Kursus Matematika Kreatif

”Lebih baik mendaftarkan anak ke kursus matematika atau kursus kreativitas?”

”Sebaiknya daftarkan anak Anda ke kursus matematika yang kreatif!”

”Mana ada kursus matematika yang kreatif?” 

Sampai di situ saya tercenung. Adakah kursus matematika yang kreatif? Saya coba membuka memori saya untuk menemukan kursus matematika kreatif. Satu menit berlalu, 2 menit berlalu, saya tidak menemukan kursus matematika kreatif. Satu jam berlalu, 2 jam berlalu pun menghasilkan ketiadaan jawaban. 

Mestinya saya langsung menjawab,” Ada. Kursus matematika kreatif memang ada. Yaitu kursus matematika kreatif APIQ.” Tadinya saya tidak ingin menjawab seperti di atas. Tetapi terpaksa saya mengatakan hanya itu jawaban saya. Kursus matematika kreatif adalah APIQ. 

Lebih jauh lagi orang tua ingin tahu seperti apa kursus matematika yang ada sekarang. Mereka ingin tahu kelebihan dan kekurangan Kumon. Mereka juga ingin tahu manfaat belajar sempoa. Mereka juga bertanya-tanya tentang Sakamoto. Saya bahkan menambahkan dengan Mathmagic. Dan yang terpenting kursus matematika kreatif APIQ. Dari yang kita sebut di atas, memang tidak ada yang menempatkan diri sebagai kursus matematika kreatif kecuali hanya APIQ.

Sempoa mengatakan bahwa belajar sempoa melatih kreativitas otak kanan. Dengan menggerak-gerakkan biji sempoa merangsang otak kanan anak. Ya, mungkin itu benar. Toh kalau itu memang benar, sempoa tetap bukanlah matematika. Sempoa hanya mengajarkan sebagian kecil aritmetika. Sedangkan matematika terdiri dari aljabar, aritmetika, geometri, kalkulus, statistik, peluang dan lain-lain. Bukan hanya aritmetika. Banyak orang yang terlibat dalam kursus sempoa bukanlah orang yang menekuni matematika. Bagaimana memecahkan pertidaksamaan trigonometri, misalnya, tidak akan pernah dibahas oleh sempoa. Apalagi memecahkan kasus kalkulus integral. Sempoa memang bukan matematika. Sempoa adalah alat alternatif untuk membantu aritmetika.  

Sempoa lebih tepat bila kita posisikan mirip dengan kalkulator. Sempoa terbukti sangat praktis untuk para penjaga toko. Misalnya ada orang belanja beras 2 kg, gula 1kg, krupuk 5 kg, minyak 3 kg, dan seterusnya. Kita dapat menghitung penjumlahan dari seluruh harga belanjaan itu dengan mudah memakai sempoa. Mestinya, setelah anak mengenal sempoa anak akan kagum terhadap kehebatan matematika. Karena matematika dapat diwujudkan menjadi sebuah benda nyata seperti sempoa. Untuk kasus matematika yang lain, tidak harus pakai sempoa. Mungkin lebih tepat pakai kertas pensil, kalkulator, atau komputer. 

Kumon lebih luas dari sempoa. Kumon mencoba menggarap matematika lebih lengkap. Kumon memilih pendekatan setahap demi setahap. Terbukti langkah ini banyak membantu siswa. Tetapi siswa yang kreatif akan kesulitan jika dipaksa harus mengikuti tahapan yang sama. Seorang anak usia 6 tahun masuk uji coba di Kumon. Berdasar tes uji coba, anak itu harus masuk level paling bawah di Kumon.  Tetapi anak yang 6 tahun itu sangat kreatif. Dia tidak mau masuk dari level terbawah yang baru berkenalan dengan angka dan bilangan dasar. Meski 6 tahun, anak itu sudah menguasai matematika cukup hebat. Ia sudah bisa berhitung perkalian dan pembagian dengan lancar. Bahkan ia bisa menghitung kuadrat, misalnya 23 kuadrat sama dengan berapa. Ia dapat menghitung dengan cepat dan tepat. 

Orang tua dari anak itu bertanya kepada Kumon, apakah memungkinkan jika anaknya ikut Kumon langsung dari level tengah. Kumon tidak mengijinkan waktu itu. Akhirnya anak itu tidak jadi ikut kursus Kumon. 

Persoalan dari siswa yang ikut Kumon adalah waktu. Dengan metode bertahap, diperlukan waktu yang cukup lama untuk mengejar ketertinggalan kurikulum di sekolah. Di sekolah, pelajaran matematika sudah cukup jauh. Di Kumon masih tahap demi tahap dari bawah. Mungkin di masa yang akan datang, Kumon akan menyempurnakan pendekatan setahap demi setahap agar dapat mengakomodasi siswa yang kreatif. 

