Archive Bulanan: Maret 2009

Surat-menyurat Anak-anak

Beberapa hari lalu, anak saya menerima surat dari anak temen saya. Aden (6 tahun) adalah anak teman saya yang mengirimkan surat tersebut.

Berikut ini adalah surat jawaban dari anak-anak saya.

Bandung, 11 maret 2009

Assalamualaikum
Apa kabar Aden Tante dan Om?

Kami sekeluarga baik-baik saja.
Wah de Aden sudah pinter ya dan hebat.
Kami pengen juga main ke rumah Aden.
Kata papa De Aden sudah punya ade
namanya siapa?

Anaknya papa ada lima yaitu:
Kak Syifa, Kak Syihab, de Sadra, de Haidar, dan de Hujjah

de Hujjah masih bayi lo lucu banget
ini kak Syifa hobinya membaca buku
ini kak Sihab hobinya bermain komputer dan berenang
ini Shadra hobyku belajar APIQ dan menari
adeku Haidar sukanya berhitung dan makan
dan ade Hujjah sukanya nenen mama

Udah dulu ya De Aden. Nanti dikirimi buku ya.
Salam buat Tante dan Om.

Salam manis dari kami di Bandung.

Wasalam
Syifa.

Menghafal AlQuran 30 Juz

SMP kelas 2 saya terkejut mendapat undangan tasyakur hifdzul Quran. Bukan siapa-siapa yang berhasil menghafal AlQuran 30 juz. Dia adalah temanku sendiri, teman sebaya.

Saya sering bermain bersama dia juga teman-teman lain. Di sekitar masjid, di sekitar pesantren.

Ketika lulus SD saya melanjutkan ke SMP. Teman saya itu melanjutkan program hifdzil Quran – menghafat ALQuran 30 juz.

Luar biasa!!!
Dahsyat!!!

Dia berhasil menghafal AlQuran 30 juz kurang dari 2 tahun.

Bagaimana caranya?

Tentu saya melihat langsung bagaimana proses mereka belajar menghafal ALQuran di Pesantren. Saya sendiri kan juga tinggal di Pesantren tersebut – di kota kecil Tulungagung.

Saya menyempatkan diri untuk bertanya langsung ke pembimbing, yang juga seorang Hafidzoh 30 juz. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Untuk menghafal AlQuran bacalah dan hafalkan ALQuran dengan cepat. Setelah hafal baru kemudian memperbaikinya dengan membaca tartil.

2. Hafalkan AlQuran dengan urutan khusus. Tidak urut dari juz 1 sampai dengan juz 30. Tetapi ada urutan khusus yang memudahkan kita untuk menghafal ALQuran.

3. Berakhlak mulia. Selalu jaga diri untuk menjaga akhlakul karimah, menjaga wudhu, dan lain-lain.

4. Konsisten, istiqomah, pantang menyerah.

5. Dapatkan teladan yang juga seorang hafidz/hafidzoh. Teladan ini akan banyak membantu dan memberi inspirasi.

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Akselerasi Pembelajaran Quantum

Apakah Anda setuju dengan program akselerasi?

Beberapa tahun lalu, saya diminta sebuah sekolah untuk membantu program akselerasi di sekolah. Normalnya, perlu 3 tahun untuk menyelesaikan sekolah tersebut tetapi dengan program akselerasi cukup hanya 2 tahun lulus.

Saya tidak setuju!
Saya menolak permintaan mereka agar saya ikut membantu!

Tetapi bukankah saya sendiri telah mempromosikan program akselerasi?
Betul. Saya telah mempromosikan program akselerasi di buku Quantum Quotient saya. Tetapi tidak sebarang akselerasi.

Bahkan saya telah menulis buku khusus yang memaparkan program akselerasi dengan dengan gamblan: Akselerasi ANGGER.

Pagi ini pun saya akan berdiskusi banyak tentang akselerasi: Akselerasi Pembelajaran Quantum.

Tentu saya setuju dengan program akselerasi yaitu Akselerasi Pembelajaran Quantum.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Inovasi Terbaru untuk Training APIQ 11-12 April 2009 di Jakarta

APIQ adalah Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif. Jadi, pantas bagi APIQ bertanya,

“Apa inovasi kita hari ini?”
“Apa inovasi kita minggu ini?”
“Apa inovasi terhebat kita bulan ini?”

APIQ beruntung karena memiliki forum Training APIQ rutin setiap bulan. Dalam forum Training APIQ ini kami, keluarga besar APIQ, saling berbagi penemuan-penemuan baru demi kemajuan pendidikan matematika kreatif putra-putri kita.

Forum sharing, berbagi, ini berlangsung dua arah. Saya sebagai kepala keluarga akan memulai sharing. Kemudian anggota keluarga APIQ akan membalas sharing dengan sesuatu yang sangat berharga.

Saya sampaikan banyak terima kasih kepada teman-teman, seluruh anggota keluarga besar APIQ, yang telah banyak berbagi selama ini. Sharing dari teman-teman ini banyak membantu kemajuan APIQ dan kemajuan Indonesia, saya yakin itu.

