhir pengembalian formulir pendaftaran UMPTN – test masuk perguruan tinggi waktu itu – saya bertemu dengan kakak kelas.

“Jurusan matematika ITB Ngger?”
“Ya, aku milih masuk jurusan matematika ITB!”
“Kalau hanya jurusan matematika ITB, aku sambil merem aja lulus UMPTN.”
“Maksudnya?”
“Kalau mau ikut UMPTN… ya jangan ambil jurusan matematika. Ambil jurusan yang agak menantang gitu!”
“Apa itu jurusan yang lebih menantang?”
“Kalau memang berani…kamu pilihlah jurusan-jurusan yanga ada di FTI (Fakultas Teknologi Industri).”

Saya terpengaruh juga dengan diskusi di atas. Sedangkan saya sendiri tidak tahu-menahu tentang FTI. Teknik mesin saya tidak begitu tahu. Teknik Industri tidak begitu kenal. Teknik Informatika belum pernah terbayang. Teknik Elektro…agak-agak pernah dengar.

Akhirnya, hanya karena gengsi anak muda, saya pindah haluan. Pilihan pertama saya adalah Teknik Elektro ITB dan pilihan kedua saya adalah Matematika ITS.

Pelaksanaan UMPTN lancar…pengumuman hasil UMPTN…diumumkan.

Saya tidak berhasil masuk Matematika ITS apalagi matematika ITB. Saya hanya masuk Teknik Elektro ITB. Ya sudah…saya jalani kuliah di Teknik Elektro ITB dengan senang hati.

Hari ini berulang. Saya tidak berhasil menjadi anggota legislatif dalam pemilu 2009. Karena saat ini saya tidak terdaftar sebagai calon anggota legislatif pemilu 2009. Siapa yang mau memilih? Terdaftar saja tidak.

Meski begitu, semangat nasionalisme saya tetap membara untuk membangun negeri tercinta Indonesia. Saya terus berjuang memajukan negeri ini melalui pendidikan matematika kreatif APIQ.

Mari berjuang memajukan negeri…
Mari berjuang memajukan putra-putri Ibu Pertiwi…
Mari berjuang sesuai jalan hidup setiap diri…

Majulah Indonesiaku…

Bagaimana dengan Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Blogger APIQ Quantum telah Siap Lagi

Beberapa hari ini saya sempat menghilang dari blog. Tidak sempat nulis mau pun baca blog. Karena saya hampir satu minggu penuh tour de java.

Meskipun begitu saya masih sempat ngeblog beberapa kali. Tentu saja karena sambil melakukan tour maka tulisan-tulisan saya agak pendek-pendek saja.

Kali ini pun tulisan saya akan pendek saja.
Pendek kata, saya telah siap untuk blogging lagi.
Anda boleh juga kasih komen dengan pendek.

Terima kasih…
salam hangat,
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)