Satu hal lagi yang sering menyulitkan anak dalam belajar matematika adalah ”soal cerita”. Saya tidak melihat kursus-kursus matematika menggarap soal cerita ini dengan tekun. Tetapi di APIQ, kami menggembangkan metode khusus untuk menguasai soal cerita ini. Hasilnya, anak—anak siswa APIQ justru kecanduan ingin belajar soal cerita terus- menerus. Soal cerita sangat penting bagi matematika. Soal cerita memberi konteks bagi sebuah teori matematika. 

Demi terus menumbuhkan kreativitas dalam matematika, APIQ terus-menerus melakukan riset inovasi pembelajaran matematika. Akhir-akhir ini kami menemukan permainan (game) matematika yang sangat asyik: super marble. Permainan ini menggunakan kelereng sekaligus memantapkan teori matematika. APIQ juga berusaha membuat terobosan pembelajaran matematika berbantuan komputer. APIQ memang menempatkan diri sebagai kursus matematika kreatif. 

Beberapa hari lalu saya baca di internet terjadi diskusi menarik tentang kursus matematika. Penanya mengawali dengan pertanyaan ke kursus matematika apa sebaiknya ia mendaftarkan anaknya. Beberapa peserta diskusi menyarankan untuk memasukkan anaknya ke sempoa saja. Ada salah satu peserta mengatakan,”Masukkan anak Anda ke kursus Kusase. Dijamin anak Anda akan kehilangan masa kanak-kanaknya. Kusase = kumon sakamoto sempoa. Ngapain sih repot-repot?” 

Saya pikir itu adalah kritik yang sangat pedas bagi para penyelenggara kursus matematika termasuk saya. Dari situ juga saya lebih berhati-hati. Di APIQ, harus lebih banyak memajukan kreativitas anak bukan hanya dogma matematika. Berdasarkan pengalaman saya, matematika adalah medan kreativitas tanpa batas. Mari kita arungi. Semoga sukses untuk Anda dan anak-anak Anda!  

 (agus Nggermanto; pendiri APIQ) 

APIQ: Inovasi Pembelajaran Matematika. APIQ membuka program kursus matematika kreatif yang mengembangkan kecerdasan anak dengan cara fun, gembira, dan mengasyikkan serta lebih cepat. APIQ menumbuhkan motivasi belajar anak dengan pendekatan Quantum Learning, Quantum Quotient, dan Experiential Learning. Berbeda dengan pendekatan metode pendidikan atau pembelajaran matematika yang pada umumnya menempatkan aljabar sebagai fundamental, APIQ justru menempatkan aritmetika sebagai fundamental utama matematika. Pendekatan aritmetika menjadikan matematika lebih konkret tidak abstrak seperti aljabar. APIQ mempelajari matematika secara utuh dari aritmetika, aljabar, geometri, statistik, kalkulus, dan lain-lain. APIQ menyiapkan program untuk anak usia 4 tahun (TK), SD, SMP, SMA, sampai lulus SMA (preuniversity). APIQ berasal dari kata Aritmetika Plus Inteligensi Quantum.

About these ads

48 responses to “Kursus Matematika Kreatif

  1. Ada nomor telepon yang bisa dihubungi? Dan alamat kursusnya juga. Apakah lokasinya di Jakarta? Saya harap Pak Agus sudi mencantumkan nomor telepon dan alamat kursus yang diselenggarakan Pak Agus di website ini. :-) Trims..

  2. Terimakasih Irma.

    Kami baru menyelenggarakan APIQ di Bandung.
    Alamat Bandung:
    Jl Picung 109
    Gegerkalong Hilir Bandung.

    Phone (022)2008621
    0818 22 0898

    Terimakasih juga kepada Aswar, welcome to APIQ

  3. Terimakasih Maya,

    Kami senang bila Anda berminat buka APIQ di Bali. APIQ akan mensupport seluruh materi dan dukungan SDM awal plus pelatihan. Cabang berperan untuk operasional dan marketing.

    Pada tahap lanjut, APIQ mendorong (dan meminta) cabang untuk ber-kokreasi bersama pusat.

    Kami siap memberikan beberapa informasi tambahan bila diperlukan.