Untuk memulai sharing, saya ingin mencatat beberapa inovasi terbaru dari APIQ yang akan saya bagi kepada teman-teman di Training APIQ 11-12 April 2009:

1. Kartu Milenium Ular Angka Level Dasar 3 dan Level Dasar 4. Kartu Ular Angka ini adalah lanjutan dari inovasi kartu sebelumnya. Sekaligus, kartu ini adalah tindak lanjut dari ide Rahma (6 tahun) yang mengirimi surat cinta kepada APIQ. Terima kasih untuk Rahma atas surat cintanya.

2. Terapi Penguasaan Aritmetika Dasar. Kami melihat beberapa anak bermasalah dengan aritmetika dasar semisal 7+6 atau 6+8 atau 7×8 dan sebagainya. Sekira satu bulan terakhir ini, APIQ telah menguji sebuah metode terapi untuk memantapkan penguasaan Aritmetika Dasar.

3. Inovasi Sari. Saya belum tahu pasti apa nama yang cocok untuk inovasi yang satu ini. Yang jelas inovasi ini ditemukan oleh Mbak Sari (guru senior APIQ). Inovasi ini sangat berguna untuk menghitung persamaan yang berpangkat tinggi, misal pangkat 100 atau pangkat 552. Dan yang menarik, caranya sangat mudah!

Semoga Training APIQ 11-12 April ini memberi manfaat yang besar bagi kita semua…Amin!

Kami nantikan kehadiran Anda.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai Training APIQ silakan kunjungi halaman Training.

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Buku APIQ Menjadi Best Seller

Semalam saya terima kabar bahwa buku APIQ telah menjadi best seller di BBC: Bandung Book Center. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah menyambut hangat buku kami: APIQ, Inovasi Pembelajaran Matematika Kreatif.

Dalam beberapa tatap muka dengan orang-orang yang telah membaca buku APIQ, alhamdulillah mereka merespon positif. Mereka menjadi lebih kreatif dan menyenangi matematika setelah membaca buku APIQ.

Saya sendiri mulai kehabisan stok buku APIQ di rumah. Kemudian saya minta penerbit agar mengirim lagi buku APIQ ke rumah saya. Tapi kata penerbit, mereka juga sudah kehabisan stok di gudangnya.

“Apakah APIQ juga mulai menjadi best seller di tempat-tempat lain?”
“Semoga!”

Saya sampaikan terima kasih yang dahsyat kepada BBC yang telah menempatkan APIQ sebagai buku best seller di Bandung Book Center.

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Training APIQ Quantum di Jakarta, 11-12 April

Semangat Training APIQ bulan Maret 2009 masih membara. Sebelum bara ini meredup, mari kita nyalakan lebih besar lagi dengan Training APIQ April 2009.

Training Instruktur Quantum APIQ kali ini akan kami selenggarakan di Cabang APIQ Cipinang, Jl Cipinang I no 23A Jakarta Timur.

Selamat bergabung… di Training APIQ.

Untuk pendaftaran silakan menghubungi kami melalui email:

quantumyes@yahoo.com

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Bu Direktur APIQ Mengajar Langsung ke Kelas

Pekan ini adalah pekan keberuntungan bagi APIQ: Bu Direktur mengajar langsung ke kelas APIQ di Bandung. Wow… tentu saja para siswa bergembira. Langsung belajar dengan direktur APIQ.

Tim APIQ juga menjadi lebih semangat melihat teladan dari Bu Direktur yang mau langsung turun lapangan. Saya sendiri menyaksikan secara langsung bagaimana siswa APIQ berinteraksi langsung dengan Bu Direktur. Luar biasa…dahsyat! Saya menjadi bertambah yakin bahwa APIQ harus saya dorong agar banyak tersebar ke seluruh negeri dan pada gilirannya putra-putri kita bertambah kreatif dengan belajar matematika.

Bu Direktur APIQ mengajar ke kelas memang sudah lama direncanakan. Tetapi kemarin terjadi di luar rencana. Guru APIQ yang seharusnya mengajar ternyata sedang berhalangan. Kemudian kami sudah mencoba menghubungi guru-guru yang lain. Ternyata guru-guru yang lain juga sedang sibuk. Dengan inisiatifnya, Bu Direktur langsung mengajar ke kelas APIQ.

Salut…untuk Bu Direktur.
Mari kita tiru perbuatan penuh tanggung jawab Bu Direktur!

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Menolong dengan Menjaga Harga Diri

“Pak, berapa harga satu sisir pisang ini?”
“Satu sisir harganya sepuluh ribu Tuan,” jawab penjual pisang yang sudah tua itu.
“Saya beli lima sisir ya Pak…”
“Baik Tuan, silakan…”

Si Tuan itu memberikan uang lima puluh ribu dan mendapatkan lima sisir pisang.