  4. Apa itu Mindlab?

    Mindlab adalah sebuah program penelitian yang terjamin yang menggunakan variasi permainan dari seluruh
    dunia untuk membantu anak usia 4-14 tahun untuk mendapatkan dan mengembangkan pola berpikir, sosial
    dan ketrampilan mengendalikan emosi.
    Anak menggunakan ketrampilan mereka untuk belajar memperbaiki permainannya dan belajar menggunakan
    ketrampilan yang sama dalam bidang akademik maupun dalam kehidupan mereka.
    Hal yang paling pokok dari Mindlab adalah bahwa Mindlab sangat menyenangkan! Permainan yang dipilih
    dengan sangat hati-hati, sangat mengasyikkan dan enak untuk dilihat sehingga mereka selalu berhasrat
    untuk terus bermain.

    Anak memperbaiki ketrampilan mereka dalam sebuah cara yang menyenangkan, sosial, pengalaman hidup

    dan juga secara total diikutsertakan dalam proses belajar.

    Sila kirim email ke info@mindlabindonesia.com atau kunjungi website mindlab di http://www.mindlabindonesia.com

  5. Ping-balik: Mencintai Kursus Matematika Sempoa, Kumon, dan APIQ « APIQ: Matematika Kreatif Aritmetika Quantum·

  6. Hi Pak agus..

    saya tertarik sekali membaca metode ini.bolehkan kita berpartner ..saya tertarik untuk membuka cabang di Bekasi dan daerah jatiwaringin. karena saya suka banget anak kecil dan kebetulan saya telah memilki sebuah TK dan background saya Statistika dan pernah mengajar di Bimbel.
    Mohon tanggapannya.

    salam

  7. Hi henny suryani…

    terima kasih atas komen Bu Henny.
    dengan senang hati, kami terima tawaran Bu Henny untuk berpartner dengan APIQ.

    Saya akan segera kirimkan proposal ke email Bu Henny.

    Salam,
    agus Nggermanto

  8. Ping-balik: Kursus Matematika Kreatif: APIQ Satu Tahun yang Lalu « APIQ: Matematika Kreatif Aritmetika Quantum·

  9. salam kenal pa agus,

    saya ibu dr seorang putra usia 5,8 bulan yang sedang berusaha mengenalkan matematika lebih jauh tapi terus terang seperti yang bapak katakan diatas saya takut anak saya malah membenci matematika.
    tolong kalau apiq sudah buka di jakarta khususnya wilayah timur saya dikabarkan by email, terimakasih sebelumnya

  10. salam kenal pa agus,

    saya ibu dr seorang putra usia 5,8 tahun yang sedang berusaha mengenalkan matematika lebih jauh tapi terus terang seperti yang bapak katakan diatas saya takut anak saya malah membenci matematika.
    tolong kalau apiq sudah buka di jakarta khususnya wilayah timur saya dikabarkan by email, terimakasih sebelumnya

  11. Ping-balik: Membocorkan Bocoran UN 2008- 2009: Sebuah Skenario Besar « APIQ: Matematika Kreatif Aritmetika Quantum·

  12. Assalamu’alaikum Bapak…….saya tertarik dg Matematika APIQ, mohon info jika sudah buka cabang di Jakarta….khususnya Jakarta Timur
    kirim ke email ya.Thank’s

  13. Salam kenal Pak Agus,

    Mau tanya kalo untuk anak saya yg baru umur 3 tahun apakah sudah boleh dikenalin APIQ atau kumon atau sejenisnya (matematika)?

    Terima kasih

  14. Bagaimana kabar kerjasama dengan mbk Silvana di Depok…..Boleh tahu syarat-syaratnya untuk dapat bekerjasama dengan APIQ?

  15. Saya tertarik dengan kursus kumon, APIQ dan apalah namanya. Untuk itu saya ingin buka cabang di Manado, bagaimana caranya? Saya harus hubungi siapa, kemana dan di mana? Karena di Manado belum ada kursus semacam ini. Mohon Info.

  16. saya punya anak kelas 3 sd,,,memang sudah padat jadwal dia sekolah, les, kursus bahasa inggris, dan mengaji…tapi saya sangat tertarik dgn APIQ ,,,mudah2an ada alamat yg terdekat dari tempat tinggal saya di jakarta barat grogol…mohon infonya,,,,,terima kasih.

  17. salam kenal.saya tertarik dengan metode ini.dan ingin bekerja membuka kursus ini di daerah jakarta pusat atau utara.mohon penjelasannyai,dikirim ke email saya,terimakasih banyak.

  18. Salam kenal,

    Saya tertarik untuk bekerja sama membuka APIQ di daerah Bandung Timur, bagaimana prosedurnya? Apa saja yang harus saya siapkan?
    Mohon informasi di email saya. Trims.

  19. Salam kenal.saya tertarik dengan metode ini.dan ingin bekerja membuka kursus ini di daerah SIDOARJO.mohon penjelasannyai,dikirim ke email saya,terimakasih banyak.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s