Setelah penjual pisang pergi dan menjajakan dangannya lagi, Si Pengawal yang menyaksikan peristiwa itu protes,

“Tuan…bukankah di sebelah itu ada pasar buah? Di sana harga satu sisir pisang hanya lima ribu rupiah. Tuan terlalu mahal membeli pisang-pisang itu.”

“Benar…tujuanku bukan membeli pisang tetapi menolong penjual pisang tadi. Bila aku memberikan uang langsung kepadanya, bagaimana dengan harga dirinya? Saat ini dia akan merasa bahagia karena dagangannya telah laku dengan harga tinggi,” jawab Sang Tuan.

Menolong dengan tetap menjaga harga diri. Membantu dengan tetap menjaga martabat. Berbagi dengan moral tinggi.

Bagaimana pendapat Anda?

Situs yang Paling Sering Dikunjungi

Situs apa yang paling sering Anda kunjungi?

Silakan tulis pengalaman Anda di bagian komen di bawah.

Situs yang paling sering saya kunjungi adalah:

1. Google. Situs pencarian yang paling cepat dan paling akurat menurut pengamatan saya.

2. WordPress. Situs layanan blog yang profesional.

3. Yahoo!. Situs layanan email yang sudah sangat populer.

4. Facebook. Situs social networking yang berkembang pesat dengan fitur-fitur dahsyat.

5. Wikipedia. Situs eksiklopedia yang lengkap.

Bagaimana dengan Anda?

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)

Ide-Ide Kreatif Terus Mengalir Bahkan Membanjir

Salah satu teman kami – dan masih banyak teman yang lainnya – sedang menghadapi sebuah masalah: terlalu banyak ide-ide kreatif yang terus bermunculan.

Bagaimana menanganinya?

Ceritanya, teman saya itu adalah orang kreatif – saya yakin itu. Kemudian ia bergabung degan teman-teman yang lain dalam forum Training APIQ Matematika Kreatif. Hasilnya?

Ide-ide kreatif terus mengalir dengan deras bagai banjir!

Pertama, orang sering salah menilai bahwa ide kreatif itu ditentukan oleh kualitas idenya. Salah! Awalnya ide kreatif itu ditentukan oleh kuantitas idenya. Jadi yang terpenting adalah seberapa banyak ide yang Anda miliki?

Teman saya itu, sebut saja namanya Adi, telah benar. Ia telah memiliki banyak ide. Tidak peduli ide itu bagus atau buruk, benar atau salah, wajar atau aneh, yang penting Adi punya banyak ide. Itu adalah bagus. Itu adalah kreatif.

Kedua, memilih ide atau memoles ide yang paling menarik. Setelah ide Anda mengalir dengan deras maka tugas kita adalah memilih mana yang paling…

Paling penting?
Paling menguntungkan?
Paling bernilai?
Paling menggemparkan?
Paling layak?
Atau paling yang lainya.

Karena Adi telah memiliki banyak ide maka tugas Adi sekarang adalah tinggal memilah dan memilih ide-idenya tersebut. Sebelum memilih ide kreatifnya, saya sarankan agar Adi mendokumentasikan idenya lebih dulu.

Bagaimana cara mendokumentasikan ide?

Banyak caranya. Anda dapat mendokumentasikan ide dengan mencatatnya di buku, menggambarnya di kertas, mengambil foto-fotonya, atau mem-film-kannya. Saya juga menyarankan agar Anda juga menyimpan dokumetasi digital di internet. Misal di email, blog, atau layanan internet lainnya. Internet menjadi sebuah media penyimpan dokumentasi ide yang paling aman.

Saya sendiri menyarankan para mahasiswa saya untuk menyimpan dan membagi ide-idenya melalui blog. Silakan kunjungi ide-ide kreatif mahasiswa saya melalui halaman kuliah.

Ketiga, menindaklanjuti ide yang terpilih. Ide kreatif adalah sekedar ide. Manfaat ide menjadi lebih nyata bila kita telah menindaklanjutinya dengan baik.

Bagaimana cara menindaklanjuti ide kreatif?

Banyak caranya. Berbagi ide dengan teman-teman Anda sudah dapat menjadi cara menindaklanjuti ide tersebut. Menyusun rencana dan segera mengimplementasikannya juga bagus. Atau justru meminta masukan atau ide-ide dari beragam prespektif yang berbeda akan memperkaya ide Anda.

Bagaimana pun kita harus tetap open mind dalam tahap ini. Tidak ada ide yang 100% sempurna. Jadi tetaplah terbuka dengan perbaikan-perbaikan ide.

Saat ini, tindak lanjut dari sebuah ide yang paling bernilai sering berupa sebuah bisnis nyata. Jadi, bermula dari ide kreatif Anda lalu terus berproses pada akhirnya menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan banyak pihak. Ini sangat mengagumkan.

Ide kreatif juga tetap dapat bernilai tinggi dengan tetap menjadi ide saja. Asalkan ide ini kita bagi kepada banyak orang. Sehingga banyak orang yang mengambil manfaat dari ide kita.

Ayo…terus berkreasi,
terus berkarya,
terus menebar manfaat…

Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)